RADIONYA ANAK UNJ

Keep Inspiring, Keep Struggling, And Keep Being Low Profile.

Listening ERA FM UNJ Chat With DJ

ON AIR!

Morning Soul

Senin- Jumat. Jam 08.00 - 10.00 wib.

Read More

Kampus Kita

Senin- Jumat. Jam 10.00 - 12.00 wib.

Read More

Lunch Break

Senin- Jumat. Jam 12.00 - 14.30 wib.

Read More

Era Explore

Senin- Jumat. Jam 14.30 - 17.00 wib.

Read More

Pulang Ngampus

Senin- Jumat. Jam 17.00 - 19.00 wib.

Read More

Chart

Latest Update Chart

Read More

Update

Sabtu, 29 September 2018

Tiga Jam Lebih Dekat dengan Global Radio Jakarta

Tiga Jam Lebih Dekat dengan Global Radio Jakarta




Halo Edufriend, pasti penasaran dong sama kegiatan yang ada di ERAFM-UNJ?
Yang pasti banyak kegiatan menarik yang kami lakukan nih, salah satunya adalah Radio Visit. Yup! Sesuai dengan namanya, agenda yang kami lakukan disini adalah “berkunjung” ke radio-radio yang mengudara di Jakarta dan sekitarnya, baik itu radio komersil maupun radio komunitas, untuk mencari ilmu seputar keradioan dong pastinya.

Senin, 24 September 2018, kali ini radio yang kami kunjungi adalah Global Radio Jakarta. Radio ini merupakan radio yang mengudara di frekuensi 88,4 fm, dibawah naungan PT. Media Nusantara Citra Radio Networks atau singkatnya PT. MNC Radio Networks. Lokasinya berada di Gedung Inews, lantai 5, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Lebih mudahnya sih di Gondangdia, Edufriend hehe. Lokasinya mudah diakses dengan kendaraan apa saja Edufriend, bahkan bisa hanya dengan berjalan kaki lho dari stasiun Gondangdia, kalian hanya perlu menyebrang saja. Kalau kami sih tim konvoy, alias ramai-ramai naik motor hahaha :D

Terus kenapa judulnya ‘Tiga Jam Lebih Dekat dengan Global Radio Jakarta’ ya? Nah ini karenaaa, kami disana selama tiga jam Edufriend. Eits, tapi jangan salah, walaupun hanya tiga jam, banyak sekali ilmu yang kami dapatkan disana. Bahkan kami juga diminta untuk ikut siaran lhoo, asyik kaann. Setelah tiba di gedung iNews pukul empat sore, dan menukarkan kartu identitas untuk mendapatkan kartu akses di receptionist, kami dipersilahkan untuk langsung naik ke lantai 5, ke tempat dimana studio siaran Global Radio ini berada. Kami juga dipersilahkan masuk ke studionya, kebetulan sekali saat itu sedang berlangsung siaran program sore Edufriend. Disana kami disambut dengan sangat hangat oleh crew Global Radio Jakarta. Disana kami melihat langsung bagaimana proses ketika radio sedang On Air dan bertemu langsung dengan produser, operator, music director, dan tentunya penyiar Global Radio Jakarta dongg, ada Kak Zahra dan Kan Stiven yang bertugas pada sore hari itu. Mereka semua humoris dan ramah sekali lho Edufriend.

Selain menyaksikan langsung bagaimana ketika radio sedang On Air, kami juga melakukan sharing information nih dengan crew Global Radio Jakarta. Crew yang ada di studi membagikan cerita seputar pengalaman, tugas dan pekerjaan mereka, serta wejangan terkait bidang keradioan yang membangun untuk kami. Tidak hanya crew-nya saja Edufriend, Station Manager Global Radio Jakarta juga memberikan kami banyak pengetahuan, lho. Beliau menjelaskan banyak sekali tentang bagaimana sebuah radio beroperasi. Mulai dari susunan struktural radio, strategi menjalankan program, maping workplan, hingga menjelaskan kriteria yang baik untuk menjadi seorang penyiar radio yang kompeten.


Asyik menyimak dan terlena dengan keramahan yang diberikan oleh crew dan Station Manager Global Radio Jakarta, tak terasa sudah tiga jam kami disana dan waktu sudah meununjukan pukul tujuh malam. Sebelum berpamitan, pastinya tidak lupa kami semua berfoto bersama dan membuat boomerang untuk kebutuhan sosial media pastinyaaaa.

