RADIONYA ANAK UNJ

Keep Inspiring, Kee Struggling, And Keep Being Low Profile.

Listening ERA FM UNJ Chat With DJ

ON AIR!

Morning Soul

Senin- Jumat. Jam 08.00 - 10.00 wib.

Read More

Kampus Kita

Senin- Jumat. Jam 10.00 - 12.00 wib.

Read More

Lunch Break

Senin- Jumat. Jam 12.00 - 14.30 wib.

Read More

Era Explore

Senin- Jumat. Jam 14.30 - 17.00 wib.

Read More

Request Kamu

Senin- Jumat. Jam 17.00 - 19.00 wib.

Read More

Chart

Latest Update Chart

Read More

Update

Selasa, 20 November 2018

Soul of Nation 2018

Soul of Nation 2018



Hallo Edufriend! Telah diadakannya, acara Soul of Nation pada tanggal 15-20 november 2018. Acara ini dilaksanakan di Lapangan UPT Perpustakan UNJ. Soul of Nation tersebut merupakan acara tahunan kelima dari Sosiologi dan prodi Pendidikan IPS UNJ yang sekaligus memperingati hari Sumpah pemuda.

Tema dari acara Soul of Nation tahun ini adalah “Khatulistiwa” yang mempunyai arti yaitu gerakan semangat pemuda sportif dalam jiwa. Sportif disini juga berarti Kesatria yang kuat dan jujur. Dalam melaksanakan kompetisi tersebut, diharapkan para peserta yang mengikuti kompetisi tersebut tidak hanya asal berkompetisi, melainkan bisa membentuk mental pemuda yang kuat, jujur dan berkesatria. Bentuk Acara ini berupa Kompetisi futsal yang diikuti oleh semua prodi yang ada di UNJ dan tari ratoeh jaroe untuk khalayak umum seperti pelajar SMA/K dan mahasiswa baik internal UNJ maupun eksternal UNJ .

Soul of Nation dipersiapkan sejak bulan Mei dan sudah dipersiapkan secara matang. Acara ini juga bekerja sama oleh salah satu unit UKM yang ada di UNJ yaitu UKO(Unit Kegiatan Olahraga) pada bulan oktober lalu. Proses diadakan kegiatan Soul of Nation ini sangat panjang dan mempunyai banyak kendala yang dihadapi. Salah satu kendala nya pada pemasalahan disposisi tempat, tetapi semua kendala dapat teratasi dengan baik berkat kerjasama panitia dan seluruh pihak yang terlibat.  Saat berlangsungnya acara ,  faktor cuaca  yang tidak menentu menjadi masalah, karena menghambat proses berlangsungnya acara selama 12 pertandingan dan cukup memakan waktu yang lama.
Samapi Jumpa di Soul of Nation tahun depan ya, Ediifriend!.

Radina

JOURNALISTIC IN CAMPUS 2018

JOURNALISTIC IN CAMPUS 2018





Journalistic in Campus 2018 atau yang biasa disebut “JURASSIC” merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh BEMP Sastra Inggris, Universitas Negeri Jakarta. Mengangkat tema “Global Broadcasting Through Journalism” peserta diharapkan dapat terpicu untuk terjun langsung ke dalam dunia jurnalistik untuk menulis berita yang berkaitan dengan isu-isu global.

JURASSIC tahun ini menampilkan pembicara yang luar biasa dengan jam terbang yang tinggi loh Edufriend!!! Di sesi pertama, Kanty Widjaja yang merupakan top 15 Miss Indonesia 2012 hadir dengan materi videography. Kanty membahas teknik pengambilan gambar video seputar tourism di Indonesia dan bagaiamana membuat feeds instagram yang keren menggunakan aplikasi picnic atau adobe lightroom. David Rizal selaku news reporter SCTV juga ikut serta dalam acara ini. David membagikan suka duka dirinya selama 6 tahun menjadi news reporter mulai dari liputan tanpa adanya seorang juru kamera, hampir tewas dan mencium ratusan bau mayat saat bertugas, serta pengalaman berjalan-jalan ke beberapa negara. Menurut David, reporter itu harus memiliki otak yang encer, update dengan berita terkini, kritis, mampu menulis berita  berstruktuk 5W+1H, mempunyai kemampuan negosiasi yang tinggi, dan menyampaikan berita setiap kali diperlukan.  Ia juga berpesan “janganlah mengeluh untuk menjadi seorang news reporter yang hebat, persiapkan mental dan jasmani kalian karena menjadi reporter merupakan pekerjaan yang dinamis”.



Adanya simulasi langsung untuk menjadi news reporter dan travel vlogger merupakan hal yang spesial dari Jurassic tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sekitar 100 peserta telah memenuhi Aula Maftuchah Yusuf mulai dari jam 8 pagi hari sabtu, 17 November 2018. Persiapan yang matang telah dilakukan panitia sejak 3 bulan yang lalu, “hambatan terbesar yang dirasakan yaitu menyesuaikan visi dan misi antara panitia dengan pembicara untuk materi yang ingin disajikan” ungkap Wildan selaku ketua pelaksa JURASSIC 2018.
Salah satu peserta, Shidiq mengungkapkan tujuan datang ke acara ini untuk menggali ilmu tentang jurnalistik dan penasaran akan materi yang disajikan terutama dalam bidang news reporter. “Saya terpacu untuk membuat feeds yang rapi karena apa yang kita post di instagram menggambarkan diri kita sebenarnya” ungkapnya. Tidak hanya mendapat ilmu namun saya mendapatkan earphone JBL gratis. Terimakasih JURASSIC” ungkap Abi, selaku pemenang kompetisi VLOG diacara tersebut.

