RADIONYA ANAK UNJ

Keep Inspiring, Kee Struggling, And Keep Being Low Profile.

Listening ERA FM UNJ Chat With DJ

ON AIR!

Morning Soul

Senin- Jumat. Jam 08.00 - 10.00 wib.

Read More

Kampus Kita

Senin- Jumat. Jam 10.00 - 12.00 wib.

Read More

Lunch Break

Senin- Jumat. Jam 12.00 - 14.30 wib.

Read More

Era Explore

Senin- Jumat. Jam 14.30 - 17.00 wib.

Read More

Request Kamu

Senin- Jumat. Jam 17.00 - 19.00 wib.

Read More

Chart

Latest Update Chart

Read More

Update

Sabtu, 07 Desember 2013

Narsis Dan Kumpul Bareng Di Erakustik

Narsis Dan Kumpul Bareng Di Erakustik


Erakustik di Taman FBS
Erakustik kembali hadir! Kali ini erakustik diadakan di Taman FBS pada 27 November 2013. Tidak hanya menampilkan akustikan, erakustik juga mengajak kita untuk narsis dan kumpul bareng. Pengunjung yang datang dan menonton erakustik bisa foto bersama di depan logo era beserta tanda tangan di tempat yang sudah disediakan.

Kemeriahan erakustik juga didukung oleh Total Care dan MD Radio. Salah satu penyiar MD Radio, Rusfian Karim menjadi MC bersama Avi (angkatan 10). Keduanya sanggup memeriahkan panggung FBS dengan mengajak beberapa mahasiswa jurusan Perancis dan Jerman untuk ikut kuis.
Selain kuis, tentunya ada penampilan band-band dari mahasiswa UNJ, diantaranya Mesrakustik, Rochelle, Vanilla Twilight, Untitled, dan band yang sedang promosi Galileo.

Oktiani Endarwati



"Yuk, Kita Siaran!" bersama Arief Bahenol

"Yuk, Kita Siaran!" bersama Arief Bahenol


 
Pemateri oleh Arief dalam workshop "Yuk, Kita Siaran!"


“Mengapa dunia radio itu menarik? Karena di dunia radio kita bisa menjadi diri sendiri.” Kata Arief Bahenol dalam workshop jurnalistik 19 November 2013. Dengan tema “Yuk, Kita Siaran”, Arief berbagi pengalamannya sebagai penyiar di radio Pass FM. Arief mengatakan bahwa menjadi penyiar memerlukan suatu passion untuk membuktikan bahwa dirinya memang cocok dibidang itu. Untuk menjadi broadcaster handal syarat utamanya mudah. Belajar, belajar, dan belajar. Harus ada kemauan belajar yang tinggi jika mau sukses. Belajar tidak harus dari buku. Bisa dari pengalaman diri sendiri atau orang lain. Selain itu perlu ditanamkan rasa ingin tahu yang tinggi dan tidak mudah puas dengan apa yang didapat.

Foto bersama pemateri dan crew BPRS ERAFM-UNJ

Workshop “Yuk, Kita Siaran” merupakan salah satu rangkaian acara dalam Pekan Jurnalistik dan Fotografi 2013. Pekan Jurnalistik dan Fotografi diselenggarakan oleh 4 Unit Kegiatan Mahasiswa, yaitu BPRS ERAFM-UNJ, KMPF, SIGMA TV, dan Didaktika. Setelah pembukaan pada 19 November 2013, ERAFM menjadi unit pertama yang menyelenggarakan workshop setelah pembukaan Pekan Jurnalistik dan Fotografi.
Workshop dimulai jam 13.00 WIB di Aula Sertifikasi Guru. Setelah diberi materi oleh Arief Bahenol, peserta melakukan simulasi siaran oleh panitia. Peserta dibagi menjadi lima kelpok. Sebelumnya mereka diberi arahan oleh panitian. Setelah itu mereka melakukan simulasi siaran saling bersaing antara kelpok satu dengan lainnya. Kelpok terbaik mendapatkan hadiah dari panitia.
Oktiani Endarwati


FIS UNJ JAZZ 2013: Lani And the Bess #3

FIS UNJ JAZZ 2013: Lani And the Bess #3



Aksi panggung Lani and the Bess
Lani and The Bees adalah salah satu grup band beraliran musik Jazz yang juga tergabung dalam Komunitas Jazz Kemayoran. Grup band yang diawaki Lani Eleonora (vokal), Hendrik (keyboard), Adit (gitar), Paulus (bass), dan Wisnu (cajoon), sempat menjadi bintang tamu dalam acara yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Sosial di Universitas Negeri Jakarta yang bertajuk FIS UNJ JAZZ 2013. Lani and The Bees baru terbentuk sekitar setahun yang lalu. Sebelumnya Lani, sang vokalis sekaligus leader, pernah membentuk duo bersama temannya yang bernama Rangga, namun akhirnya bubar dan jadilah Lani membentuk sebuah grup band yang sekarang dikenal dengan nama Lani and The Bees. Walaupun bisa dikatakan grup band ini masih seumur jagung, mereka sudah bisa tampil dibeberapa acara musik bergengsi seperti, penyanyi pembuka mini konser Tpi 2010 serta partisipasi dalam Java Jazz 2011 dan 2013. Terbentuknya Lani and The Bees diharapkan dapat menambah daftar musisi jazz di indonesia yang mampu membuat musik jazz disukai oleh segala kalangan.
Foto bersama Lani and the Bess
Septia Dwi Ariani

FIS UNJ JAZZ 2013, Beben Jazz: Saya adalah Jazz #2

FIS UNJ JAZZ 2013, Beben Jazz: Saya adalah Jazz #2

Foto bersama Beben jazz
Pembawaannya yang santai, ramah, dan asik mengingatkan kita dengan musik jazz yang bernada swing. Ya, itulah Beben Jazz. Dia sudah menyukai jazz sejak lama dan merasa dirinya adalah jazz.
Beben Jazz and Friends adalah sebuah grup jazz yang mempunyai formasi dasar 5 orang  yang diketuai oleh  Beben sendiri.  Beben memang suka bersilahturahmi makanya nama grupnya itu Beben and friends. Nama Bebennya diambil dari nama dia  sendiri sedangkan and friends-nya itu dari itu berasal dari teman-temannya  yang tergabung dalam Kunitas Jazz Kemayoran. Kunitas tersebut dibangun sendiri olehnya dan sudah banyak yang tergabung dalam KJK.
Menurut  Beben, musik jazz adalah musik demokrasi tetapi juga personal artinya musik yang benar-benar bisa menunjukkan karakter orang itu seperti apa. Walaupun grup  Beben and Friends ini sudah berganti-ganti personal namun warna musik Beben Jazz tetap mengandung unsur swing dan sedikit unsur latinnya.
Seperti yang dikatakan  Beben dalam wawancaranya, jazz adalah dirinya sendiri, dia hidup dengan cara jazz, dia berpikir secara jazz, bertindak secara jazz maka dari itu dia memilih jazz sebagai aliaran musik yang dia pilih. Baginya jazz itu manifestasi sebuah kebebasan yang dituangkan dalam bentuk improvisasi yang dilakukan secara spontan.  Beben juga menyukai freed dalam arti positif. Freed untuk jadi dirinya sendiri karena jazz itu harus mempunyai sikap.

