RADIONYA ANAK UNJ

Keep Inspiring, Kee Struggling, And Keep Being Low Profile.

Listening ERA FM UNJ Chat With DJ

ON AIR!

Morning Soul

Senin- Jumat. Jam 08.00 - 10.00 wib.

Read More

Kampus Kita

Senin- Jumat. Jam 10.00 - 12.00 wib.

Read More

Lunch Break

Senin- Jumat. Jam 12.00 - 14.30 wib.

Read More

Era Explore

Senin- Jumat. Jam 14.30 - 17.00 wib.

Read More

Request Kamu

Senin- Jumat. Jam 17.00 - 19.00 wib.

Read More

Chart

Latest Update Chart

Read More

Update

Sabtu, 26 September 2015

Beralih ke Transportasi Umum, Yuk! (Kata UNJ edisi XIII)

Beralih ke Transportasi Umum, Yuk! (Kata UNJ edisi XIII)

Kata UNJ edisi XIII
oleh Septia Dwi Ariani, Fakultas Bahasa dan Seni, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Jakarta




Sudah bukan hal yang mengejutkan lagi kalau setiap harinya Jakarta dilanda kemacetan. Meningkatnya volume kendaraan pribadi di Jakarta menjadi penyebab utamanya. Jumlah volume kendaraan pribadi sangat sulit dikendalikan karena tersedianya fasilitas kredit motor maupun mobil. Jadi, bukan hanya kalangan atas saja yang memiliki kendaraan pribadi, kalangan menengah dan bawah pun bisa memilikinya secara kredit. Disediakannya transportasi umum di Jakarta seperti, Trans Jakarta, Angkot, Taksi, dan yang baru-baru ini hangat diperbincangkan yaitu Gojek, masih belum mampu mengatasi kemacetan di Jakarta, di samping karena armadanya yang kurang memadai, warga Jakarta juga lebih memilih menaiki kendaraan pribadi mereka masing-masing dibanding harus berdesak-desakan naik transportasi umum. Tentu hal ini menjadi masalah besar bukan hanya bagi pemerintah, namun bagi warga Jakarta itu sendiri, mereka harus berjam-jam membuang waktu hanya untuk kemacetan. Tentunya hal tersebut dapat diminimalisir apabila warga Jakarta bersama-sama beralih ke transportasi umum. Saat ini banyak tersedia berbagai jenis transportasi umum yang bisa dipesan secara online contohnya, Gojek, Grab Bike, dan Grab Taxi ID, yang semakin memudahkan warga Jakarta untuk pergi ke sana, kemari dengan lebih cepat. Bila warga Jakarta berbondong-bondong beralih ke transportasi umum, tentu akan memberikan dampak yang cukup besar bagi Jakarta. Salah satunya adalah mengatasi kemacetan. Namun hal ini harus diimbangi dengan memadainya transportasi umum yang disediakan oleh pemerintah. Apabila transportasi umum telah memadai, sudah sepatutnya sebagai penikmat transportasi umum nantinya harus menjaga fasilitas yang telah diberikan oleh pemerintah dengan baik. Kalian ingin melihat Jakarta bebas dari kemacetan? Yuk mulai sekarang coba beralih ke transportasi umum!

find me on twitter and instagram: @septiadarians

MARKETING PLAN: MELATIH SKILL MELALUI AJANG PAMERAN (Kata UNJ edisi XII)

MARKETING PLAN: MELATIH SKILL MELALUI AJANG PAMERAN (Kata UNJ edisi XII)

Kata UNJ edisi XII
oleh Annisa Ul Hasanah Azmi, Fakultas Ekonomi, Jurusan Ekonomi dan Administrasi, Universitas Negeri Jakarta

Alamat Email              : annisaulhsnh@gmail.com 

 

