![]() |
Lomba makan takoyaki |
Inilah
lomba makan yang selalu diadakan dan dinanti-nanti setiap tahunnya di acara
Jimat, yaitu lomba makan Takoyaki dan Dorayaki. Perbedaan antara lomba tahun
lalu dan tahun ke-5 ini adalah cara pendaftarannya, yaitu pada tahun lalu melalui
e-mail sedangkan tahun ini dengan cara on
the spot. Untuk mengikuti lomba makan ini pengunjung diwajibkan membayar
Rp15.000 untuk setiap lombanya.
Lomba
tahun ini mendapatkan sponsor dari Marumaruichi Takoyaki. Antusias para peserta
sangat besar terlihat dari kuota yang hanya 30 orang tetapi yang mendaftar
lebih dari 30 orang. Tidak hanya untuk mahasiswa tapi terbuka untuk umum bagi yang
ingin mengikuti lomba makan ini.
Sebelum
memulai lomba makan takoyaki pembawa acara mempersilahkan para peserta terlebih
dahulu melatih kemampuannya dalam memegang sumpit agar saat lomba dimulai peserta
tidak kaku. Peserta mendapatkan air minum dikarenakan takoyaki yang disuguhkan
masih dalam keadaan sangat panas.
Hasil
dari lomba takoyaki adalah juara pertama Averos, kedua Dinar, dan ketiga Ahmad
Faisal. Juara pertama dan kedua dari UNJ dan ketiga dari UMB. Para juara lomba
berhasil mendapatkan merchandise dari
disparbud dan dari panitia Jimat.
“Bisa
ngenalin makanan Jepang ke orang lain dan agar orang lain tau tentang rasa-rasa
makanan dan kebudayaan dari jepang” ujar kak Ayu selaku penanggung jawab lomba
makan takoyaki saat ditanya perihal manfaat lomba makan takoyaki. Masih banyak
juga lomba yang menarik perhatian yaitu lomba akademik seperti siritori yaitu
sambung kata dalam bahasa jepang, lomba cerdas cermat, pidato, dan juga
madding.
Sahat Pangihutan
0 komentar:
Posting Komentar