Sungguh mengasyikkan dan bermanfaat bukan kegiatan kami kali ini? Penasaran dan mau tau lebih banyak tentang dunia keradioan? Atau bahkan mau ikut Radio Visit juga? Boleh banget Edufriend, yuk gabung bersama kami di ERAFM UNJ ;) daaaann jangan lupa, dengerin terus 107,8 Educational Radio, Radionya Anak UNJ! J


Farah Dita Larasati

Kamis, 27 September 2018

ORMAWA EXPO 2018

ORMAWA EXPO 2018




Bertempat di Plaza dan Teater Terbuka UNJ, Ormawa Expo digelar pada tanggal 19-21 september 2018. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan Unit Kegiatan Mahasiswa tingkat universitas yang sekretariatnya berpusat di gedung G, Kampus A, agar mahasiswa baru mengetahui bahwa di UNJ terdapat banyak kegiatan yang mereka bisa ikuti sesuai dengan minat dan bakat mereka.  Pelaksaaan ormawa expo dibagi menjadi 3 rangkaian acara.  Acara pertama yaitu adalah parade keliling, Kampus A, UNJ. Pada parede ini semua oramawa membawa atribut yang melambangkan ciri khas masing-masing Unit.  Setelah parade, rangkaian selanjutnya adalah dengan menampilkan satu persatu pertunjukan dari masing-masing unit, hal ini bertujuan agar mahasiswa baru dapat lebih jauh mengenal Unit Kegiatan Mahasiswa di UNJ.  Rangkaian terakhir adalah penutupan. Dimana dalam rangakaian penutupan dihibur oleh sejumlah bintang tamu yang datang dari kerjasama KOPI ABC dan Global Radio Jakarta.  Pada Ormawa Expo kali ini,  diikuti oleh semua unit yang total berjumlah 21 Unit Kegiatan Mahasiwa. Kegiatan ini pula di manfaatkan semua unit untuk membuka pendaftaran baru bagi calon anggota baru.  Menurut Sofi, salah seorang mahasiwa baru, kegiatan ini membantunya untuk lebih mengetahui bahwa UNJ memiliki beragam Unit Kegiatan Mahasiswa yang dapat mewadahi minat bakat mahasiswa. 


Andi Nurul Hafidzah

BRIEFING CAB GOES TO ORAKOM

BRIEFING CAB GOES TO ORAKOM



Gak terasa nih Edufriend kalau Orientasi Radio Komunitas ERA FM-UNJ udah memasuki tahap berikutnya, setelah 2 minggu tahap pendaftaran kemarin, minggu ini kita memasuki tahap Briefing Calon Anggota Baru. Briefing CAB ini sudah terlaksana pada hari Senin tanggal 24 September 2018 lalu, yang bertempat di samping gedung sertifikasi guru, Ki Hajar Dewantara.

Briefing CAB yang bertemakan “ERA X Digital” ini dipersiapkan oleh crew ERA FM 3 minggu sebelumnya dengan target pesertanya merupakan mahasiswa/i aktif UNJ angkatan 2016, 2017, dan 2018.  Athilla Masarrah yang menjabat sebagai ketua pelaksana ORAKOM kali ini menjelaskan “tema ini berupa konsep perpaduan antara era yang udah memasuki ranah digital dengan lebih melibatkan sosial media dan aplikasi stramingnya serta melihat target CAB yang merupakan anak-anak milenial yang udah ‘melek’ digital”.

Athilla menuturkan lagi bahwa tujuan Briefing CAB ini adalah untuk memberikan arahan, persiapan dan penugasan bagi para CAB ERAFM-UNJ agar dapat melanjutkan rangkaian-rangkaian ORAKOM selanjutnya. Tentunya tujuan ini telah tercapai Edufriend! Diketahui dari pendapat salah seorang CAB peserta briefing bernama Meily Sukmawati dari Pendidikan Sosiologi 2018 yang mendapatkan hal serupa, serta merasa senang karena mendapat relasi pertemanan baru, dan jadi memiliki rasa tanggung jawab atas penugasan yang telah diberikan setelah mengikuti Briefing CAB tersebut. Kegiatan Briefing CAB ini berjalan sangat lancar dengan dihadiri oleh 90 CAB ERAFM-UNJ.