Aulia Cahya Kusuma

Minggu, 18 November 2018

Malam Penganugerahan Duta UNJ 2018

Malam Penganugerahan Duta UNJ 2018



Jumat (16/11/2018), telah dilaksanakan sebuah Malam Penganugerahan Duta UNJ 2018. Bertempat di Aula Latief Hendradiningrat, Kampus A, UNJ, acara ini disaksikan oleh ratusan pasang mata yang sangat antusias sertak sorak sorai para pendukung duta-duti yang memenuhi Aula Latief.
Malam Penganugerahaan Duta UNJ 2018 yang mengangkat tema Wonderful Indonesia di tata dengan sangat apik dan sesuai dengan tema yang diangkat oleh Tim Humas UNJ selaku penyelenggara acara, mulai dari dekorasi pintu masuk Gd. Dewi Sartika, photo booth dengan backdrop wayang  serta red carpet-nya, dan juga tata cahaya lampu yang menawan.  
Dari pengumpulan berkas terdapat 60 nama yang berhak mengikuti seleksi tahap 1 berupa wawancara, lalu disaring lagi menjadi 20 pasang putra dan putrid yang berhak mengikuti seleksi tahap 2 yang materinya berupa introductory speech dan impromptu speech, dan disaring lagi menjadi 10 pasang putra da putrid untuk mengikuti seleksi tahap 3 yang materinya adalah simulasi pertanyaan, psikotes, tes kemampuan bahasa inggris dan FGD(Focus Group Discussion), dan akhirnya terpilih menjadi 6 pasang finalis duta-duti UNJ yang akan tampil di malam penganugerahan duta UNJ 2018.
Duta UNJ yang ada sejak tahun 2012 telah mencetak sejumlah 72 alumni duta UNJ dan tahun ini merupakan perhelatan tahun ke-7 yang mencetak ke-12 duta-duti UNJ 2018 yang akan menjadi representative UNJ serta menjadi garda terdepan universitas dan menjadi ujung tombak citra positif UNJ.
Acara ini dibuka dengn medley tarian daerah yang sangat ciamik oleh 12 finalis duta-duti UNJ, pembacaan laporan kegiatan oleh Kepala Kantor Humas dan Informasi Publik UNJ dan dibuka secara simbolis oleh WR bidang Kerjasama dan Perencanaan UNJ dengan menembakkan laser ke layar yang disediakan. Lalu dilanjutkan dengan perkenalan 12 finalis duta-duti UNJ, sesi pertanyaan untuk 12 finalis, penampilan hiburan dari Batavia Chamber Orchestra, fashion show serta pesan dan kesan dari duta-duti UNJ 2017, lalu ditutup dengan pengumuman  keputusan dari penilaian dewan juri diumumkan yang melahirkan:
  • ·         Juara 1 Indriawan Afriliana (FMIPA) dan Dwi Ega (FBS)

mendapatkan uang tunai 1.500.000, hampers Sariayu, goodie bag Estetiderma berisi produk, free treatment Estetiderma senilai 1.500.000, dan free UKT 2 semester.
  • ·         Wakil I Aldio Deon (FT) dan Anasha Citra (FIP)

Mendapatkan uang tunai 1.250.000, hampers Sariayu, goodie bag Estetiderma berisi produk, free treatment Estetiderma senilai 1.000.000, dan free UKT 2 semester.
  • ·         Wakil II Resha Purnama (FE) dan Sarah Alfiatunisa (FBS)

Mendapat uang tunai 1.000.000, hampers Sariayu, goodie bag Estetiderma berisi produk, free treatment Estetiderma senilai 500.000 dan free UKT 2 semester.
  • ·         Favorit Duta UNJ 2018 Willy Firmansyah (FBS) dan Salsabila Saniyya (FPPSi)

Mendapat uang tunai 750.000, hampers Sariayu, dan free UKT 2 semester.
  • ·      Finalis Duta UNJ 2018 Aditya Gilang (FBS), Yovita Vina (FIP), Bayu Kurniawan (FIS)  dan Amalia Fadhila (FPPSi)

Mendapat uang tunai 500.000, goodie bag Sariayu berisi produk, dan free UKT 2 semester.

Setelah mendengar keputusan dari dewan juri sorak sorai dari para penonton di Aula Latief sangat menggelegar, malam itu sebuah halaman dari buku baru sejarah Duta UNJ kembali terukir. Selamat kepada 12 finalis duta dan duti UNJ, semoga selalu menjadi terbaik.