Guna menghasilkan lulusan-lulusan yang terbaik, pasti setiap universitas akan membekali para mahasiswanya dengan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan bidangnya. Jikalau mahasiswa hanya dicekoki dengan materi-materi yang harus mereka pelajari  dan kuasai , hal ini tentunya akan membuat mereka kebingungan begitu memasuki dunia kerja, dunia yang sesungguhnya. Perlu ada praktek untuk mengaplikasikan pengetahuan yang mereka dapatkan, sehingga mereka juga mampu dalam mengaplikasikannya.
Dalam proses memberikan pembekalan kepada mahasiswa, tidak jarang para dosen memberikan tugas-tugas yang ada sebagian mahasiswanya merasa terbebani dengan tugas tersebut. Mulai dari prosesnya yang sulit, biaya yang tidak sedikit, dan yang paling utama adalah menghilangkan rasa malas terhadap diri sendiri untuk mulai mengerjakan tugas-tugas tersebut. Namun kita jangan hanya melihat dari sisi negatifnya saja, tapi coba telusuri hal positifnya. Seperti saat mengerjakan tugas dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi, kita juga akan memperoleh banyak pelajaran baru, karena kita mulai menggali informasi sebanyak-banyaknya untuk menyelesaikan penugasan tersebut. Dari yang tidak tahu apa-apa menjadi tahu akan suatu hal baru.
Seperti yang di lakukan oleh program studi Pendidikan Tata Niaga 2013 di bawah naungan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta. Program studi ini telah menyelenggarakan kegiatan Exhibition yang berlangsung pada 6 januari 2015 lalu di Gedung Raden Dewi Sartika Lantai 2. Kegiatan yang bertemakan “Pendidikan Tata Niaga 2013 Fair” ini sebenarnya merupakan sebuah penilaian untuk tugas akhir dari salah satu mata kuliah. Project Exhibition yang lebih dari sekedar Bussiness Plan, tetapi sudah memasuki ranah Marketing Plan.
Para mahasiswa yang terbagi menjadi beberapa kelompok diharuskan untuk membuat suatu konsep dalam memasarkan suatu produk, baik berupa barang ataupun jasa. Mereka beberapa kali melakukan tahap konsultasi dengan sang dosen, sampai finalnya mereka harus merealisasikan konsep tersebut dalam suatu kegiatan pameran, mempresentasikan masing-masing produk, dan membuat laporan kegiatan. Mereka mendirikan stand sesuai dengan produk yang dipasarkan serta menghiasnya sekreatif mungkin. Beberapa produk yang dipasarkan antara lain; Jasa pembuatan vector, distro, minuman pocari sweat, the rossela, wedding organizer, birthday organizer, event konser jazz, dan lomba stand up comedy yang bertemakan Battle of comic lenong. Dalam memasarkan barang dan jasa yang dikelola, mereka diharuskan untuk menghadirkan sesuatu yang unik, yang berbeda dari biasanya untuk menarik perhatian pelanggan sampai akhirnya sang pelanggan memutuskan untuk membeli produk mereka, dan merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan.
“Saya tahu project ini pasti akan mengeluarkan budget yang tidak sedikit dan membuat kalian merasa sedikit terbebani, namun kalian juga pasti akan mendapatkan pelajaran-pelajaran yang tidak sedikit juga, dari mulai membuat perencanaan, mengembangkan ide-ide kreatif, sampai pada tahap pelaksanaannya. Saya tidak ingin ketika kalian lulus nanti dan memutuskan untuk bekerja kalian tidak memiliki bekal apa-apa” Ujar sang dosen Bapak Usep Suhud, M.Si. Selaku dosen mata kuliah komputer pemasaran.
Jadi anggap saja penugasan semasa kuliah ini adalah latihan, jika dalam berlatih saja kita sudah terbiasa dihadapkan dengan hal-hal yang sulit dan beresiko, ke depannya pasti akan mudah untuk menyelesaikan suatu masalah. Seperti kata pepatah “Berakit-rakit dahulu, berenang-berenang ketepian”. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.



GAGAL? GAK MASALAH! (Kata UNJ edisi XI)

GAGAL? GAK MASALAH! (Kata UNJ edisi XI)



"Gak usah ngelakuin itu, nanti kalau gagal kan kamu bisa rugi besar. Emang mau?"