Bintang Phylosophie

Senin, 17 September 2018

Sharing is Caring

Sharing is Caring





Donor darah ke-3 oleh KSR PMI UNIT UNJ, kini berkolaborasi dengan BEMP PTIK dan BEMP PVKK dan bekerja sama dengan PMI Unit Sukabumi, PMI Unit Jakarta Utara serta PMI Unit DKI Jakarta. Diselenggarakan pada tanggal 12 - 13 September 2018, bertempat di Aula UPT Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta, acara ini mendapat dukungan dari Wardah dan Rumah Zakat dan bekerja sama dengan BPRS ERAFM-UNJ, SIGMA TV UNJ, KMPF UNJ, BEM UNJ dan Humas UNJ.
Acara yang dipersiapkan sekitar sebulan lalu, dengan proses yang tidak mudah karena harus mencari UTD yang dapat bekerjasama pada tanggal yang ditentukan dan juga harus koordinasi antar panitia dari berbagai lembaga. “Acara ini mengangkat tema Share love Give blood for life yang memiliki arti yaitu dengan kita memberikan darah kita kepada para yang membutuhkan maka kita bisa menunjukan itulah rasa cinta kita ke mereka” tutur ketua pelaksana.

“Donor darah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan si pendonor. Untuk kegiatan kemanusiaan dan meningkatkan kesadaran kita terhadap sesama yang sedang membutuhkan” ungkap tiga ketua pelaksana yaitu  Sutas Syamofi Manajemen 2016, Agata C.A PVKK 2017, Adam Rifki PTIK 2017.
Donor darah kali ini memiliki target 1000 calon pendonor, namun hanya mencapai 560 calon pendonor dan mendapatkan 340 kantong darah, dikarenakan banyak calon pendonor yang ditolak karena tidak sesuai dengan syarat-syarat pendonor.

Antusiasme mahasiswa terbilang cukup tinggi terbukti dengan adanya pendonor-pendonor baru, seperti Zahra Tiarani PTIK 2017 yang mengungkapkan alasannya melakukan donor darah, “ingin berbagi, karena diluar sana banyak yang membutuhkan dan alhamdulillah memenuhi syarat donor, dan ini pertama kali donor darah jadi deg-deg an tetapi senang juga karena bisa membantu sesama yang membutuhkan".

Shinta F.

Minggu, 16 September 2018

E-BULETIN ERAFM-UNJ SEPTEMBER 2018

E-BULETIN ERAFM-UNJ SEPTEMBER 2018











Kura-Kura Atau Kupu-Kupu?

Kura-Kura Atau Kupu-Kupu?





"Kata 'mahasiswa' berasal dari kata 'siswa' yang ditambah dengan kata 'maha', yang berarti pelajar dengan status lebih tinggi dan tanggung jawab yang lebih", ucap dosen saya, bu Asti. Dulu saya pernah berdiskusi dengan teman-teman saya yang sudah merasakan dunia perkuliahan sebelum saya. Dia bertanya, 'Apa sih yang membedakan kuliah dengan SMA?. Saya menjawab dengan pede, "Tugas-tugasnya lebih banyak." Tapi ternyata saya salah, "Yang membedakannya adalah pengaturan waktu yang akan kamu jalani." Katanya.

Memasuki dunia kuliah adalah sebuah kesempatan untuk berubah dari kepompong menjadi kupu-kupu. Ngomong-ngomong masalah kupu-kupu, ada istilah 'kupu-kupu' yang sering terdengar di kalangan mahasiswa, yaitu 'kuliah pulang, kuliah pulang'. Ada pula istilah 'kura-kura', dengan arti 'kuliah rapat, kuliah rapat'.

Mahasiswa kupu-kupu pasti mempunyai alasan sendiri mengapa mereka memilih untuk menyandang status tersebut. Keuntungan yang bisa diambil antara lain, menghemat uang jajan, menambah waktu untuk mengerjakan tugas, dan fokus menjalani kuliah. Tapi disisi lain, dengan menjadi mahasiswa kupu-kupu, kita tidak mempunyai kesempatan untuk belajar toleransi dengan teman-teman di organisasi, bersosialisasi dengan teman-teman dari jurusan lain, ataupun mencoba belajar di dunia profesional sebelum benar-benar memasuki dunia kerja yang sesungguhnya, dan juga kita tidak membuka 'link' yang seluas-luasnya untuk mempermudah kita nantinya.