Enggal Fauzia







SEMARAK FESTIVAL ARAB ke 9

SEMARAK FESTIVAL ARAB ke 9



                Sejak Senin (12/11/2018) sampai dengan Rabustand yang menjual berbagai macam pilihan makanan. Ternyata acara tersebut adalah Semarak Festival Arab, Edufriend. Atau yang sering kita temui dengan singkatan SAFAR. Tahun ini merupakan kesembilan kalinya SAFAR diadakan.
14/11/2018 lalu, di Lapangan UPT Perpustakaan telah kita lihat sebuah panggung yang berdiri serta cukup banyak
                Mengusung tema “Nuansa 1001 Malam di Bumi Nusantara”, ketua pelaksana SAFAR, Muhammad Syamsurisidi menyatakan “kita mengangkat nuansa 1001 malam yangmana identik dengan timur tengah. Karena prodi kami, Pendidikan Bahasa Arab yang juga berasal dari timur tengah, maka dari itu kami pun mengangkat tema tersebut”. Maka dari itu, properti serta konten acaranya pun mengangkat nuansa timur tengah. Selain ingin mempererat silaturahmi dengan prodi, fakultas, maupun universitas, SAFAR juga ingin menumbuhkan rasa suka terhadap bahasa Arab. Hal tersebut juga didukung oleh konten acara yang dominan berbahasa Arab.
                Di SAFAR 9 terdapat banyak sekali lomba, Edufriend. Terdapat 12 lomba yang terdiri dari kategori Lomba – lomba tersebut pun sudah diadakan sejak Senin (12/11/2014) lalu. Diantaranya terdapat lomba hadroh, puisi Arab, menyanyi Arab, cerdas cermat, pidato, debat Arab, membaca berita, musabaqoh hifdzil Quran, musabaqoh tilawatil Quran, taqdimul qishah. Acara ini juga dapat disaksikan untuk seluruh warga UNJ, Edufriend. Sebab berlokasi di Lapangan UPT Perpustakaan yang banyak dilalui oleh mahasiswa UNJ. Apalagi banyak stand yang dibuka mulai dari makanan hingga kecantikan.
                SAFAR merupakan program kerja BEM Prodi Bahasa Arab yang melibatkan 3 angkatan yaitu 2016, 2017, dan 2018. Selain itu, acara ini telah dipersiapkan selama satu tahun lho, Edufriend. Mulai dari pemilihan ketua pelaksana, rekrutmen panitia, hingga mencari sponsor dan rekan media.  Sebelum puncak acara, SAFAR 9 juga memiliki rangkaian acara. Dimulai dengan Seminar Kebudayaan yang diisi oleh Wakil Menteri Luar Negeri untuk Arab Saudi, Bapak Sunarko, di Aula Gedung Sertifikasi Guru, Beauty Class oleh Wardah di Aula D108, lalu yang terakhir adalah puncak acara yang diadakan di Aula UPT Perpustakaan.

Nabila Hidayah


D3 Jasa Usaha Wisata

D3 Jasa Usaha Wisata


                Edufriend, pernah enggak membayangkan punya usaha tur yang menawarkan paket liburan murah dan menarik ? atau mungkin pernah penasaran gimana caranya memperkirakan biaya untuk suatu perjalanan pariwisata ?. Di program studi D3 Jasa Usaha Wisata, Edufriend akan mempelajari hal – hal yang udah DJ sebutkan tadi. Seperti apasih program studi D3 Jasa Usaha Wisata?.
                Program studi D3 Jasa Usaha Wisata ini merupakan salah satu program vokasi yang ada di UNJ dan bernaung di bawahFakultas Ilmu Sosial. Mungkin Edufriend pernah nih bertemu dengan mahasiswa – mahasiswa Jasa Usaha Wisata. Sebab hampir setiap harinya mereka menggunakan seragam lho, Edufriend !.  Dari hari Senin, Rabu, hingga Kamis ada seragam khusus selain itu pada hari Selasa dan Jumat mahasiswa diwajibkan memakai batik. Untuk bawahan pun harus memakai celana bahan. Kalaupun terpaksa memakai celana jeans, celana jeans tersebut haruslah polos dan tidak boleh robek – robek. Sepatu pun diwajibkan memakai pantofel, tidak boleh menggunakan sepatu keds.
                Penampilan menjadi hal krusial nih, Edufriend. Pada masa perkuliahan mereka sudah punya standar grooming. Yakni pada mahasiswa laki – laki rambut tidak boleh gondrong, rambut tidak diwarnai, juga harus wangi. Sedangkan pada mahasiswa perempuan diharuskan untuk menguncir rambut model cepol, rambut juga tidak boleh diwarnai, dan tentunya harus wangi. Bahkan pernah ada lho, Edufriend, peristiwa dimana sang koordinator program studi, Heriyanti Utami, tidak mau menguji presentasi seorang mahasiswa dikarenakan mahasiswa tersebut berwajah lesu, dan pada akhirnya mahasiswa tersebut diminta untuk cuci muka terlebih dahulu.
                Di prodi Usaha Jasa Wisata ini, Edufriend bisa mempelajari bagaimana membuat paket perjalanan wisata, akomodasi hotel, selain itu ternyata di Usaha Jasa Wisata ini juga mendapat mata kuliah MICE dan Event Managementl ho, Edufriend !. Juga terdapat matakuliah P3K dasar yang juga disertai praktek. Dikarenakan program studi vokasi, tentunya di program studi ini Edufriend lebih banyak praktek. Seorang alumni Usaha Jasa Wisataangkatan 2015, Quinta Badzlina menyatakan “di kuliah ini kita 60% praktek dan cuma 40%-nya aja kita teori.”
               Di semester 3 contohnya, mahasiswa prodi Jasa Usaha Wisata nantinya akan melalui praktek Observasi Daerah Tempat Wisata (ODTW) ke Jawa Barat selama 5 hari. Setelah observasi, mahasiswa akan diminta untukmembuat paket perjalanan untuk adik tingkat. Praktek ODTW ini yang membuat harus kakak tingkat, misalny amahasiswa semester  5 membuat paket perjalanan hasil ODTW kepada mahasiswa semester 3. Kakaktingkat yang membuat paket perjalanan tersebut dalam satu angkatan dibagi per-kelompok 6 orang. Kelompok – kelompok tersebut dilombakan dan adik tingkat diminta untuk mem- voting kelompok dengan paket perjalanan yang mereka sukai.
                Mahasiswa Usaha Jasa Wisata juga punya dosen idola, Edufriend. Ada dua dosen yang menjadi favorit, pertama bapak Rahmat Darmawan atau yang kerap dipanggil bang Rahmat. Beliau ramah terhadap mahasiswa dan juga easy going. Di samping itu, ia juga menjadi dosen pembimbing BEM Usaha Jasa Wisata. Kedua, adapak Nino. Pak Nino ini banyak diidolakan mahasiswanya karena dinilai tampan oleh mahasiswanya, wahwah pasti mahasiswa perempuan bakal semangat nih kalau diajar beliau…
                Buat Edufriend yang pengen kenalan sama mahasiswa Usaha Jasa Wisata, bisa nih mengunjungi mereka  di Laboratorium Prodi yang ada di sebelah kiri gedung Fakultas Ilmu Sosial atau bisa juga datang ke kelas tempat para mahasiswa mengikuti perkuliahan, yakni di lantai 3 gedung Fakultas Ilmu Sosial. Selain itu, mahasiswa Jasa Usaha Wisata juga suka berkumpul di Arena Prestasi dan sekretariat BEM.       