"Udahlah, main aman aja. Ngapain ngeribetin diri sendiri?"

"Kamu udah siap diejek dan diketawain orang banyak?"

Pernah gak kamu ngerasain perdebatan yang sedemikian hebat saat kamu akan melakukan suatu hal? Kata-kata yang semacam itu, tuh, yang biasanya dibisikin sama si tersangka di otak kamu untuk memengaruhi kamu. Orang-orang biasa menyebutnya dengan otak kadal. Tapi ternyata, otak kadal ini bukan hanya sekadar konsep atau istilah umum semata. Dia memang ada, 
amygdala kalau bahasa biologinya. 


Penjelasan singkatnya, amygdala bertugas untuk merespons rasa takut, marah, dan nilai-nilai negatif lainnya. Nah, dia akan selalu berusaha untuk mengajak kamu agar tetap hidup. Analoginya, kalau kamu digigit semut yang jelas lebih lemah, dia akan mengajak kamu untuk menginjaknya. Sementara kalau kamu bertemu dengan yang lebih kuat, buaya misalnya, dia akan mengajak kamu untuk kabur. Intinya, dia selalu berusaha untuk membawa kamu menetap di dalam comfort zone kamu.

Ini dia, nih, yang suka membuat kamu maju-mundur dalam melakukan suatu hal. Akibatnya, pemikiran kreatif kamu yang dikekang. Adakah baiknya hidup dalam kekangan? Kamu gak bisa mengeksplor kekereativan yang ada di otak kamu sendiri hanya karena bayang-bayang takut gagal yang dibisikkan oleh si otak kadal. Coba, mulai sekarang kamu tanamkan kalau gagal itu bukan soal.

Yap, gagal itu bukan soal. Kamu hanya butuh berbenah sedikit.

Pertama, kepercayaan diri. Kamu akan terus takut gagal kalau kamu gak percaya sama kemampuan kamu sendiri. Gimana orang lain mau percaya sama kamu? Toh, kamu sendiri bahkan gak percaya. Ya, kan?

Kedua, jangan takut. Ketika kamu memulai sesuatu yang dianggap buruk, jangan pernah takut. Well, kamu (dan mereka) gak akan pernah tau apakah sesuatu itu baik atau buruk kalau kamu belum memulainya, kan? Ejekan, makian, hinaan, dan sebagainya anggap aja sebagai melodi pengiring kesuksesan kamu nantinya.

Ketiga, say no to plan B. Kadang, orang-orang yang terlalu takut gagal dalam melaksanakan suatu hal sudah lebih dulu menyiapkan rencana-rencana berikutnya yang akan mereka lakukan untuk tetap meraih kesuksesan. Sebetulnya, disadari atau tidak, hal itu adalah celah bagi si otak kadal tadi untuk masuk dan kembali membuat kamu takut. Fokus dan matangkan satu rencana, jalankan dengan maksimal, dan sukses akan datang.

Keempat, berani melawan arus. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meraih kesuksesan: be the firstbe the bestbe different, atau kombinasi dari ketiganya. Nah, dengan mempunyai pemikiran yang terbuka dan berani untuk melawan arus pemikiran orang banyak bisa membawa kamu menjadi seseorang yang berbeda. Dan biasanya, perbedaan atau keunikan itulah yang akan mudah untuk diingat.

Dan yang kelima, jangan banyak alasan.

Omong-omong soal gagal, sering dengar, "Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda," kan?

Yuk, ambil beberapa contoh pebisnis yang pernah gagal:


Howard Schultz dengan Starbucks Coffee-nya tidak menyerah setelah proposalnya ditolak oleh bank sebanyak 242 kali.


Walt Disney tidak menyerah setelah 302 kali membuang konsep taman bermainnya ke keranjang sampah. Kalau beliau menyerah, tidak akan terwujud arena hiduran keluarga yang bernama Disneyland.