Jumat, 06 Desember 2013

FIS UNJ JAZZ 2013: Jazz Pertama di UNJ #1

FIS UNJ JAZZ 2013: Jazz Pertama di UNJ #1

Jazz UNJ di Arena Prestasi

Fenena Jazz Goes to Campus memang sedang marak. Virus itupun menyebar ke kampus UNJ. Untuk pertama kalinya BEM FIS mengadakan konser musik Jazz pada 22 November 2013. Konser musik Jazz yang telah dimatangkan selama 4 bulan oleh BEM FIS ini sangat meriah. Terlihat dari ramainya peserta yang datang tidak hanya dari FIS saja tetapi mahasiswa dari fakultas lain juga ikut bergabung. Mereka sangat menikmati konser jazz yang diadakan dengan tenang tanpa ada kerusuhan sedikitpun karena musik jazz memang sangat enak untuk dinikmati.
Tema yang diangkat pada FIS UNJ JAZZ yang pertama itu-pun adalah Friendship In Our Jazz, sesuai dengan tujuan dibuatnya acara tersebut. Konser ini pun dibuat sebagai penyemangat fakultas lain agar membuat acara acara lain di fakultasnya masing masing.

Penampilan panggung oleh musisi jazz baik komunitas maupun band disambut meriah oleh mahasiswa
“Acara ini sangatlah positif sebagai motivasi fakultas lain agar membuat acara cara lain di fakultasnya masing masing dan juga sebagai penyalur hobi bagi yang suka musik jazz. Semua pengisi acara pun memiliki suara yang bagus. Saya sebagai mahasiswi seni musik tidak merasa tersaingi dengan adanya acara musik yang dibuat oleh fakultas lain, malahan saya seneng karena kita satu keluarga UNJ dan acara ini benilai positif, saran dari acara ini adalah tempat yang kurang besar, dan motivasi dari acara ini adalah “TERUS BERKARYA.” Kata Nurul dari FBS. Dia sangat menikmati konser Jazz itu.

Jiyuu Matsuri: Seminar “Langkah Menuju Kota Yang Bersih Seperti Jepang” #5

Jiyuu Matsuri: Seminar “Langkah Menuju Kota Yang Bersih Seperti Jepang” #5


Tsuyoshi Ashida menceritakan gambar wayang dalam seminar di acara Jiyuu Matsuri
Masih dalam rangkaian acara Jiyuu Matsuri 2013, HIMA Jepang mengadakan seminar “Langkah Menuju Kota yang Bersih Seperti Jepang”. Pembicara dalam seminar tersebut adalah Tsuyoshi Ashida, beliau merupakan warga asli Jepang yang dipindahtugaskan ke Jakarta sekitar 4 tahun yang lalu, dan sekarang menetap di Jakarta.
Sejak awal kedatangannya di Jakarta, ia sangat prihatin dengan keadaaan lingkungan di Jakarta yang menurutnya begitu kotor. Sampah-sampah yang banyak berserakan di pusat kota Jakarta, seperti Gelora Bung Karno dan Monas membuat hatinya tergerak untuk membuat sebuah kunitas peduli lingkungan Jakarta yang bernama ‘Jakarta Osouji Club’.
Foto bersama Tsuyoshi Ashida dan komunitas Jakarta Osouji Club
Jakarta Osouji Club ini merupakan suatu kunitas yang tidak terikat. Awalnya, anggota dalam kunitas ini hanya orang-orang Jepang yang tinggal di Jakarta, khususnya keluarga ataupun kerabat dekat Mr. Ashida. Motto dari kunitas ini adalah ‘Malu Buang Sampah Sembarangan’. Sesuai dengan mottonya itu, peran mereka dalam kunitas ini adalah mengambil sampah-sampah yang berserakan di sekitar GBK ataupun Monas. Karena aksi mereka ini, banyak masyarakat Jakarta yang hatinya ikut tergerak juga dalam memelihara Jakarta. Awalnya kegiatan ini diadakan seminggu sekali, namun dengan pertimbangan tertentu Mr.Ashida merubah jadwal sangat ni menjadi dua minggu sekali setiap hari  minggu di GBK atau Monas. Anggota dalam kunitas ini tidak memandang usia maupun kewarganegaraan.

Selasa, 03 Desember 2013

Jiyuu Matsuri: Antusiasme Pengunjung Jiyuu Matsuri 2013 #4

Jiyuu Matsuri: Antusiasme Pengunjung Jiyuu Matsuri 2013 #4

Reporter foto bersama
Banyaknya pengunjung yang datang ke Jiyuu Matsuri tahun ini membuktikan bahwa banyak yang menyukai festival kebudayaan Jepang semacam ini. Acara ini sudah 5 kali berturut-turut diadakan pada setiap bulan November dan berhasil menarik antusiasme para pengunjung, baik dari anak-anak SMA maupun mahasiswa  di berbagai perguruan tinggi. Jiyuu Matsuri tahun ini mengangkat tema tentang “Rekreasi-Recycle, Kreatif, sebagai Budaya dan Tradisi” yang bermaksud ingin mengolah sampah-sampah di sekitar dengan lebih kreatif menjadi sesuatu yang lebih berguna.
Jiyuu Matsuri diadakan setiap tahun di bulan November dan berlangsung selama 2 hari khususnya sabtu dan minggu. Jimat juga mendapatkan banyak sponsor seperti dari Dinas Pariwisatan dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan, Japane Foundation, Sakura Sokudo, Jayaraya, Pocari Sweat, Good Tea, Telekomsel, Ichiban Dorayaki, dan Sumo Express.

