RADIONYA ANAK UNJ

Keep Inspiring, Kee Struggling, And Keep Being Low Profile.

Listening ERA FM UNJ Chat With DJ

ON AIR!

Morning Soul

Senin- Jumat. Jam 08.00 - 10.00 wib.

Read More

Kampus Kita

Senin- Jumat. Jam 10.00 - 12.00 wib.

Read More

Lunch Break

Senin- Jumat. Jam 12.00 - 14.30 wib.

Read More

Era Explore

Senin- Jumat. Jam 14.30 - 17.00 wib.

Read More

Request Kamu

Senin- Jumat. Jam 17.00 - 19.00 wib.

Read More

Chart

Latest Update Chart

Read More

Update

Senin, 29 Desember 2014

Bakti Sosial Angel 2015

Bakti Sosial Angel 2015

Di awal tahun 2015 nanti, BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS TARUMANAGARA (BEM FE UNTAR) akan mengadakan kegiatan Bakti Sosial. Berbeda dengan tahun-tahun sebelum nya, tema BAKSOS tahun ini adalah “ANGEL”, An act of kiNdness by Giving and hELping the society. Bakti sosial ini memang menjadi salah satu acara tahunan BEM FE UNTAR. Kegiatan ini juga merupakan salah satu aksi nyata sebagai lembaga mahasiswa tertinggi di FE UNTAR untuk menunjukan kepedulian dan pengabdian terhadap masyarakat . Bakti sosial ini akan diadakan pada tanggal 7 -9 Januari 2015 yang  akan diselanggarakan di kelurahan Pedes, Cikampek, kabupaten Karawang (tempat dalam konfirmasi), karena taraf hidup masyarakat di desa tersebut  tergolong masih sangat rendah dan karena itu, mereka sangat membutuhkan uluran tangan dari kita semua.
Kegiatan yang akan dilakukan dalam acara BAKSOS tahun 2015 ini, antara lain:
1.       Pembangunan Infratruktur,
2.       Penyuluhan Kesehatan,
3.       Pengobatan Gratis,
4.       Dan Pembagian Sembako
dan lain-Lain.
Bagi kamu yang ingin berpartisipasi dengan mengulurkan bantuan bagi saudara-saudara kita, kamu dapat memberikan sumbangan dalam bentuk pakaian,mainan dan juga sembako yang dapat dikumpulkan ke Sekretariat BEM FE UNTAR lantai 8 Hall A Kampus 2 UNTAR.
Selain itu sumbangan juga dapat berupa dana yang dapat di transfer ke no rekening BCA 4830350603 atas nama Michelle Kurniawan.
Jangan lupa follow  instagram @baksosbemfeuntar, karena 100% keuntungan akan disumbangkan ke acara baksos ini, ayo belanja sambil berdana
Mari kita bersama-sama mengulurkan tangan bagi warga desa yang membutuhkan melalui acara BAKSOS ini, dan bersama-sama kita bangun masyarakat lebih sejahtera, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan taraf hidup. Karena, sedikit dari kita akan sangat berarti bagi warga desa yang membutuhkan.
More info:
Devina 085711236068