Nabila Hidayah

Program Studi Tata Boga

Program Studi Tata Boga



Halo Edufriend, welcome back di info prodi! Yuk kita mulai menilik dan mengulik prodi di UNJ lagi. Kira-kira info dari prodi apa ya kali ini?

Jadi tuh info prodi ini datang dari Fakultas Teknik. Mesin? Elektro? Sipil? Jawabannya bukan Edufriend. Kali ini kita bakal ngebahas Pendidikan Tata Boga atau yang sekarang udah berubah namanya jadi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner. Secara spesifik, Pendidikan Tata Boga atau Pendidikan Vokasional Seni Kuliner ini masuk kedalam Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga (IKK) di Fakultas Teknik UNJ.

Tata boga adalah ilmu pengetahuan mengenai boga (seni mengolah masakan) yang meliputi persiapan pengolahan sampai dengan menghidangkan makanan itu sendiri yang bersifat tradisional maupun Internasional. Jadi udah pasti nih anak tabog suka masak memasak. Eits tapi jangan kira anak tabog masak terus ya kuliahnya, seringkali juga anak tabog melakukan praktikum seperti mahasiswa lainnya.

Ada stigma yang menganggap bahwa jurusan ini cuma buat perempuan aja. Tapi ini cuma stigma loh Edufriend. Di lapangan, cukup banyak laki-laki yang jadi bagian dari program pendidikan ini. Dan kalau dipikir-pikir tuh banyak banget gaksih chef terkenal yang berkelamin laki-laki, contohnya aja Gordon Ramsay.

Buat menjadi mahasiswa tata boga tuh cukup sulit, gak kayak yang dipikirin orang-orang kebanyakan. Persaingan untuk menjadi mahasiswa prodi ini cukup ketat. Walaupun prodi ini adalah ranah soshum di SBMPTN, hal yang dipelajari selama kuliah banyak pelajaran IPA alias biologi, gizi dan teman-temannya. Paket lengkap banget gaksih kuliahnya.

Buat sehari-hari, prodi ini melakukan kegiatan perkuliahan di Gedung H. Itu tuh yang gedungnya di seberangnya Gedung G. Tapi kalo buat mata kuliah di luar mata kuliah prodi sih tetep ya kuliahnya di Gedung Dewi Sartika atau Gedung RA Kartini. Nah yang paling terkenal di Gedung H-nya anak tata boga tuh adalah cafenya yang dinamakan Beranda Restaurant and Pastry juga Terrace Cafe yang isinya makanan-makanan affordable dan enak, ya jelas sih yang bikin anak tata boga sendiri. Cafe ini adalah salah satu bentuk dukungan kampus terhadap prodi ini untuk membantu mengembangkan mahasiswa dan mengajarkan mahasiswa untuk mengelola restaurant sendiri.

Ada banyak sekali prospek kerja & karir yang bisa kamu jalani sebagai lulusan tata boga nanti, diantaranya adalah manajer layanan makanan, barista, food stylish, baker, chef/head chef, pengusaha kuliner, dan masih banyak lagi. Jadi meskipun judulnya adalah 'Pendidikan' yang berarti bergelar S.Pd tapi gak selalu harus jadi pendidik aja loh Edufriend.

That's all, Edufriend, gimana infonya? Nambah wawasan banget dong ya pastinya. Sampai jumpa di info prodi selanjutnya!


Widya Arumdwita

D3 Konstruksi Bangunan Gedung dan S1 Pendidikan Vokasional Konstruksi Bangunan

D3 Konstruksi Bangunan Gedung dan S1 Pendidikan Vokasional Konstruksi Bangunan



Menurut pandangan kalian mahasiswa FT itu gimanasi? Apakah Edufriend masi berpandangan bahwa mahasiswa FT itu kasar, urakan, isinya cowok semua, cewek-cewek tomboi dan sebagainya???

Nah sebelumnya mau kasih tahu nih Edufriend, kalau yang akan kita bahas kali ini adalah rumpun teknik sipil yang menaungi dua buah prodi nih yang pertama S1 Pendidikan Teknik Bangunan yang berubah nama menjadi S1 Pendidikan Vokasional  Konstruksi Bangunan dan D3 Teknik Sipil yang berubah nama menjadi D3 Konstruksi Bangunan Gedung, eittss tapi Edufriend, kabar terbarunya nih nama prodinya ga jadi berubah tetep balik ke S1 Pendidikan Teknik Bangunan dan D3 Teknik Sipil.

Terus nih Edufriend, karakter mahasiswa jenjang pendidikan itu berbeda, kalau kalian masuk ke prodi ini, kalian akan mengetahui perbedaannya, contohnya mahasiswa S1 pendidikan itu lebih kalem karena mereka belajarnya ditambah dengan mata kuliah pendidikan. Tapi, walaupun beda jenjang, dosen-dosen teknik yang mengajar di dua prodi ini adalah dosen yang sama, jadi dosen S1 mengajar D3, begitupun sebaliknya. Berbicara soal akreditasi, akreditasi kedua prodi ini adalah B.

Nah Edufriend, disetiap prodi pasti punya tempat tongkrongan yang khusus dan enak untuk dijadiin tempat istirahat dari dunia perkuliahan dan organisasi. Nah di rumpun teknik sipil ini ada tempat yang namanya DPR (Dibawah Pohon Rindang) yanh jadi salah satu tempat favorit mahasiswa Teknik Sipil untuk nongkrong, yang kedua di pendopo-pendopo FT, biasanya orang-orang yang nongkrong disini adalah para pencari stop kontak, terakhir runpun Teknik Sipil juga mempunyai kolam ikan yang belum tentu dimiliki prodi lain dan terkadang jadi spot foto mahasiswa loh.