Jika Rovio Entertainment yang merupakan sebuah perusahaan game interaktif di Finlandia angkat tangan setelah merilis 51 aplikasi permainan yang tidak laku di pasaran, maka Angry Birds tidak akan lahir dan tidak pula dapat dinobatkan sebagai game mobile tersukses sepanjang masa.

***
Well, dari beberapa contoh di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa kegagalan jangan dijadikan beban. Kegagalan itu pecutan. Artinya, kita harus lebih semangat dan meninggalkan ketakutan yang kita punya. Selalu ada pesan di balik gagal, untuk sabar misalnya. Mungkin bukan waktunya, ada yang lebih tepat untuk kamu bisa dipandang hebat.

Jadi, sekali gagal udah mau nyerah? :p

"It is impossible to live without failing at something, unless you live so cautiously that you might as well not have lived at all—in which case, you fail by default." – J. K. Rowling




Salam semangArt,





Pertiwi Yuliana







T: @prtiwiyuliana

Rabu, 23 September 2015

The 2nd ODYSCE 2015 : One Day Seminar of Civil Engineering

The 2nd ODYSCE 2015 : One Day Seminar of Civil Engineering

Anak jurusan teknik sipil pasti udah ga asing lagi ya sama acara ini? Ya, acara seminar untuk anak teknik sipil ini pasti udah ditunggu-tunggu. Dengan tema “Pembangunan Transportasi Berkelanjutan Menghadapi Krisi Energi Nasional” , acara ini sukses digelar pada hari Sabtu, 19 September 2015 di gedung Sertifikasi Guru lantai 9.
Seminar ini selain mempunyai tema besar, juga didukung dengan beberapa sub-tema dan diisi dengan sesi diskusi antara para peserta dengan pembicara. Sebelum masuk ke topik pertama, Prof. Ir. Suryono Dikum, M.Sc, PhD, IPM sebagai keynote speaker membahas garis besar tema seminar.
The 2nd  ODYSCE 2015 mempunyai 2 sub-tema besar, pertama yaitu Revitalisai Tata Kelola Pembangunan Transportasi Atasi Melonjaknya Kebutuhan Energi dan dimoderatori oleh Dr. Ir. Sylvia Ananda Anwar, M.Sc. Pada sub-tema besar pertama ini diisi dengan 2 pembahasan yaitu Kondisi/Permasalahan Transportasi serta Kebijakan dan Strategi Menciptakan Transporatsi Perkotaan Berkelanjutan yang dibawakan oleh Ir. Jujun Endah Wahyunigrum dan Bus Rapid Transit Development Around the World oleh Yoga Adiwinarto, ST M.Sc.

Sub-tema besar yang kedua adalah Realisasi Kebutuhan Energi dan Infrastruktur Pendukung Transportasi Berkelanjutan. Pada sub-tema kedua ini, terdapat pembahasan Menyikapi Energi Baru Terbarukan di Sektor Tranporatsi dalam Rangka Membangun Sustainable Transportation oleh Prof. Dr. Ir. Mohammad Nasikin, M.Eng dan Investasi Infrastruktur Menjadi Aset & Sekaligus Menjawab Kebutuhan Pasar Industri oleh Drs. Kris Suyanto. Pada sesi kedua ini, pembahasan topik dimoderatori oleh Dr. Dra. Henita Rahmayanti, M.Si. Acara tidak hanya pembahasan topik, tapi juga diselingi oleh AISEC UNJ dan doorprize. Pada saat pembahasan topik pun, sesi diskusi berjalan dengan seru dan menarik. 

Nuril Imtihanah 

UNJ Fashion Event

UNJ Fashion Event

      Kebutuhan akan berbusana yang baik dan mengikuti zaman merupakan hal yang wajib untuk diketahui dan dikembangkan khususnya oleh para designer-designer muda di Indonesia yang memiliki pemikiran modern dan fleksibel. Hal itulah yang disadari oleh mahasiswa/i dari Program Studi D3 dan S1 Tata Busana Universitas Negeri Jakarta, tidak hanya menciptakan busana yang menarik digunakan tetapi juga bagaimana caranya untuk dapat bersaing dan eksis di MEA. Melalui tujuan tersebut, hadirlah UNJ Fashion Event pada Rabu, 9 September 2015 yang bertempat di Gd. Sertifikasi Guru lt. 9 dan Lobby Sertifikasi Guru.  