Mahasiswa yang menyandang status 'kura-kura' mempunyai lebih banyak keuntungan seperti, banyak dikenal orang, mempunyai pengalaman organisasi yang tidak dimiliki oleh mahasiswa 'kupu-kupu', dan yang paling penting adalah kolom 'organisasi' pada cv-nya tidak kosong. Mahasiswa kura-kura sudah pasti sibuk, tapi apakah kesibukan tersebut dapat dibilang produktif? Seperti yang saya baca dari yukbisnis.com, orang sibuk belum tentu produktif, orang sibuk sering membual tentang perubahan yang akan mereka jalani, sementara orang produktif akan benar-benar membuat perubahan tersebut. Orang sibuk cenderung mempunyai banyak prioritas dan orang produktif memiliki sedikit, mereka benar-benar tahu apa yang penting. Orang sibuk bisa 'multitask', tetapi orang produktif fokus dengan satu hal yang dia lakukan. Orang yang sibuk mudah bilang 'iya', orang produktif akan menyaring hal yang benar-benar bermanfaat bagi mereka.

Apapun yang menjadi pilihan Edufriend, tentunya yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mempunyai cara sendiri untuk mengembangkan diri agar kelak menjadi bekal untuk hari esok. Saya sebagai 'kura-kura' baru mengerti kedua kalimat yang saya sampaikan diawal paragraf setelah saya menjalani kehidupan organisasi kampus, tanggung jawab kita sebagai mahasiswa lebih besar karna waktu kita tidak lagi diatur oleh sekolah ataupun orangtua, waktu kita sepenuhnya kita yang kendalikan. Jadi jangan habiskan waktu hanya dengan mempunyai kegiatan yang sedikit, dan jangan buang waktu dengan memiliki kesibukan yang tak terarah. Mari menjadi mahasiswa yang sibuk namun tetap produktif, terarah, dan bermanfaat untuk sesama.



NAILA





ERAFM-UNJ Bajak Siaran Global Radio

ERAFM-UNJ Bajak Siaran Global Radio




Global Radio Jakarta-Inews Tower LT. 5. Dalam rangka memeringati Hari Radio Nasional, tepatnya hari Selasa 11 September 2018, ERAFM-UNJ berkesempatan untuk siaran langsung di Global Radio Jakarta nih Edufriend, bareng penyiar pagi yaitu Adit Insomnia dan Aji Sabha di mata acara Pergi Pagi.

Tim Produser mata acara Pergi Pagi, Global Radio Jakarta ini memang sengaja mengundang 3 radio kampus di Jakarta yaitu ERAFM-UNJ dari UNJ, BVoice Radio dari Universitas Bina Nusantara, dan London School Radio dari LSPR Jakarta, guna untuk memperingati hari radio nasional. Untuk siarannya sendiri itu tiap-tiap radio kampus diberi waktu siaran selama 1 jam. Mulai dari ERAFM UNJ dari jam 7 sampai jam 8, BVoice Radio dari jam 8 sampai jam 9, dan London School Radio dari jam 9 sampai jam 10. 

Mate, Attila, Rizal, dan Intan, adalah perwakilan dari ERAFM-UNJ yang berkesempatan untuk ikut siaran langsung. “Kita tuh bener-bener seneng bisa siaran langsung bareng penyiar yang udah professional dan siarannya di radio komersil pula. Kita juga dapet ilmu baru tentang gimana caranya berinteraksi dengan pendengar, dengan cara yang fun gitu, pokonya bener-bener seru banget deh”-ungkap mereka ber empat. Ini adalah 11 September 2018 yang sangat berkesan bagi ERAFM-UNJ. Selamat Hari Radio Nasional, Edufriend!


Arya Firmansyah

Penutupan PKKMB 2018

Penutupan PKKMB 2018





Pada hari Sabtu, 8 September 2018 Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan Penutupan PKKMB 2018 yang bertempat di Gedung Serba Guna, Kampus B, Universitas Negeri Jakarta. Acara ini di mulai pada pukul 07.00 WIB dan berakhir pada pukul 17.00 WIB.

Acara di awali dengan pembukaan oleh MC, serta pembacaan doa, lalu diikuti dengan parade PIK R ANTENNA, parade mahasiswa berprestasi, parade duta UNJ, dan dilanjutkan dengan parade dari bebagai Unit Kegiatan Mahasiswa tingkat universitas.

Penutupan PKKMB tahun ini sangat berkesan karena acara ini dimeriahkan dengan penampilan dari Virgoun. Semua yang berada di Gedung Serba Guna pun ikut menikmati penampilan dari Virgoun serta penampilan dari parade Unit Kegiatan Mahasiswa.