Di prodi Teknik Sipil juga identik dengan jajanan yang sering menemani ketika nongkrong, yaitu, kue kelimut (keju selimut), dan warkop ala-ala yang dijual di area DPR alias Di bawah Pohon Rindang, Edufriend.

Jika berbicara tentang badan eksekutif atau himpunan mahasiswanya, HIMA Teknik Sipil identik dengan PDH merah maroon, dan mahasiswa teknik sipil identik dengan Baju PDH cokelatnya, Edufriend. Mahasiswa prodi ini juga tergabung dalam forum komunikasi teknik sipil se-Indonesia, yang lebih uniknya lagi di sipil Rumpun Teknik Sipil dekat dengan Muska Al Biruni (Musholla), tapi mahasiswa prodi ini lebih memilih untuk sholat di musholla Pasca Sarjana karena jumlah mahasiswa yang shalat melebihi daya tampung musholla Al-Biruni.

Nah gimana nih edufriend?? Unik banget kan kedua jurusan ini. Jadi, kalian ga perlu ragu lagi dan bisa langsung menetapkan pilihan untuk menjadi mahasiswa S1 atau D3 sesuai dengan yang Edufriend banget pokoknyaa.



Zahra Verona

Makna Sebuah Pencapaian Dalam Hidup

Makna Sebuah Pencapaian Dalam Hidup


Hasil gambar untuk pencapaian

Berbicara tentang pencapaian, tentu setiap orang mempunyai definisinya masing-masing. Ada yang menyebutnya apa yang kita peroleh, ada yang menganggap apa yang kita lampaui. Lantas adakah dari pandangan mereka yang salah? Jawabannya, tidak. Semuanya benar dengan sudut pandang positif.

"Saya tidak pernah mendapatkan pencapaian membanggakan"

Seringkali saya mendengar kalimat semacam ini. Mungkinkah lupa bahwa sedari masih seorang bayi, kita sudah melakukan pencapaian? Mulai dari kita dilahirkan, saat indera dalam tubuh ini dapat berfungsi dengan baik, satu demi satu, itu adalah sebuah pencapaian dan pastinya, itu membanggakan bukan cuma untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang-orang yang menantikan kita hadir di dunia.

Melewati hari demi hari sebagai mahasiswa juga adalah pencapaian. Kita berhasil melawan rasa kantuk di pagi hari dan rasa malas menghadapi hiruk pikuk ibukota demi sampai ke kampus. Kita menang bertarung dengan kemalasan agar dapat mengerjakan tugas yang diberikan.

Memaknai setiap hal yang terjadi dalam hidup kita itu hal yang wajib. Kita harus cukup menghargai diri sendiri agar dapat melihat apa yang kita capai, apa yang kita peroleh, apa yang kita raih. Tidak peduli itu pencapaian kecil atau besar, berbahagialah jika mendapatkannya. Tidak perlu membandingkan diri sendiri dengan orang lain lalu berkecil hati setelahnya. Pupuklah rasa bersyukur agar tidak muncul ambisi negatif di diri kita, kembangkan diri ke arah positif.


Widya Arumdwita
Fakultas Bahasa dan Seni

Sabtu, 17 November 2018

Makna Sebuah Pencapaian Dalam Hidup

Makna Sebuah Pencapaian Dalam Hidup


Gambar terkait

Bercerita tentang pencapaian hidup seolah-olah tiada kata yang bisa menutup dan mampu mengakhirinya. Ia bukanlah hanya sekedar kata yang tertulis oleh pena, namun sebuah tujuan penuh makna. Menjalani hidup tanpa tujuan rasanya hidup menjadi hambar bagai sayur tanpa ketumbar.

Menjadi seorang yang bermanfaat itu penting dalam sebuah pencapaian hidup. Bila bukan untuk bermanfaat, lalu buat apa kita hidup?. Mengutip perkataan salah seorang penulis ahmad rifai rifan “ada milyaran manusia yang hidup dalam satu generasi. Tetapi hanya ada segelintir saja orang yang namanya kemudian muncul menjadi bintang, sementara sebagaian besar lainnya terpaksa alur hidupnya sederhana yaitu lahir-hidup beberapa saat dan meninggalkan dunia tanpa ada sedikit sejarah yang layak dikenang generasi setelahnya, maka dari itu jangan sampai ada dan tiadanya dirimu tiada bedanya.

Salah satu perbedaan yang paling mendasar adalah besarnya pengaruh dan kadar kebermanfaatan dari setiap orang. Mereka yang terkenang oleh sejarah bukan manusia yang hanya memikirkan kepentingan pribadinya semata. Efek sosial yang disebabkan oleh kehadirannya jauh lebih luas dibandingkan orang-orang disekitarnya. Kebanyakan mereka bukan orang yang individualis, mereka berjiwa sosial. Mereka yakin ketika ia menolong makhluk di bumi, maka yang dilangit pasti menolong hidupnya. Dan ketika banyak orang yang merasakan manfaat dari keberadaan dirinya, maka dia pun pasti akan menerima balasan yang berkali lipat dalam hidupnya.

Salah satu pencapaian dalam hidup ialah menjadi manusia yang kehadirannya harus ada didunia ini, yang sosoknya dibutuhkan, dicintai, dan disayangi oleh orang-orang disekitarnya. Pencapaian hidup tertinggi ialah menjadi

manusia yang kehadirannya selalu dinanti dan kepergiannya ditangisi. KH. Hasyim Asy’ari pernah mengungkapkan, “kemuliaan didapatkan ketika seorang lebih mementingkan kesusahan orang lain diatas kesusahannya sendiri, dan

hal tersebut juga menjadikan seseorang itu sebagai hamba yang tidak mengeluh dan selalu bersyukur.”