Acara yang terbagi atas dua tempat tersebut dibagi berdasarkan waktu dan kegiatannya. Pada pukul 09.00 – 12.30 ada Seminar Stadium General Pendidikan Tata Busana menghadapi MEA 2015 dengan Kreativitas dari kearifan Lokal dengan pembicara dari Pihak Kementrian Perindustrian, Perwakilan dari Pendidikan Tata Busana Ibu Eti Suryati M.Pd, Perwakilan dari Industri Garmen Ibu Respati Sandi Kirana dan Perwakilan Industri Fashion Designer Iwan amir, S.Pd dengan brand “Baduis Project”. Karya-karya mahasiswa/i  dipajang dengan apik di Lobby Sertifikasi Guru dari pukul 12.30 -15.30, dan diakhiri oleh fashion show BALINEXQUISITE pada pukul 15.30 – 17.30. Pagelaran busana ini menunjukkan bahwa siapapun dapat berkreasi dan bersaing di dunia yang semakin maju mengikuti arus globalisasi.  





Erna Cahyani

Sabtu, 19 September 2015

Ratimaya Sarasvati

Ratimaya Sarasvati




Produktif, mungkin kata ini yang mewakili mampu mewakili. Sarasvati, band asal Bandung yang beranggotakan 8 orang personil ini tak pernah absen membuat album. Entah mini album, full album, ataupun album kolaborasi. Tercatat sudah 4 album yang dihasilkan, sepanjang 5 tahun perjalanan karier bermusik mereka. Antara lain Story of Peter (2010), Mirror (2012), Sunyaruri (2013), Ballades (kolaborasi dengan Gran Kino 2015).
                Sarasvati dulu adalah project solo dari sang vokalis yang bernama Risa Saraswati. Nama belakang Risa lah yang mengilhami nama belakang ini. Sarasvati adalah tulisan Sanskrit dari Saraswati. Seiring berjalannya waktu, Sarasvati yang sempat berubah-ubah formasi akhirnya memutuskan untuk dikukuhkan sebagai sebuah band. Dengan formasi akhir band ini adalah Risa Saraswati (Vokal), Marshella Safira (Vokal Latar), Hinhin Akew (Gitar), Gallang perdhana (Bass), Gigi Priadji (Sequencer), Papay Soleh (Drum), Kevin Rinaldi (Kibor), dan Iman Jimbot (Kecapi & Suling).
                Bukan hal mudah menggabungkan banyak kepala yang berlatar belakang musik berbeda atas nama Sarasvati. Namun sejauh ini, ke-delepan personil Sarasvati mampu meleburkannya hingga tercipta sebuah musik yang cukup dinamis. Orang menyebut band ini sebagai band beraliran Pop Kontemporer.
                Imej yang dibangun oleh Sarasvati begitu kuat. Meski konon katanya tak pernah mengonsep imej, kata "Horor" begitu melekat dalam setiap karya yang dihasilkan oleh Sarasvati. Tak ada niat untuk melepas imej ini, hanya saja ada keinginan untuk menciptakan sesuatu yang berbeda. Tidak melulu karya tentang hantu dan segala sesuatu yang bersifat horor, seperti karya-karya Sarasvati di album sebelumnya.
                Selama hampir 6 bulan, mereka meramu sebuah album baru. Ada yang menarik disini, album ini tak lagi soal hantu. "Ini adalah cita-cita kami sejak lama" Ungkap Risa mewakili personil lainnya. Album ini berjudul "Ratimaya Sarasvati", yang artinya Bayangan Keindahan. Yang menarik dari album ini adalah konsep pengemasan lagu ke lagu. Ada sebuah benang merah yang akhirnya menghubungkan 10 lagu yang ada di album baru ini. Sebuah sosok fiktif bernama Ratimaya diangkat menjadi jarum yang menjahit benang album ini. Tak hanya itu, di album ini Sarasvati juga berkreasi membuat  Audio Book yang menjadi penghantar antar lagu.
                Demajors didaulat menjadi label dari album terbaru Sarasvati. Label musik independent ini berani menaungi Sarasvati yang sebelumnya tak pernah berada dibawah naungan label. Ini akan menjadi sebuah album yang baru, dan tentu saja... segar.
                Musik Sarasvati yang didominasi piano, string, kecapi suling, dan nada-nada minor masih menjadi menu utama dalam album ini. Lirik lagu pun beranekaragam, 50 % bahasa indonesia, 45 % bahasa Inggris, dan 5 persen bahasa sunda. Tercatat di album sebelumnya Sarasvati mengajak beberapa nama musisi untuk berkolaborasi, antara lain Tulus, Cholil ERK, Dewa Budjana, dan Ink Rosemary. Di album ini Sarasvati mendaulat Anji dan Agung Burgerkill untuk berkolaborasi di dua lagu mereka. Yang tak kalah menarik, di album ini Sarasvati mengaransemen sebuah lagu milik Homogenic, band yang pernah membesarkan nama Risa Saraswati (vokal) sebelum membentuk Sarasvati.