Tujuan dari acara ini adalah untuk mengenalkan kepada para mahasiswa baru mengenai Unit Kegiatan Mahasiswa yang ada di Universitas Negeri Jakarta, serta sebagai ajang untuk perekrutan untuk calon anggota baru yang ingin mendaftarkan diri disalah satu Unit Kegiatan Mahasiswa yang ada di Universitas Negeri Jakarta.


Triana Astari




Senin, 10 September 2018

Keseruan Kampung G di UNJ

Keseruan Kampung G di UNJ



Pada hari Selasa, 4 September 2018, Unit-unit Kegiatan Mahasiswa di Gedung G Kampus A Universitas Negeri Jakarta mengadakan acara Kampung G. Kampung G adalah suatu acara yang tujuannya menjadi wadah informasi tentang UKM-UKM apa saja yang ada di UNJ, juga sebagai ajang promosi masing-masing UKM kepada mahasiswa-mahasiwa baru UNJ 2018. Kampung G merupakan salah satu rangkaian dari PKKMB UNJ 2018. Acara tersebut diramaikan dengan stand-stand UKM di depan Gedung G. Ada sekitar 20 UKM yang mendirikan stand di Kampung G, antara lain ERA FM UNJ, SIGMA TV, DIDAKTIKA, UKM, UKO, EKA CITRA, dll. Acara Kampung G ini berlangsung dari jam 15.00-18.00 WIB.

Kampung G ini dibagi menjadi dua sesi yaitu dari tanggal 4-7 September 2018 dijadikan sebagai ajang promosi UKM saja, dilanjutkan pada tanggal 10-22 September 2018 untuk pendaftaran calon anggota-anggota baru. Dari acara ini diharapkan mahasiswa baru mendapatkan informasi-informasi yang cukup dari Unit-Unit Kegiatan Mahasiswa, mendaftar ke UKM yang mereka inginkan, dan masing-masing UKM mendapatkan anggota baru dari ajang promosi UKM ini.



Yasmin N.

Gelar Jepang Universitas Indonesia ke-24

Gelar Jepang Universitas Indonesia ke-24





(Depok, 25/08/18) Universitas Indonesia kembali mengadakan kegiatan Gelaran kebudayaan Jepang. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 24-26 agustus 2018. Gelar Jepang Universitas Indonesia atau yang lebih dikenal dengan GJUI ini merupakan agenda rutin dari program studi Sastra Jepang Universitas Indonesia dan tahun ini telah memasuki tahun ke-24 kali acara ini digelar. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya Jepang kepada masyarakat Indonesia. Dikutip dari wawancara dengan ketua pelaksana pameran kebudayaan jepang. “Ya, acara ini tujuan utamanya untuk memberi wawasan masyarakat mengenai kebudayaan jepang serta mengkomparasikan dengan kebudayaan Indonesia," ucap Hernanta ferdien .

GJUI 2018 yang mengusung tema “Luminous Japan, yang menggambarkan Jepang sebagai negara yang bercahaya, oleh sebab itu, kita ingin membawa keindahan itu ksesini”, ungkap Ferdien. Pagelaran kebudayaan Jepang cukup mendapat animo masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang mengunjungi kegiatan tersebut. “pada kesempatan ini jumlah peserta yang hadir lima belas ribu orang, lima ribu di hari pertama dan sepuluh ribu di hari kedua", ucap ferdian. Ini juga menandakan antusiasme masyarakat indonesia terhadap kebudayaan jepan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini juga kami berhasil meliput respon peserta. Menurut group cover jepang bernama Arashi “ Pada mulanya kami datang untuk mendapatkan wawasan soal kebudayaan jepang, namun dalam kesempatan kali ini kami hadir sebagai peserta lomba Dance Cover yang dilaksanakan dalam kegiatan ini." Peserta, kegiatan yang di adakan cukup menyenangkan. “ Ya, Cukup Fun”.

Ratu Azijah Muzaffaroh

Our Blog

Our Team

HRD
DEPARTMENT
BROADCAST
DEPARTMENT
PUBLIC RELATIONS
DEPARTMENT
LOGITECH
DEPARTMENT

Contact

Talk to us

Badan Penyelenggara Radio Siaran Educational Radio

Address:

Universitas Negeri JakartaGedung G Lantai 1 Ruang 101

Work Time:

Monday - Friday from 10am to 5pm

Phone:

0896-1006-1078