Patrick 087876897719

Minggu, 21 Desember 2014

DESKUSTIK! ERAKUSTIK part 2

DESKUSTIK! ERAKUSTIK part 2

           Deskustik, desember akustik yang diselenggarakan hari kamis 18 Desember lalu pastinya berlangsung asik, edufriend. Erakustik kali ini diadakan sedikit berbeda dengan Erakustik sebelumnya mulai dari waktu pelaksanaan hingga tema yang diangkat.
ini dia penampilan salah satu pengisi DESKUSTIK dari anak-anak UNJ
Biasanya, Erakustik berlangsung siang hingga sore hari. Namun kali ini, acara yang memiliki konsep afternoon tea berlangsung mulai pukul 4 sore hingga 8 malam. Yang unik adalah dekorasi yang disesuaikan konsep, membuat panggung Fakultas Ekonomi disulap mirip cafe bergaya classic.
penampilan beatbox dari East Beatbox
Pengisi acara yang berasal dari dalam maupun luar UNJ menampilkan kebolehan mereka mulai dari beatbox hingga membawakan lagu ciptaan sendiri. Meskipun dimulai sore hari, lapangan parkir sekitar panggung FE sudah ramai sejak pukul 8 pagi, karena acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai macam booth mulai dari makanan, minuman, aksesoris, sepatu dan pakaian. Dan yang tidak pernah sepi, photo booth pastinya.
Penampilan dari IDEAZ sebagai penutup dari acara DESKUSTIK
Selepas waktu istirahat shalat maghrib, acara semakin seru karena para penonton tidak perlu menunggu lama untuk melihat performance dari guest star Erakustik 2, Ideaz. Kakak-kakak Ideaz membawakan banyak lagu, diataranya lagu RAN yang berjudul dekat dihati dan tentunya single mereka yang berjudul berakit-rakit. Last but non least, lagu Sheila On 7 yang berjudul sebuah kisah klasik yang dibawakan IDEAZ menutup acara malam itu dengan sempurna. We just couldn’t stop sing together. J


Uti Nantika

Sabtu, 20 Desember 2014

KANDIDAT GM BPRS ERAFM-UNJ PERIODE 2015/2016

KANDIDAT GM BPRS ERAFM-UNJ PERIODE 2015/2016



1
Amiruddin Muthi


VISI dan Misi : bergerak melangkah bersama dengan satu tujuan.

 2
Grace Patricia

VISI: 
BPRS ERA FM UNJ sebagai wadah sebagai civitas akademika UNJ dalam edukasi dan entertainment di bidang radio. Dan BPRS ERA FM UNJ tetap eksis, antipasif, dan inovatif di bidang keradioan dan organisasi.

MISI:
1. Mengadakan pelatihan di bidang keradioan
2. Mengadakan lomba/event di bidang  keradioan
3. Membudayakan senyum, sapa, salam, dan hidup bersih
4. Menciptakan rasa perduli terhadap tanggung jawab dan                           lingkungan sekitar
5. Memfasilitasi anggota dengan kantor yang nyaman. 

3
Bisri Al Wasil



VISI:
Mewujudkan BPRS Erafm-UNJ sebagai wadah informasi, komunikasi, kreatifitas yang berasaskan pendidikan dan media untuk civitas akademika, Institusi Perguruan Tinggi dan atau luar kampus.

Misi:
1. Mempublikasikan secara massif mata acara dan penyiarnya yang ada di ErafmUNJ ke seluruh civitas akademika UNJ.
2. Memudahkan akses pendengar (Edufriend) untu mendengarkan ErafmUNJ.
3. Memelihara dan menjaga semua perangkat siar agar terselenggara baiknya siaran.
4. Menyelenggarakan event dalam kampus yang melibatkan civitas akademika. 

4
Rizka Annisa Fitri

VISI:
Meningkatkan kualitas kepenyiaran dan eksistensi (internal maupun eksternal) radio ERAFM UNJ.

MISI:
1. Menguatkan internal ERAFM dengan memberikan pelatihan- pelatihan khususnya mengenai radio dan kepenyiaran.
2. Melanjutkan dan meningkatkan pelaksanaan siaran yang bersifat edutainment.
3. Memberikan apresiasi dan evaluasi kepada pengurus dan penyiar radio ERAFM secara berkala dan kontinu.
4. Merawat dan menjaga perangkatn alat siar yang sudah diperbaiki di kepengurusan saat ini.
5. Memaksimalkan program / kegiatan / tupoksi yang melibatkan massa. (Anjangsana, wall boomber, aksi sounding berupa pawai atau hal lan).