Makna pencapaian hidup ialah menemukan tujuan hidup itu sendiri. Dan untuk dapat menemukan tujuan hidup kita harus memiliki pedoman hidup. Beberapa pedoman dalam makna pencapaian hidup ialah:

1.       Hidup adalah Ujian

Dalam menjalani kehidupan ini, kita sebagai manusia akan diuji terus-menerus dengan beragam cobaan dan masalah yang akan kita dapatkan. Kita akan diuji dengan harta benda, keluarga, penyakit, dan hal lainnya. Maka kita sebagai manusia haruslah mencari cara mengatasi masalah tersebut, dengan meyakini bahwa masalah tersebut suatu saat akan kita lewati dan semua itu hanyalah cobaan atau ujian.

2.       Hidup itu sementara

Kehidupan manusia didunia ini hanya berlangsung sementara saja. Maka gunakanlah sisa hidup sebagai ladang amal kebermanfaatan.
3.       Kehidupan di akhirat lebih baik

Kehidupan kita didunia kelak akan berkaitan dengan kehidupan kita diakhirat setelah meninggal dunia. Maka dari itu jadilah manusia yang Hidup sekali – Berarti – Lalu Mati.

Dari ketiga point diatas, makna pencapaian hidup pada intinya ialah untuk beribadah dan bertakwa kepada Allah SWT. Dengan senantiasa ingat kepada Allah dengan takwa, memperdalam ilmu, menjalani hidup sesuai aturan-Nya. Meskipun manusia mendapat latihan jasmani yang sehebat-hebatnya, tidak akan berguna jika manusia tidak mempunyai kebermanfaatan, Kepandaian yang bagaimanapun tingginya, tidak ada gunanya jika manusia itu tidak mempunyai manfaat, manusia yang bermanfaat akan dikenang oleh generasi setelahnya. Pencapaian hidup sama dengana manusia bermanfaaat.




Wahyudi

Fakultas Ekonomi

Prodi Bimbingan Konseling

Prodi Bimbingan Konseling



Edufriend, mengenang masa sekolah dulu pastinya Edufriend pernah dong memiliki masalah. Tetapi Edufriend bingung mencari solusi dimana. Cerita ke teman, tidak memecahkan masalah, ke pacar? Wah belum tentu ada juga hehehe, ke orang tua? Hmmm malu, ke wali kelas? malu jugaa. Dahulu guru - guru kita pasti pernah bilang "pergilah ke Bimbingan Konseling kalau kalian ada masalah." Selain itu, jika ada suatu masalah di sekolah seperti membolos pasti siswa tersebut juga dibawa ke Bimbingan Konseling atau yang lebih sering disebut sebagai guru BK.

Kampus tercinta kita UNJ, juga punya program studi Bimbingan dan Konseling, Edufriend. Prodi Bimbingan dan Konseling ini berada di bawah naungan Fakultas Ilmu Pendidikan dan sudah ada sejak tahun 1963. Mahasiswa Bimbingan dan Konseling dapat Edufriend temukan di gedung Daksinapati lantai 3 dan Gedung R.A. Kartini lantai 7. Karena memang kelas mereka ada di sana. Atau Edufriend juga bisa menemui mereka di KAJUR Bimbingan dan Konseling. Di sana ada sebuah meja yang biasanya digunakan mahasiswa Bimbingan dan Konseling untuk berdiskusi.

Apa saja sih yang dipelajari di prodi Bimbingan dan Konseling? Pada dasarnya, psikologi dan bimbingan konseling memiliki tujuan yang sama yaitu membantu menyelesaikan masalah. Tetapi ini dia yang membedakan, Edufriend. Seorang psikolog membantu orang lebih sehat dalam bentuk mentalnya. Dengan kata lain orang tersebut memang sudah bermasalah dengan mental dan syarafnya. Sedangkan, seorang guru BK atau konselor yang dipulihkan adalah orang – orang sehat yang mempunyai masalah. Nah, terlihat kan, Edufriend perbedaannya?.

Di Prodi Bimbingan dan Konseling Edufriend juga akan mempelajari teknik bagaimana menyelesaikan masalah dari klien. Ketika ada seorang anak bercerita, yang harus diketahui oleh guru BK atau konselor tersebut adalah mengetahui titik permasalahan dari si anak. Barulah dari situ mereka menentukan teknik seperti apa yang akan digunakan dalam menyelesaikan masalah.
             
Di prodi ini mahasiswa mengidolakan dosen yang bernama kak Hilma. Beliau masih muda namun sudah berkeluarga. Maka dari itu lebih akrab dipanggil ‘kak’. Beliau terkenal dengan sifatnya yang ramah dan ketika mendengar suaranya, orang – orang akan terbawa untuk terbuka dengannya.

Prodi Bimbingan Konseling yang ada di UNJ ini berlandaskan pendidikan, maka sasaran yang dipulihkan ialah peserta didik di sekolah. Oleh karena itu, lulusan dari Prodi Bimbingan dan Konseling UNJ bergelar S. Pd. (Sarjana Pendidikan) yang nantinya akan menjadi guru BK di sekolah. Prospek kerja sempet jadi masalah di prodi ini. Sebenarnya banyak sekolah yang membutuhkan, tetapi informasi tidak sampai ke jurusan. Maka dari itu mahasiwa dituntut untuk pro aktif dalam mencari – cari info lowongan kerja.