Jiyuu Matsuri: Obakeyashiki ala Jiyuu Matsuri #3

Jiyuu Matsuri: Obakeyashiki ala Jiyuu Matsuri #3

Siapa yang berani masuk rumah hantu? Ya, inilah obakeyashiki atau rumah hantu di Jimat UNJ 2013. Ternyata banyak yang ingin mencoba masuk rumah hantu ini. Terbukti ketika pembelian tiket untuk masuk telah dibuka seketika itu juga antrian langsung membanjiri tempat pembelian tiket yang memang lokasinya tepat di depan pintu masuk ke Rumah Hantu.
Pada tahun ke-5 ini acara Jimat menyiapkan dua tema Rumah Hantu yang berbeda, yaitu Pemakaman dan Rumah Sakit. Alasannya untuk mengantisipasi antrian yang membludak seperti kejadian di acara Jimat di tahun-tahun sebelumnya dan memang tema yang dibuat berbeda-beda setiap tahunnya. Seperti tahun lalu bertemakan pencampuran antara hantu barat dan Jepang, untuk tahun ini lebih ke hantu yang umum. Harga tiket yang dikenakan Rp 15.000 bisa untuk 1 atau 2 orang, dan memang maksimal orang yang dapat masuk hanya 2 orang.

Jiyuu Matsuri: Lomba Makan Takoyaki dan Dorayaki #2

Jiyuu Matsuri: Lomba Makan Takoyaki dan Dorayaki #2

Lomba makan takoyaki
Inilah lomba makan yang selalu diadakan dan dinanti-nanti setiap tahunnya di acara Jimat, yaitu lomba makan Takoyaki dan Dorayaki. Perbedaan antara lomba tahun lalu dan tahun ke-5 ini adalah cara pendaftarannya, yaitu pada tahun lalu melalui e-mail sedangkan tahun ini dengan cara on the spot. Untuk mengikuti lomba makan ini pengunjung diwajibkan membayar Rp15.000 untuk setiap lombanya.
Lomba tahun ini mendapatkan sponsor dari Marumaruichi Takoyaki. Antusias para peserta sangat besar terlihat dari kuota yang hanya 30 orang tetapi yang mendaftar lebih dari 30 orang. Tidak hanya untuk mahasiswa tapi terbuka untuk umum bagi yang ingin mengikuti lomba makan ini.

Jiyuu Matsuri: Workshop Kotak Susu Bekas dan Cosplay #1

Jiyuu Matsuri: Workshop Kotak Susu Bekas dan Cosplay #1

Panggung utama Jiyuu Matsuri 2013
Jiyuu Matsuri kembali digelar pada 16-17 November 2013. Bertepatan di Kampus A Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun. Dengan tema recycle, kreatif, dan tradisi, mengajak semua kalangan masyarakat, tidak hanya mahasiswa untuk ikut bergabung dalam acara akbar dari HIMA Jepang UNJ ini. Jiyuu Matsuri berasal dari kata “Jiyuu” yang artinya bebas dan “Matsuri” artinya festival. Jadi, Jiyuu Matsuri adalah festival kebudayaan Jepang. Tahun ini merupakan Jiyuu Matsuri ke-5.
Salah satu rangkaian acara jimat adalah workshop kotak susu bekas dan cosplay. Dalam workshop kotak susu bekas, peserta diajak untuk mendaur ulang kotak susu bekas yang sudah tidak terpakai menjadi barang yang berguna. Mba Pimpi sebagai fasilitator dala workshop ini dari komunitas daur ulang kotak susu mengajarkan peserta untuk menyulap kotak susu bekas menjadi barang berguna.

Sabtu, 30 November 2013

Roadshow Film: “Tenggelamnya Kapal Van der Wijck” Goes To Campus

Roadshow Film: “Tenggelamnya Kapal Van der Wijck” Goes To Campus

Roadshow film dan bedah buku "Tenggelamnya Kapal Van der Wijck
Senin, 11 November 2013 kemarin, Gedung Sertifikasi Guru lantai 9 UNJ didatangi oleh tim Soraya Intercine Films untuk mengadakan promosi film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Film ini menceritakan tentang kisah cinta yang dengan latar belakang tahun 1930-an antara adat dan budaya Minang dan Makassar. Selain itu dikaitkan dengan peristiwa tenggelamnya kapal Van der Wijck. Film ini dibintangi oleh Herjunot Ali, Pevita Pearce, dan Reza Rahardian. 
Film “Tenggelamnya Kapal Van der Wijck” ini diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Penulis Besar Haji Adbul Malik Karim atau yang lebih dikenal dengan HAMKA. Novel ini pertama kali ditulis oleh Hamka sebagai cerita bersambung dalam sebuah majalah yang dipimpinnya. Novel ini bercerita mengenai Zainuddin (Herjunot Ali) yang diasingkan dari Batipuh karena dianggap tidak memiliki pertalian darah karena meskipun ayahnya Minang, tapi ibunya berasal dari Bugis. Akibatnya Zainuddin merasa terasing dan ia kerap mencurahkan isi hatinya melalui surat kepada Hayati (Pevita Pearce). Setelah Zainuddin dan Hayati mulai jatuh cinta, tetapi Hayati harus menikah karena keluarganya telah sepakat untuk menerima pinangan dari Aziz (Reza Rahardian) yang notabene murni keturunan Minang dan berasal dari keluarga terpandang.

Run To Be A Broadcaster

Run To Be A Broadcaster

Run to be a Broadcaster
Banyak orang yang ingin terjun ke dunia broadcast tetapi tidak tahu bagaimana caranya. Oleh karena itu, Run to be a Broadcaster ingin mengajak mahasiswa UNJ yang ingin mengenal lebih dalam dunia broadcasting.
Run to be a broadcaster, adalah acara serba-serbi mengenai dunia broadcast yang diselenggarakan oleh 3 UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) UNJ yaitu, KMPF, Sigma TV, dan Era FM. Acara tersebut berlangsung pada Minggu, 10 November 2013 bertempat di Gedung Sertifikat Guru lantai 9 UNJ. Sekitar pukul 09.00 WIB acara dimulai dan dihadiri kurang lebih 100 orang peserta.
Bukan hanya membahas seputar dunia broadcast, acara ini juga menyuguhkan hiburan yang menyegarkan seperti, stand up comedy, live acoustic, nonton film bareng, dan yang terakhir adalah lomba untuk memperebutkan hadiah uang senilai Rp. 500.000,00. Untuk dapat membawa pulang hadiah uang senilai Rp. 500.000,00 seperti telah disebutkan di atas, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk kemudian menyelesaikan sebuah misi dari panitia, dalam lomba ini hanya ada satu kelompok yang berhak memenangkan hadiah itu.