Jumat, 19 Desember 2014

Belajar Untuk Bertanya (Kata UNJ edsi VI)

Belajar Untuk Bertanya (Kata UNJ edsi VI)

“Orang yang bertanya adalah orang yang bodoh selama 5 menit, sedangkan orang yang tidak mau bertanya adalah orang yang akan bodoh selamanya.” (Pribahasa Cina)
S

emua orang memiliki hasrat dasar untuk ingin tahu dan ingin memahami, tetapi tidak semua orang memasukan budaya bertanya ke dalam daftar prioritasnya. Sesungguhnya semua manusia memiliki perasaan heran, dan Aristoteles-lah yang mengatakan bahwa dari perasaan heran, maka orang ingin tahu, lalu mereka bertanya. Tidak sedikit ruang-ruang kelas terlihat begitu pasif dan membosankan. Pelajar diam melihat apa yang diajarkan oleh pengajar, yang mengajarkan berbicara dan melihat anggukan tanda mengerti dari yang diajar. Ketika itu pula ruang akademik terlihat statis dan hanya berjalan di tempat.
Seorang dosen bukan melemparkan ban pengaman untuk menyelamatkan mahasiswanya yang sedang tenggelam. Melainkan mencegah mereka agar tidak tenggelam dengan cara mengajarkan bagaimana mereka dapat berenang sendiri. Artinya, diperlukan suasana kelas yang aktif dan mendukung munculnya sebuah pertanyaan dari seorang mahasiswa. Karena keberhasilan universitas bukanlah mengisi mahasiswanya dengan segala macam pengetahuan, melainkan membuat mereka untuk berpikir sendiri.
Membiasakan untuk bertanya adalah kuncinya, kunci untuk mendobrak pelbagai kemacetan dan perkembangan intelektual. Mengajukan pertanyaan dan mempertanyakan yang ada akan mendobrak wawasan yang telah kaku dan sempit, membuka cakrawala, dan mencerdaskan. Kritislah terhadap segala macam hal yang berbau dogmatis dan ideologis. Jangan tunduk terhadap segala sesuatu yang diajukan terhadap kita.

Salah satu kendala untuk memulai bertanya adalah ‘malu’ tetapi tetaplah untuk bertanya. Jangan dengarkan komentar atau cemoohan orang yang ditujukan terhadap kita. Ketika kita bertanya, lalu ditertawakan, anggaplah itu sebagai sesuatu hal yang biasa. Jangan sampai muncul pemikiran bahwa pertanyaan yang diajukan tidak bermutu. Bukankah belajar bertanya merupakan proses? Apakah ada orang yang baru bangun tidur langsung berlari? Pasti harus bangun terlebih dahulu, berjalan untuk mencuci muka, baru setelah itu memulai untuk berlari. Begitupun dengan bertanya, kita harus berani untuk memulai dan mau untuk mengikuti prosesnya.
Saya bicara tentang mahasiswa. Tetapi mahasiswa hanya mencerminkan dosen mereka. Kalau mahasiswa tidak kreatif, berarti dosen tidak kreatif. Kalau mahasiswa tidak bisa bertanya, dosen tidak mampu merangsang berfikir. Barangkali ia sendiri tidak berani berfikir.

Andika Ramadhan Febriansah

Mahasiswa Sejarah 2012

Selasa, 16 Desember 2014

Jakarta Dikhianati (Kata UNJ edisi V)

Jakarta Dikhianati (Kata UNJ edisi V)

politik.kompasiana.com
            Pada awal tahun 2013 yang lalu, warga DKI Jakarta seperti diberi kejutan dengan air bah atau banjir yang tiba-tiba datang akibat hujan yang cukup besar. Warga DKI Jakarta tidak dapat memungkiri bahwa banjir yang terjadi saat itu adalah banjir terbesar yang pernah terjadi di Ibu Kota Indonesia .Bayangkan saja, Bundaran Hotel Indonesia dan Istana Merdeka yang merupakan pusat bisnis dan pemerintahan terbesar di DKI Jakarta ikut tergenang banjir yang genangannya tidak main-main, diperkirakan mencapai lutut orang dewasa . Aktivitas Jakarta seakan-akan lumpuh pada saat bersamaan,banyak mobil-mobil dan motor-motor yang mogok dan jalan protocol di sepanjang Jalan Sudirman – Thamrin dan Medan Merdeka macet total.
Seperti yang kita tahu, banjir adalah suatu keadaan yang terjadi ketika luapan air telah melebihi kapasitas normal yang kemudian air tersebut mengalir dengan deras ke daratan. Banjir juga dapat terjadi di sungai, ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama di kelokan sungai. Banjir sering mengakibatkan kerusakan rumah dan pertokoan yang dibangun di dataran banjir sungai alami.