ERAFM sempat mewawancarai salah satu mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Aziizah, mahasiswa BK angkatan 2015 menceritakan bahwa minatnya masuk ke jurusan ini sudah terlihat sejak ia duduk di bangku SMP. “Sejak SMP – SMA, gue selalu jadi orang yang dicurhatin sama temen – temen. Nah karena dari dulu udah belajar teknik dasar, di BK jadi belajar banyak. Gue ngerasa di jurusan ini gue bisa merapihkan diri sendiri. Karena nantinya di dunia kerja bener-bener udah siap menghadapi klien, yang memang mempunyai banyak karakter yang berbeda.”

Nabila Hidayah

Senin, 12 November 2018

E-BULETIN ERAFM-UNJ NOVEMBER 2018

E-BULETIN ERAFM-UNJ NOVEMBER 2018










      





Sabtu, 10 November 2018

PONSEL UNJ

PONSEL UNJ




            Halo edufriend, pada tanggal 2 sampai 9 november lalu nih,  BEM Prodi Pendidikan Teknik Elektro, menggelar sebuah acara yang bernama PONSEL. PONSEL itu sendiri adalah Pekan Olahraga dan Seni Teknik Elektro yang merupakan program kerja Departemen Seniora, dibawah naungan BEM Prodi Pendidikan teknik elektro 2018, acara ini merupakan ajang bagi pelajara SMA dan civitas akademia UNJ untuk menunjukan minat dan bakatnya dalam hal kesenian dan Olahraga. Di dalam acara ini terdapat berbagai macam perlombaan seperti futsal, photography, dan Accoustic Competition.
            Pada tanggal 2 november dimulai dengan Opening ceremony acara PONSEL yang dimana berisi MC membuka acara, pembacaan tilawah, menyayikan lagu Indonesia Raya, sambutan-sambutan, pembacaan janji wasit dan atlet, dan seremonial oleh dosen pembimbing dengan cara menggunting ikatan pita yang diikat di salah satu gawang, dan dilanjutkan dengan perlombaan futsal. Didalam perlombaan futsal sangat menarik karena banyak tim-tim yang mendaftar dengan penuh kekuatan maupun skill yang dipunya oleh masing-masing tim yang mengikuti perlombaan futsal antar civitas akademia UNJ. Untuk perlombaan photography diadakan sepanjang acara, setiap peserta diwajibkan menampilkan foto terbaiknya lalu diberikan penilaian dengan cara voting like terbanyak melalui Instagram.
            Acara ini ditutup oleh penampilan dari band band akustik pada tanggal 9 november 2018. Adapun tujuan dari acara ini adalah untuk mewadahi mahasiswa civitas akademia UNJ dibidang bakat dan minat olahraga dan seni.

Firhan rahmat

Jumat, 09 November 2018

Grand FEstival 2.0

Grand FEstival 2.0




Hai Edufriend! Selasa, 6 November 2018 lau, Dj telah liputan nih di pertandingan FUC (FE UNJ Champonship) pada rangkaian acara Grand FEstival 2.0 dan FUC kali ini diselenggarakan di GOR Pasar Minggu. Dj juga mewawancarai wakil ketua Grand FEst 2.0 yang bernama Dimas Irawan mengenai kegiatan acara tersebut.
Jadi, Grand FEstival 2.0 merupakan tahun kedua acara dari fakultas ekonomi yang terdiri dari beberapa kegiatan seperti FUC (FE UNJ Championship), WOW (Week Of Writing), dan Seminar Nasional yang diselenggarakan dari 5 November sampai 29 November 2018. Tema dari GrandFEstival 2.0 tahun ini adalah All for One Goals yang maknanya adalah dalam semua hal untuk menggapai suatu tujuan di butuhkan satu tujuan yang sama guna mencapai goals yang ada dan dengan cara semua dijadikan satu tujuan. Tujuan dari acara ini adalah membuat suatu rangkaian untuk memberikan wadah bagi mahasiswa dan mahasiswi dalam mengembangkan bakatnya khususnya mahasiswa/I fakultas ekonomi yang berminat pada bidang olahraga serta karya tulis dan disertai seminar nasional yang bertujuan untuk mengedukasi wirausaha muda di Indonesia. Sasaran dalam acara ini adalah seluruh civitas akademika universitas dan seluruh civitas akademika fakultas ekonomi di seluruh Indonesia.
Panitia internal terbentuk september tetapi mulai berjalan acaranya sekitar bulan oktober. Proses kegiatan Grand FEstival sangat panjang dan banyak rintangan yang dihadapi, tetapi menurut Dimas inti untuk mencapai semua acaranya adalah kesabaran dan kerja keras dalam satu visi. Hasil yang ingin dicapai adalah berhasilnya atau suksesnya grandfestival 2.0 dan menciptakan pengalaman yang indah pada semua panitia yg terkait. Berlangsungnya acara ini terbilang sukses meskipun mendapat banyak masukan dari setiap peserta, intinya semuanya itu diambil pelajarannya karena pelajaran paling berharga adalah didapat dari pengalaman yang telah di peroleh.
Buat Edufriend yang ketinggalan FUC tahun ini, tunggu FUC tahun depan ya! Sampai jumpa!



Kristanti

E k s p l o r e (The Unstopable You)

E k s p l o r e (The Unstopable You)




Haiii Edufriend, tanggal 5-8 November 2018 lalu nih CAB(Calon Anggota Baru) KMPF(Kelompok Mahasiswa Peminat Fotografi) angkatan 38 telah berhasil mengadakan sebuah pameran fotografi yang rangkaiannya sendiri terdiri dari; Pameran fotografi, Workshop, dan Live Acoustic. Pameran fotografi yang bertajuk Eksplore(The Unstopable You) ini diadakan di lobby Gd. Dewi Sartika, Kampus A, sementara workshop dan live acoustic yang berlangsung pada tanggal 6 November diadakn di Aula Daksinapati, Kampus A, UNJ.
Bertemakan Eksplore(The Unstoppable You) yang berarti kita sebagai fotografer harus mengeksplore ke segala aspek dalam duni fotografi, mulai dari berbagai kategori foto; human interest, foto lanskap, model, bangunan, produk, dan lain-lain, jenis-jenis lensa dan kamera yang digunakan, sampai sudut-sudut yang pas ketika membidik sebuah objek, ungkap Sultan (ketua pelaksana). Total karya yang ditampilkan ada 51 foto yang berasal dari 35 CAB KMPF, tujuan acara ini adalah untuk mengedukasi tentang dunia fotografi kepada civitas akademika UNJ, dan lebih dari 350 civitas akademika UNJ yang berkunjung ke pameran eksplore ini, nih Edufriend, seruu yaaa, kita tunggu yaa pameran selanjutnya, KMPF!