Selasa, 08 September 2015

TheOvertunes – Ku Ingin Kau Tahu

TheOvertunes – Ku Ingin Kau Tahu


Tiga kakak beradik Mikha, Reuben dan Mada yang tergabung dalam TheOvertunes tidak pernah berhenti untuk memberikan kejutan kepada penggemarnya. Tanggal 4 September 2015 mereka meluncurkan single terbarunya berjudul Ku Ingin Kau Tahu. Lagu ini diambil dari debut album mereka bertitel “Selamanya.”
Lagu yang manis, dinamis, sarat nuansa pop akustik ini diciptakan oleh Mikha, sedangkan aransemen vokal dan komposisi musiknya digarap oleh Mikha, Reuben dan Mada. Lagu yang membawa suasana damai dan gembira ini adalah lagu yang temponya paling cepat diantara single-single yang pernah dirilis sebelumnya oleh TheOvertunes.

Video lirik dihadirkan dengan mengangkat cerita yang apik yaitu kisah  cinta dua insan yang bersahabat dari kecil, beranjak dewasa, hingga menikah dan mempunyai anak.

Simak videonya disini 

Jumat, 04 September 2015

International New Singles September Minggu ke 1 2015

International New Singles September Minggu ke 1 2015





FIFTH HARMONY – “I’M IN LOVE WITH A MONSTER”
Setelah sukses dengan “Worth It” yang menjadi high rotation di seluruh dunia, Fifth Harmony kembali hadir ke tengah-tengah kita dengan single terbarunya, “I’m in Love With a Monster”.
Single ini merupakan OST dari film Hotel Transylvania 2 yang akan tayang bulan September 2015.
Saat ini Fifth Harmony tengah menjalani rangkaian tour di Amerika Serikat dan pada akhir September mereka akan melakukan sejumlah kegiatan promo yang sejalan dengan dirilisnya film Hotel Transylvania 2.

PAUL KALKBRENNER – “FEED YOUR HEAD”
Paul Kalkbrenner adalah seorang DJ asal Jerman yang memulai karirnya sejak tahun 1999. Sejak awal karirnya hingga sekarang ia telah merilis 4 buah studio album yang kesemuanya berhasil masuk ke jajaran tangga lagu di Negara-negara Eropa.
Pada tahun ini ia merilis single terbarunya yang berjudul “Feed Your Head”. Dan di tahun ini pula album keempat Paul yang berjudul “7” dirilis dan telah berada di posisi 10 besar tangga lagu Eropa.


WALK THE MOON – “DIFFERENT COLORS”
Sukses dengan “Shut Up and Dance” yang menjadi hits saat ini, Walk The Moon merilis single berikutnya yang berjudul “Different Colors”.
“Different Colors” diambil dari album terakhir mereka, “Talking is Hard”.