Radioventure 2013 “Heart to Heard” #2

Radioventure 2013 “Heart to Heard” #2

Dominique Sawii dalam workshop producer
Hari kedua seminar dan workshop Radioventure 2013 berlangsung di perpustakaan UI. Pada seminar itu mengangkat tema “How to be part of Radio Industry” yang dijelaskan oleh Octaviyanti Coster. Dalam industri radio tentu ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi jika benar-benar ingin bergabung. Setiap industri radio juga memiliki kualifikasi yang berbeda mulai dari struktur organisasi hingga musik yang diputar.
Setelah itu ada Workshop Producer dan Workshop Announcer yang diadakan di tempat berbeda. Dalam workshop Producer dengan tema “Captain of the Radio Show” menghadirkan pembicara Dominique Sawii. Dia menjelaskan bahwa dibalik kesuksesan penyiar dalam siaran ada seorang kapten yang bertugas mengatur segala hal untuk disiarkan. Untuk itulah sebagai produser, kita dituntut untuk kreatif dalam mengembangkan satu ide. Bukan hanya itu, produser juga memegang kendali penuh saat penyiar sedang siaran. Jika penyiar salah dalam menyampaikan informasi maka yang pertama kali disalahkan adalah kapten.
Andhari Agustien (Announcer of Prambors Radio) dan Radhini (Announcer of Trax FM)
Kemudian ada workshop Announcer yang menghadirkan Andhari Agustien (Announcer of Prambors Radio) dan Radhini (Announcer of Trax FM). Tema yang diangkat “The Untold Story Behind The Mic”. Andhari menceritakan awal karirnya pada tahun 2004 sebagai penyiar di Prambors Radio hingga saat ini. Ia membawakan program DJ kamu dan Single DJ di Prambors Radio. Ia juga merupakan seorang mc, voice over talent, dan founder of nyobasiaran.com pada tahun 2012. Topik yang diberikan Andhari kepada peserta adalah The difference to bring hard news & soft news, Interview remarkable/important people, Explore your talent, dan My stories of being announcer.

Radioventure 2013 “Heart to Heard” #1

Radioventure 2013 “Heart to Heard” #1

Arin Swandari sebagai pembicara sedang memberikan materi

Apa yang kalian tahu dari radio? Penyiar? Musik? Ya. Memang tidak salah jika kalian mengenal penyiar dan musik ketika mendengarkan radio. Padahal banyak sekali orang-orang yang bekerja dalam radio selain penyiar. Untuk itu RTCUI mengajak kalian untuk mengenal lebih dalam tentang radio. Dalam rangkaian acara Radioventure 2013 yang diadakan selama dua hari, 8-9 November 2013 mengajak kita sebagai peserta untuk mengikuti seminar dan workshop. Pada hari pertama di Auditorium Pusat Studi Jepang, 8 November 2013, seminar yang mengambil tema “Time Machine” dengan pembicara Etika Rosemarie mengajak kita kembali pada masa-masa radio dulu. Dulu radio menjadi media paling penting dalam menginformasikan berita. Fungsi radio masih sama hingga sekarang meskipun banyak media lain seperti televisi, media sosial, yang tidak kalah cepat menginformasikan berita. Namun, tetap saja radio punya pendengar setianya. Selain menyuguhkan lagu-lagu lawas maupun lagu terkini, radio tetap dinanti.
Setelah seminar, ada dua workshop yang diadakan pada jam bersamaan. Peserta bisa memilih, ingin mengikuti Workshop Reportase atau Music Director. Workshop dimulai pukul 13.00 WIB secara bersamaan. Dalam workshop reportase menghadirkan pembicara Arin Swandari yang secara langsung memberikan materi tentang reportase di radio. Dengan tema “Journey to the Center of Radio Journalism” mengajak peserta untuk mendalami jiwa reporter. Dijelaskan oleh Arin bahwa seorang reporter harus selalu tanggap terhadap keadaan. Reporter radio harus mampu menjadi mata dan telinga dari pendengar. Selain itu kecepatan dan keakuratan data seorang reporter juga dinilai. Jangan sampai kita salah menginformasikan sesuatu. Reporter tidak terlepas dari tulisan. Tulisan itulah yang bisa dibacakan penyiar untuk disampaikan kepada pendengar. Metode yang dipakai adalah KISS (Keep It Short and Simple).

Kamis, 21 November 2013

Reportase Bersama Mahdavi Penulis Buku "Ratu yang Bersujud"

Reportase Bersama Mahdavi Penulis Buku "Ratu yang Bersujud"

kiri: Nur (reporter), Mahdavi (penulis buku). Ulfa (reporter)

 06/11/2013. Buku ini menceritakan tentang seorang feminisme yang bernama Charlotte Melati Neumuller yang kemudian menjadi seorang mualaf. Di dalam dunia feminis itu sebenarnya banyak propaganda yang menyudutkan umat Islam terutama pada tatanan umat Islam yang merendakan kaum perempuan. Selain itu muncul pandangan bahwa melegalkan kekerasan terhadap kaum perempuan sebagai pelopor poligami. Dalam buku itu Mahdavi mengupas tuntas tentang berbagi prespektif tentang tatanan Islam yang sesungguhnya yang bukan berasal dari berbagai propaganda. Kajian utama buku ini berasal dari Al-Quran dan Hadist.
   Tujuan dari membuat buku ini adalah untuk membuat prespektif kepada dunia luas bahwa tatanan Islam sangat memberikan penghormatan tertinggi kepada perempuan dalam islam. Islam tidak mengenal kata feminisme. Bahkan antara laki-laki dengan perempuan tidak untuk bersaing tetapi untuk menjadi penolong bagi yang lain dan saling melengkapi.
   Sasaran utama dari buku ini menurut penulis sebenarnya universal bisa siapa saja yang membaca karena penulis menulis buku ini secara sederhana dari hati. Buku ini bisa dibawa oleh kaum muslim bahkan kaum non-muslim sekalipun. Dan untuk kaum muslim penulis ingin meyampaikan Islam untuk memahami dan tidak memandang sebelah mata terhadap tatanan Islam.
   Di sini Mahdavi menceritkan bahwa orang yang bersujud atau ratu yang bersujud akan dimuliakan oleh Allah karena dia memerdekakan orang yang bersujud. Dalam buku “Ratu yang Bersujud”  ini ada 3 karakter yaitu :