Enggal Fauzia



Kamis, 08 November 2018

OUTBOUND ORAKOM 2018

OUTBOUND ORAKOM 2018






Outbound merupakan rangkaian puncak dari kegiatan Orakom ERAFM-UNJ yang dijalankan oleh departemen HRD yang ada di ERAFM. Orakom sendiri merupakan singkatan dari Orientasi Radio Komunitas yang mana Orakom sendiri menaungi para civitas akademika UNJ yang ingin menyalurkan minat dan bakatnya khususnya di bidang keradioan dan juga bagi yang ingin menjadi salah satu bagian dari keluarga besar ERAFM. Tahun ini, ERAFM berhasil melantik 21 keluarga baru(angkatan 17) yang akan menerurskan tonggak perjuangan ERAFM dalam dunia keradioan.

Outbound Orakom dilaksanakan pada tanggal 2, 3, dan 4 November yang bertempat di Villa Restu Bundo, Puncak. “Tema yang di angkat pada Orakom kali ini adalah fun, yang maknanya adalah di rangkaian Orakom tahun ini, kami panitia berharap dengan mengusung tema fun ini, akan membawa ke-fun-an untuk semua aspek yang terlibat dalam acara Orakom ini; panitia, CAB(Calon Anggota Baru), serta abang-abang dan mpo-mpo keluarga ERAFM. Acara yang dipersiapkan sejak September ini mengalami dinamika yang naik turun baik dari faktor internal (panitia) maupun eksternal(CAB), meskipun demikian berkat bantuan dan kerja keras seluruh pihak acara ini bisa berlangsung dengan baik dan fun tentunya”, ungkap Athila Masarah selaku ketua pelaksana. “Tujuan aku dateng ke acara ini biar bisa dilantik oleh kakak-kakak ERAFM dan menjadi keluarga baru ERAFM, outbound ERAFM SERUUU!!! Karena rangkaian acaranya isinya games semua dan itu seru banget, di outbound kali ini aku menambah teman sih yang pasti, dan juga menambah wawasan tentang ERAFM dan juga radio di Outbound ini karena games yang kami mainkan selalu ada sangkut pautnya dengan radio dan juga siaran”, ungkap Intan, salah satu keluarga baru ERAFM. Selamat datang keluarga baru angkatan 17 ERAFM-UNJ, semoga tetap sefrekuensi!.



                                                                                                         
   M. Elpram Ilmawan

The 41st JGTC Opening and Press Conference

The 41st JGTC Opening and Press Conference



Jazz Goes to Campus (JGTC) merupakan festival musik jazz kampus yang pertama dan terbesar yang di selenggarakan di Indonesia, yang merupakan signature event dari mahasiswa FEB UI. Tahun ini, FEB UI kembali menyelenggarakan festival JGTC ke-41. Tahap awal dari pelaksanaan acara The 41st Jazz Goes To Campus ialah dengan diadakannya The 41st Jazz Goest To Campus Opening and Press Conference yang diselenggarakan di Institut Francais d’ Indonesie pada hari Jumat (2/10/2018).

Setiap tahunnya JGTC menawarkan lebih dari sekedar festival music jazz. Acara ini telah berhasil mewadahi perkembangan insan industri musik yang mendedikasikan diri untuk musik jazz dan komunitas musik melalui rangkaian program acara diantaranya diawali dengan JGTC Opening and Press Conference, JGTC Talkshow, JGTC Band Competition, JGTC Roadshow to Semarang, JGTC Gathering and Charity Night, JGTC Community Night dan ditutup oleh puncak acara yaitu JGTC Festival yang akan diselenggarakan pada tanggal 2 Desember 2018 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia.
The 41st Jazz goes to campus mengusung tema ‘Bring The Jazz On’ yang berangkat dari semangat untuk mempertahankan eksistensi jazz di Indonesia pada usianya yang sudah melewati 4 dekade. Pemilihan tema Bring The Jazz On diharapkan dapat mengorbankan semangat penikmat music jazz untuk terus merayakan dan menikmati jazz, - Project Officer JGTC, Muhammad Raihan Dwisastra
Dalam festival ke-41 ini, JGTC berhasil mendatangkan musisi ternama baik Internasional maupun nasional yang akan meramaikan panggung JGTC, diantaranya Samifati dari Prancis, serta musisi tanah air seperti Glenn Fredly, HiVi, Andien, Reza Artamevia, Teddy Adhitya, Warna, Saxx in the City, Dwiki Dharmawan, Rahmania Astrini, Hajarbleh Bigband serta masih banyak lagi.


Nurul Azizah

Our Blog

Our Team

HRD
DEPARTMENT
BROADCAST
DEPARTMENT
PUBLIC RELATIONS
DEPARTMENT
LOGITECH
DEPARTMENT

Contact

Talk to us

Badan Penyelenggara Radio Siaran Educational Radio

Address:

Universitas Negeri JakartaGedung G Lantai 1 Ruang 1

Work Time:

Monday - Friday from 10am to 5pm

Phone:

0896-1006-1078