LUNCHMONEY LEWIS – “WHIP IT”
LunchMoney Lewis adalah musisi hip hop asal Amerika yang menjadi pembicaraan hangat lewat singlenya yang berjudul “Bills” yang berhasil masuk ke tangga lagu Billboard Hot 100 dan mendapatkan penghargaan Double Platinum di Australia.  Kali ini ia kembali dengan single terbarunya yang berjudul “Whip It”.
“Whip It” telah ia bawakan live di Today Show pada bulan Agustus dan mendapatkan respon yang positif dari awak media.



International New Singles Agustus Minggu Ke 4 2015

International New Singles Agustus Minggu Ke 4 2015






JTR – “OH MY MY”
Ini dia the next big thing, JTR!
JTR adalah band asal Swedia yang terdiri dari 3 kakak beradik; John, Tom, dan Robin. Nama JTR diambil dari inisial ketiga kakak beradik ini.
JTR pertama kali meraih perhatian ketika mereka mengikuti audisi The X Factor 2013. Uniknya, mereka melakukan audisi di Australia, jauh dari Negara asal mereka. Dan mereka baru tiba di Australia sehari sebelum jadwal audisi. Di kompetisi ini, JTR berhasil masuk ke posisi 7 besar.
Setelah kompetisi berakhir, mereka merilis single pertama mereka yang berjudul “Ride”, yang berhasil masuk menjadi peringkat 2 tangga lagu indie Australia.
Di tahun 2015 ini, JTR merilis single terbarunya yang berjudul “Oh My My”. Single ini merupakan single pertama dari album JTR yang akan rilis juga di tahun ini.

MATTHEW KOMA – SO F**KIN ROMANTIC
Matthew Koma adalah seorang musisi asal Amerika Serikat yang memulai karirnya sejak tahun 2010. Sepanjang karirnya, Koma sering bekerjasama dengan DJ-DJ kelas dunia seperti Hardwell, Alesso, Zedd, Tiesto, hingga OneRepublic. Dan juga, ia pernah bekerjasama dengan musisi seperti Ellie Goulding dan Charli XCX, Far East Movement, hingga LMFAO.
Di tahun ia merilis single terbarunya yang berjudul “So F**kin Romantic”.


KYGO – “STOLE THE SHOW”
Kygo adalah seorang DJ muda asal Norweiga yang memulai karirnya sejak tahun 2011. Selama karirnya Kygo pernah bekerjasama dengan musisi ternama, di antaranya adalah Avicii dan juga Coldplay.
“Stole The Show” adalah single terbaru Kygo setelah sebelumnya ia merilis “Firestone” yang mendapat respon positif dari awak media dari berbagai belahan dunia.
“Stole The Show” saat ini menduduki peringkat pertama di tangga lagu Norwegia, dan juga sedang berada di posisi 8 besar tangga lagu Negara – Negara Eropa.


GARNiDELiA – “ARiA”


GARNiDELiA adalah duo asal Jepang yang dibentuk pada tahun 2010. GARNiDELiA terdiri dari Maria (vokal), dan Toku (producer).
Mereka tampil pertama kali membawakan lagu “Color”, yang kemudian dijadikan soundtack anime “Freezing”. “Ambigous” menjadi single mereka yang dijadikan soundtrack anime, “Kill La Kill”.
Pada tahun 2015 ini, GARNiDELiA juga akan tampil di event Anime Festival Asia di Jakarta yang akan digelar pada tanggal 25 – 27 September.



Our Blog

Our Team

HRD
DEPARTMENT
BROADCAST
DEPARTMENT
PUBLIC RELATIONS
DEPARTMENT
LOGITECH
DEPARTMENT

Contact

Talk to us

Badan Penyelenggara Radio Siaran Educational Radio

Address:

Universitas Negeri JakartaGedung G Lantai 1 Ruang 1

Work Time:

Monday - Friday from 10am to 5pm

Phone:

0896-1006-1078