Menulis Itu Menyenangkan

Menulis Itu Menyenangkan

Seminar Bedah Buku di Aula Daksinapati
Apa kalian merasa kesulitan untuk menuliskan sesuatu? Mungkin ada anggapan menulis itu menyusahkan, apalagi menulis sesuai kerangka yang baik dan benar. Terkadang hal sepele kita lupakan dalam menulis. Belum lagi jika kita sedang tidak ingin menulis, susah sekali untuk mengeluarkan ide dalam bentuk tulis. Ternyata itu semua itu bisa diatasi. Itulah yang ingin disampaikan dalam acara Seminar Bedah Buku Nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Bahasa & Sastra Indonesia Universitas Negeri Jakarta di Aula Daksinapati Rabu, 6 November 2013. Dengan tema “Menggali Intelektualitas dari Lembaran Ilmu”, acara bedah buku ini menghadirkan para penulis seperti Mahdavi, Bambang Joko Susilo, dan Saiful Falah. Di acara ini juga para mahasiswa khususnya mahasiswa  Jurusan Bahasa & Sastra Indonesia dapat mengapresiasi karya para penulis tersebut melalui bedah buku berdasarkan sudut pandang mereka masing-masing. Sebenarnya ini adalah acara rutin yang diselenggarakan oleh mahasiswa Jurusan Bahasa & Sastra Indonesia.
Peserta seminar dalam senimar bedah buku bersama Mahdavi
Jadi, latar belakang terselenggaranya acara ini adalah untuk tugas mata kuliah menulis. Dari awalnya untuk pemenuhan tugas belaka justru menjadi kegiatan yang bermanfaat, tidak hanya bagi mahasiswa Jurusan Bahasa & Sastra Indonesia tapi juga untuk mahasiswa jurusan lain. Karena, acara bedah buku ini terbuka bagi para mahasiswa dari jurusan lain. Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, para peserta bedah buku ini juga mendapatkan sertifikat. Semoga acara ini dapat berlangsung terus ya edufriend, see you next year guys!

Nurachmawati

Minggu, 17 November 2013

FEATURE of JAM 2103 - SMAN 42 Jakarta

FEATURE of JAM 2103 - SMAN 42 Jakarta

SMAN 42 Jakarta proudly present legacy 2013 “FEATURE of JAM 2013”. 
Event Japan Festival yang akan diadakan Sabtu 23 November 2013 dengan tema “Nanairo”. FEATUREof JAM menyajikan beberapa cabang perlombaan diantaranya shiritori (sambung kata), doujin (gambar manga dengan tema bebas), fanfiction, band, cos-street/ costum street dimana kamu bisa cosplay tanpa harus daftar, gratis dan dapat hadiah, lalu ada karaoke, dan terakhir ada lomba makan ramen,takoyaki, dan kakigori!!

Jumat, 25 Oktober 2013

FALL OUT BOY LIVE IN CONCERT 2013 JAKARTA

FALL OUT BOY LIVE IN CONCERT 2013 JAKARTA


Setelah vakum selama 3 tahun, akhirnya grup band Fall Out Boy yang beranggotakan Patrick Stump (vokalis), Pete Wentz (gitaris), Joe Trohman (gitaris), dan Andy Hurley (drummer) ‘reunian’ di Jakarta. Bukan hanya para anggotanya yang rindu berkumpul kembali, namun juga para penggemar grup band ini di tanah air sangat antusias menunggu kehadiran grup band ini. Sabtu, 19 Oktober 2013 menjadi waktu melepas kerinduan antara grup band ini dengan para penggemarnya di Skenoo Exhibition hall, Gandari City, Jakarta Selatan dengan tema Save Rock N Roll Tour.
Sekitar pukul 18.00 WIB panitia melakukan open gate. Antrian panjang yang didominasi oleh anak muda dari generasi 90-an memadati lantai 3 untuk naik satu lantai mencapai Skenoo Hall. Penampilan grup band yang sudah ditunggu-tunggu ini akhirnya muncul di atas panggung tepat pukul 20.00 WIB. Empat orang bertopeng hitam mulai memasuki panggung diiringi musik. Mereka berjingkrak di atas panggung sambil memainkan lagu pembuka The Phoenix dari album terbaru, membuat penonton berteriak histeris sambil penasaran benarkah Fall Out Boy  yang sedang berada di atas panggung. Setengah lagu berjalan, mereka membuka topeng dan menunjukkan identitasnya masing-masing. “Yes, here are Patrick, Pete, Joe, and Andy on stage!“ Teriakan histeris makin menjadi berasal dari penggemar tanah air yang rindu kehadiran mereka bersama musik khasnya selama 3 tahun terakhir ini.
Konser Fall Out Boy
Gemuruh tepuk tangan dan teriakan menambah semarak suasana konser. Mereka pun melanjutkan dengan lagu I Slept With Someone, A Little Sixteen Candles, dan This Ain’t a Scene, It’s an Arms Race yang pernah menjadi hits pada tahun 2007. Dilanjutkan dengan Alone Together dari album terbaru mereka, hits yang sudah lama Thriller, dan kembali disambung Death Valley dari album terbaru. Tak tertinggal Sugar We’re Going Down yang merupakan hits sepanjang masa juga ikut dibawakan dengan penuh semangat. Kembali berkomunikasi dengan penggemar, Patrick mengatakan bahwa lagu selanjutnya yang akan mereka bawakan adalah sebuah hits dari Michael Jackson yang di-cover, Beat It.

Kamis, 24 Oktober 2013

Date   : 09 November 2013
Time   : Sesi 1 : Food Photography 10.00 -12.00
               Sesi 2 : Fashin Photography 13.00 - 15.00
Venue : MW Studio, Jl. Kelapa Kopyor Raya. Blok CE 2/4, Kelapa Gading. Jakarta Timur
Event  : Food & Fashion in Frame

Senin, 02 September 2013

Metallica Mengguncang Ibu Kota

Metallica Mengguncang Ibu Kota


Konser Metallica
   Setelah 20 tahun yang lalu menggebrak Indonesia di Lebak Bulus, Metallica kembali hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Minggu, 25 Agustus 2013. Konser ini dibuka oleh Seringai, salah satu band metal yang terkenal di dunia musik Indonesia. Sekitar jam 8 lewat, Metallica membawakan lagu pembuka “Hit the Lights”.
   Band yang terdiri dari James Hetfield (gitar/vokalis), Lars Ulrich (drum), Kirk Hammet (gitar), dan Robert Trujillo (bass) sukses memuaskan penonton dengan lagu mereka yang

Roadshow BPRS ERAFM-UNJ 2013

Roadshow BPRS ERAFM-UNJ 2013




24 Agustus 2013, penutupan MPA 2013 menghadirkan seluruh Ormawa untuk tampil sebagai ajang promosi kepada mahasiswa baru.


Dan inilah BPRS ERAFM-UNJ dalam menyambut mahasiswa baru Universitas Negeri Jakarta 2013. Dengan menampilkan “Joget Cesar” di depan 5200 mahasiswa baru dan dilanjutkan dengan simulasi siaran. Setelah itu ada pemberian dua tiket gratis untuk dua orang maba yang beruntung.
Oktiani Endarwati








Selamat Datang di Kampus Pendidikan dan Pejuang Pendidikan

Selamat Datang di Kampus Pendidikan dan Pejuang Pendidikan

MPA 2013

Salam hangat dan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru dari berbagai penjuru sehingga resmi menjadi bagian dari civitas akademika Universitas Negeri Jakarta. Kegiatan Masa Pengenalan Akademik Universitas Negeri Jakarta dimulai pada 18 Agustus 2013 di GSG, Kampus B. Selama seminggu MPA dilaksanakan di setiap jurusan dan fakultas masing-masing.

Sekitar 5200 mahasiswa baru di Universitas Negeri Jakarta mengikuti kegiatan MPA. Konsep MPA tahun ini sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Acara dimulai dengan pembukaan tari-tarian sebagai pengiring masuknya petinggi UNJ mulai dari rektor, pembantu rektor, dekan, beserta jajarannya dan juga ketua Ormawa. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pelaksana: Cornelius; ketua BEM UNJ: M. Ridwan; dan Rektor UNJ Prof. Dr. Bedjo Sudjanto.

Mahasiswa FBS

Setelah itu simbolisasi pembukaan oleh Prof. Dr. Bedjo Sudjanto dengan penurunan bendera fakultas dari tim Eka Citra dan penyematan almamater kepada perwakilan mahasiswa baru setiap fakultas. “Tema MPA tahun ini adalah dengan Semangat MPA Wujudkan Mahasiswa yang Berkarakter dan Berpestasi. Yang berbeda tahun ini cuma tempat aja sama pengisi acara. Kalau tahun ini lebih banyak penarinya dari UKM.” Ungkap ketua pelaksana MPA, Cornelius. Diakhir acara ada penampilan dari Paris Band yang mampu membuat para mahasiswa baru berjoget riang. Setelah pembukaan MPA, para mahasiswa baru dikembalikan kepada panitia fakultas masing-masing.
Oktiani Endarwati



Minggu, 18 Agustus 2013

Metallica Live In Jakarta

Metallica Live In Jakarta

Date   : 25 August 2013
Time   : Gate 5 PM , Show 8 PM
Venue : Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta.
Artist  : Metallica
Jika ada konser musik yang paling berkesan, yang paling spektakuler, dan sensasional dalam sejarah panggung Indonesia, hanya ada satu nama.... YA! METALLICA! Kenangan masa lalu konser mereka masih sangat jelas bagi para fanatik heavy metal. Dan setelah 20 tahun berlalu sejak konser terakhir mereka di Jakarta, Metallica ternyata masih menjadi band yang sangat ditunggu di Indonesia. Mimpi pun akhirnya menjadi kenyataan! Metallica akan mengguncang Jakarta!!. 

Minggu, 07 Juli 2013

Kemeriahan UI Fashion Week 2013 (27-30 Juni 2013)

Kemeriahan UI Fashion Week 2013 (27-30 Juni 2013)


Setelah sukses menyelenggarakan UI Fashion Week pada tahun 2012, pada 27-30 Juni 2013 untuk kedua kalinya UI Fashion Week kembali di gelar di Kota Kasablanka. UI Fashion Week merupakan acara fashion terbesar dari Universitas Indonesia. Tahun ini, UI Fashion Week mengangkat tema The Acculturashion: Celebration of Indonesia Anthology yang menghadirkan fashion showbooth and bazaarmusic performances, dan berbagai aktivitas lainnya. Ada tiga jenis pre-event pada UI Fahion Week 2013, yaitu meliputi UI Fashion Week Model Search, UI Fashion Week Designer Application bagi mahasiswa aktif dari berbagai universitas, dan Band Audition.
Tujuan UI Fashion Week 2013 ini diadakan adalah sebagai wadah untuk anak muda khususnya mahasiswa yang berbakat dan berminat di dunia fashion. Karena seiring dengan perkembangan zaman banyak desainer muda yang mempunyai produk sendiri dan mulai dikenal masyarakat luas. Berbeda dengan tahun lalu, UI Fashion Week 2013 lebih banyak mengadakan pre-event dan bazaar. Sebelumnya ada ajang pencarian bakat dari 11 finalis yang terpilih. Dua orang pemenang yang terdiri dari satu lelaki dan satu perempuan akan menandatangani brand ternama di Jakarta.
Pada main event, UI Fashion Week 2013 turut menghadirkan 48 booth and bazaar dengan lebih dari 60 fashion brands. Selain itu menghadirkan pula Danjyo Hyoji, Barli Asmara, Alexalexa, Lenny Agustin serta puluhan desainer muda Indonesia berbakat lainnya.

GEBYAR CITRA PEMUDA 2013 ORIENTERING COMPETITION

GEBYAR CITRA PEMUDA 2013 ORIENTERING COMPETITION



            Minggu (22/06) Eka Citra UNJ menyelenggarakan Orientering Competition di TMII, acara ini merupakan salah satu rangkaian acara Gebyar Citra Pemuda 2013 setelah sehari sebelumnya Eka Citra UNJ mengadakan Aksi Bersih Cilliwung. Dalam acara Orientering Competition ini peserta diberi tantangan untuk membaca peta dan mencari pioneer yang disebar di sekitar TMII, garis start dimulai dari anjungan DKI Jakarta dan para peserta berjibaku untuk mencari beberapa pioneer dan kembali secepat mungkin ke anjungan DKI Jakarta.
            Antusiasme peserta terasa ketika pertandingan baru dimulai, semua peserta berlari mencari pioneer yang sengaja diletakkan panitia di tempat yang sulit dicari. Keramaian TMII menjadi kesulitan tersendiri bagi peserta untuk menemukan pioneer tersebut. Acara ini bertambah ramai karena bukan hanya pelajar dan mahasiswa saja yang turut serta tetapi juga para tentara yang berlomba dalam kategori Militer.
            Akhirnya acara Orientering Competition menghasilkan pemenang yaitu :
Kategori Militer                      :   1. Hari Suhendra (Club MOC)

Rabu, 19 Juni 2013

Tampilan Baru ERAKUSTIK

Tampilan Baru ERAKUSTIK



Setelah beberapa lama Erakustik tidak hadir, kini Erakustik hadir kembali menemani Edufriend. Kali ini Erakustik hadir dengan tampilan yang sedikit berbeda dari sebelumnya. Bila pada acara Erakustik sebelumnya DJ (panggilan penyiar) BPRS ERAFM-UNJ selalu tampil ditemani dengan perangkat siar dan selalu diadakan di depan Gedung G kini  Erakustik hadir dengan konsep baru yg lebih seru loh edufriend.
Selasa, 11 Juni 2013 bertempatan di jalanan antara FBS (Fakultas Bahasa Dan Seni) dan FIS (Fakultas Ilmu Sosial) BPRS ERAFM mengadakan Eraksutik yang dimeriahkan oleh beberapa band dan solois. Diantaranya band internal kampus UNJ ataupun band yang berasal dari luar kampus UNJ.

Jumat, 07 Juni 2013

Kunjungan Cecilia Band ke ERAFM

Kunjungan Cecilia Band ke ERAFM


Senin, 3 Juni 2013, band yang baru dua bulan terbentuk, Cecilia Band berkunjung ke markas ERAFM. Kunjungan dari kawan-kawan Cecilia ini sebagai ajang promosi. Mereka siaran bareng pada mata acara siaran Era Explore jam 15.00 WIB. Cecilia band terdiri dari 4 personil. Tiga orang cowok dan satu orang cewek sebagai vokalis. Selama siaran, Cecilia juga menampilakn live akustik dari studio dengan lagunya yang berjudul “Sepenuh Hati”.

Oktiani Endarwati

Selamat Ulang Tahun BPRS ERAFM-UNJ

Selamat Ulang Tahun BPRS ERAFM-UNJ



Setelah sukses launching streaming bersamaan dengan perayaan dies natalis UNJ, BPRS ERAFM-UNJ merayakan hari jadi yang sesungguhnya pada 20 Mei 2013. Perayaan hari ulang tahun ERAFM dilakukan di sekretariat erafm di gedung G lantai 1 dengan mengundang crew dan simpatisan ERAFM sore hari setelah kuliah. Acara ini dilakukan dengan pemotongan kue ulang tahun dan potong kue. Setelah itu pembacaan doa dari seluruh crew ERAFM untuk ERAFM tercinta dan ucapan dari crew ERAFM angkatan 1, yaitu Bang Catur dan Bang Rikie. Tidak lupa sesi foto-foto bersama seluruh crew erafm. J


Oktiani Endarwati

Seminar Pedang Pena Bersama Sudjiwo Tedjo

Seminar Pedang Pena Bersama Sudjiwo Tedjo


Seminar Pedang Pena yang diadakan oleh kelas 2D Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia 2011 menghadirkan seorang seniman, Sudjiwo Tedjo. Seminar ini mengangkat tema “Saatnya perlawanan sebagai media kritik sosial.” Topik yang dibahas seputar sastra sebagai media kritik sosial. Tidak hanya itu, diskusi bersama Sudjiwo Tedjo juga membahas science, human, dan lainnya. Hal ini dikarenakan Sudjiwo Tedjo tidak hanya menyukai seni atau sastra tetapi segala pengetahuan dia serap.
Puisi adalah salah satu karya sastra. Puisi juga bisa dijadikan perlawanan sebagai kritik sosial. Misalnya membuat puisi dengan tema perlawanan terhadap korupsi. “Melawan korupsi harus sampai ke akarnya karena inti dari korupsi adalah iri dan dengki.” Kata Sudjiwo Tedjo. Tetapi memang tidak semua puisi bisa dijadikan perlawan terhadap kritik sosial.
Sudjiwo Tedjo mempunyai cara tersendiri dalam mengungkapkan kritik sosial, yaitu melalui lagu-lagunya. Dalam seminar ini, Sudjiwo Tedjo menyanyikan tiga buah lagu yang isinya berupa kritik sosial. Lagu ini terbilang unik karena pesan yang disampaikan secara tersirat.
Oktiani Endarwati

Kamis, 06 Juni 2013

Launching Streaming BPRS ERAFM-UNJ

Launching Streaming BPRS ERAFM-UNJ



Kamis, 16 mei 2013 Universitas Negeri Jakarta merayakan hari jadi yang ke-49 dengan tema “Membangun Karakter Bangsa Berwawasan Multikultural”. Acara dies natalis UNJ pada tahun ini dimulai dengan arak-arakan Bapak Prof. Dr. Bedjo Sudjanto Mpd (Rektor UNJ) mengelilingi kampus A Universitas Negeri Jakarta dengan menggunakan andong pada pukul 08.30 WIB.
   Pada perayaan dies natalis Universitas Negeri Jakarta tahun ini ada sebuah kado istimewa yang diberikan  oleh BPRS ERAFM-UNJ kepada kampus tercinta. Kado istimewa yang diberikan oleh BPRS ERAFM-UNJ kepada kampus tercinta  adalah sebuah Launching Streaming BPRS ERAFM-UNJ
 Launching streaming  BPRS ERAFM-UNJ diresmikan oleh Bapak Prof. Dr. Bedjo Sudjanto Mpd bertempat di Gedung Sertifikasi Guru Lantai 9, simbolisasi peresmian dilakukan ditandai dengan masuknya akun nama Bapak Prof. Dr. Bedjo Sudjanto Mpd dengan nama REKTOR UNJ ke dalam website streaming dan chatroom BPRS ERAFM-UNJ di radio.erafm-unj.com/stream.

Sigur Rós Live In Concert

Sigur Rós Live In Concert


Band beraliran Post Rock ini berhasil mengguncang pecinta musik tanah air pada Jumat, 10 mei 2013. Konser Sigur Rós diselenggarakan oleh promotor Flux n Play di Istora Senayan yang menampung ribuan penonton pecinta band asal Reyjavik, Islandia ini.
Tiket terjual habis dengan range harga dari 700 ribu- 1.5 juta untuk VIP. Gerbang Istora sudah mulai dibuka sejak pukul setengah 7 malam dan langsung dipadati oleh fans-fans  Jonsi (Gitar), Goggi (bas), Kjarri (keyboard), dan Orri (drum).
Dan akhirnya pada pukul 21.00 wib pertunjukan dimulai. Konser Sigur Rós menonjolkan kemegahan panggung dengan lighting yang tidak biasa dan tentunya keunikan musik Sigur Rós yang menyihir para penonton. Sigur Rós juga membawakan musiknya dengan eleganitas orchestra.
Jonsi hampir selalu menyanyi dengan teknik falset, sambil memainkan gitarnya, lebih sering seperti bermain cello, dengan menggunakan bow (alat gesek).

Seminar Beauty Class Bersama Warda

Seminar Beauty Class Bersama Warda


Seminar Beauty Class bersama Wardah yang diadakan pada 5 Mei 2013 mengajak para mahasiswa untuk tampil lebih cantik dengan produk Wardah. Seminar ini mengangkat tema bahwa cantik tidak cukup dari luar saja tetapi harus dari dalam. Oleh karena itu, dalam seminar ini memanggil para ahli kecantikan yang bersedia mengajarkan tata cara make up. Setiap peserta diberi beberapa fasilitas untuk belajar make up. Peserta diajarkan untuk melakukan make up dimulai dari membersihkan muka, cara memakai foundation, eye shadow, blush on, dan lainnya. Selain itu ada juga tutorial memakai hijab. Peserta yang membawa hijab bisa langsung mempraktekkannya. Setelah seminar ini, para peserta terlihat cantik dengan make up dan hijab yang pas untuk usianya.
Oktiani Endarwati

Selasa, 28 Mei 2013

LSPR PR Festival 2013 - Bumi Laut Tenggara

LSPR PR Festival 2013 - Bumi Laut Tenggara

Bumi Laut Tenggara (Kenali, Kunjungi, Cintai)
Acara ini diselenggarakan dengan tujuan Meningkatkan pengetahuan masyarakat Jakarta, khususnya anak muda akan potensi alam di Nusa Tenggara Timur khususnya Pantai Nihiwatu, Pulau 17 Riung, Danau Kelimutu dan Nusa Tenggara Barat khususnya Pantai Pink, Pantai Maluk dan Pulau Moyo.Dihadiri oleh :
1.      Marie Elka Pangestu (Menteri Pariwisata)
2.      Reinita arlin Puspita (Putri Pariwisata 2012)
3.      Riyani Djangkaru (Jejak Petualang)
4.      Sutiknyo (Admin lostpacker.com)  Serta penampilan spesial oleh
5.      Berto Pah (Finalis Indonesia Mencari Bakat)
6.      LSPR Modeling

Jumat, 24 Mei 2013

Workshop Jingle Maker 2013

Workshop Jingle Maker 2013


Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Angkatan 2010, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta dengan bangga mempersembahkan  Workshop Jingle Maker 2013  yang bertemakan “How To Be A Jingle Maker“
Merupakan acara Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan Univ. Negeri Jakarta dengan tujuan memfasilitasi dalam mengembangan dan meningkatakan wawasan, pengetahuan, dan kreatifitas seputar dunia radio terhadap mahasiswa/i Universitas Negeri Jakarta, Pelajar, Komunitas Radio se-Jabodetabek dan kepada masyarakat umum.

Ø  Workshop Jingle Maker 2013 “How To Be A Jingle Maker
Berisi penjelasan dan pembekalan informasi dibidang komunikasi terutama dalam bidang radio, yang disampaikan oleh para pembicara yang ahli dibidangnya. Workshop ini membahas mengenai How To Be A Jingle Maker, bagaimana cara menjadi seorang yang ahli dalam membuat jingle khususnya jingle radio. Workshop “How To Be Jingle Maker” ini juga bekerja sama dengan Radio Besar di Jakarta untuk dijadikan pembicara dalam penyampaian materinya. Selain itu, dalam workshop ini akan ada kuis seru berhadiah dan hiburan yang menarik seperti modern dance dan Accoustic performance yang akan diisi oleh Guest Star.

·         Workshop dengan Pemateri I yaitu : Yanti Yusfid dari RRI Pro 2 FM JKT
·         Workshop dengan Pemateri II yaitu : Joy Ritchie MD RADIO JKT
·         Live Accoustic performance yang akan diisi oleh HEYHO dr Warner Music Indonesia.






Waktu     : Jumat, 24 Mei 2013 Pkl 13.00 – 18.00 WIB

Tempat   : Perpustakaan Kampus A Univ. Negeri Jakarta.

HTM         : Rp. 30.000,- (Sertifikat + Snack )

Cp              : Fadlin Nuha : 0877 8242 5942 atau Rama Afriza : 0857 1414 7704


Tunggu apa lagi, buruan daftar!! Jadi bagian dari anak muda yang selalu kreatif !!
 Workshop Jingle Maker 2013 dipersembahkan oleh Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta dan didukung penuh oleh 107.8 ERA FM UNJ. Radionya Anak UNJ !!

Kamis, 23 Mei 2013

Musyawarah Buku Tentang Seksualitas dan Pemikiran Perempuan (Salihara)

Musyawarah Buku Tentang Seksualitas dan Pemikiran Perempuan (Salihara)


Pembicara: Intan Paramaditha dan F. Budi Hardiman

Selasa, 28 Mei 2013, 19:00 WIB
di Serambi Salihara
Terbuka untuk umum


Bagaimana perempuan merumuskan diri mereka dan bagaimana pula mereka dirumuskan oleh laki-laki, masalah ini telah menjadi klasik dalam sejarah. Para filsuf dan intelektual dari zaman Yunani klasik hingga abad kontemporer telah merumuskan perempuan dengan cara masing-masing dengan reaksi beragam yang muncul kemudian. Bagaimana cara perempuan mengada di dunia yang berwatak patriarkal ini? Apa yang berubah dan tetap bertahan setelah kemunculan pemikiran-pemikiran tentang perempuan?

Lewat dua buku bertema “seksualitas” dan “pemikiran perempuan” ini kita diperkenalkan dengan sosok dan pemikiran terkait. Misalnya, Christina Siwi Handayani membahas seksualitas menurut Julia Kristeva. Selanjutnya Gadis Arivia (tentang Simone de Beauvoir dan Seyla Benhabib), Haryatmoko (Michel Foucault), Robertus Robet (Jacques Lacan), Edi Riyadi Terre (Hannah Arendt), Moh. Yasir Alimi (Judith Butler), dan Neng Dara Affiah (Ziba Mir-Hosseini).  Tulisan-tulisan ini pada mulanya disampaikan dalam Seri Kuliah Umum di Komunitas Salihara sepanjang 2011.
Diskusi ini menghadirkan Intan Paramaditha dan F. Budi Hardiman. Intan Paramaditha adalah penulis fiksi yang tengah merampungkan disertasinya tentang film dan politik seksual di Universitas New York, Amerika Serikat. Sementara F. Budi Hardiman adalah dosen di STF Driyarkara, Jakarta.
Dua buku ini diterbitkan Komunitas Salihara berkat dukungan Hivos.

Pendaftaran dapat menghubungi 08170771913, 085719311150, daftar@salihara.org selama hari dan jam kerja.

Our Blog

Our Team

HRD
DEPARTMENT
BROADCAST
DEPARTMENT
PUBLIC RELATIONS
DEPARTMENT
LOGITECH
DEPARTMENT

Contact

Talk to us

Badan Penyelenggara Radio Siaran Educational Radio

Address:

Universitas Negeri JakartaGedung G Lantai 1 Ruang 1

Work Time:

Monday - Friday from 10am to 5pm

Phone:

0896-1006-1078