           Faktor yang menyebabkan banjir terjadi diantaranya adalah sungai, endapan dari hujan melebihi kapasitas saluran sungai. Diakibatkan hujan deras, badai dan depresi tropis, angin luar dan hujan panas yang mempengaruhi salju. Rintangan drainase tidak terduga seperti tanah longsores, atau puing-puing dapat mengakibatkan banjir perlahan di sebelah hulu rintangan. Lalu faktor selanjutnya adalah Malapetaka yang diakibatkan oleh peristiwa mendadak seperti jebolnya bendungan yang sempat terjadi di bendungan Situ Gintung yang jebol pada tahun 2009 lalu menyebabkan air bah yang cukup besar dan menyapu bersih seluruh rumah penduduk disekitarnya.

jakartabagus.rmol.co
             Ternyata bukan hanya setiap pagi, bahkan ketika hari menjelang malam, sampah-sampah itu hanya berkurang sedikit walaupun telah dikeruk oleh alat berat.Coba tebak, pada keesokan harinya permukaan pintu air Manggarai seperti “daratan baru” lagi dengan jumlah sampahnya yang semakin banyak. Hal ini menunjukkan bahwa setiap detiknya pasti ada saja orang yang membuang sampah ke sungai. Sangat memprihatinkan disaat lahan DKI Jakarta yang sangat luas dan sangat subur bagi bisnis dan tempat tinggal yang layak, warga nya justru dengan mudah mengkhianati Jakarta sebagai tempat kelahiran dan bisnisnya dengan membuang sampah di sungai yang menyebabkan Jakarta terkena imbas banjir yang cukup parah .
              Apakah mata kita sanggup melihat Jakarta, kota kelahiran kita sedikit demi sedikit tenggelam?. Apakah hati kita cukup kuat untuk melihat rumah-rumah dan bangunan ibadah yang sedikit demi sedikit hancur akibat kikisan air?. Dan, apakah telinga kita cukup tangguh untuk selalu mendengar tangisan bayi yang kedinginan dan menahan gigitan nyamuk-nyamuk yang mulai bersarang di dekat tempat tidurnya ?.Cobalah berpikir sejenak, tentang sampah yang mulai meninggi akibat keegoisan kita sebagai warga yang kurang memerhatikan lingkungan sehingga keseimbangannya pun mulai terganggu .
            Akhirnya dapat saya simpulkan bahwa pengkhianatan warga Jakarta terhadap Jakarta yaitu dengan membuang sampah di sungai. Hal itu dapat membahayakan ketika sampah lama kelamaan menumpuk dan kemudian pada puncaknya ketika musim hujan, gunungan sampah itu akan menahan aktivitas jalannya air dan memenuhi debit air sungai, akhirnya air meluap ke permukaan tanpa mampu dibendung dan terjadilah banjir yang akhirnya sangat merugikan semua orang .
            Tindakan yang harus dilakukan untuk meminimalisir tindak pembuangan sampah ke sungai yaitu dengan menumbuhkan kesadaran kepada warga Jakarta yang sepertinya telah mendapat teguran berupa banjir dari apa yang dilakukannya selama ini , dan juga yang paling penting adalah kerja sama dari Pemda DKI Jakarta yang harus secara berkala mengeruk sampah di sungai, agar jalannya air sungai tidak terganggu. Jangan khianati Jakarta kita dengan sampah, karena sampah bisa saja mengkhianati kita dengan banjir. 

Erna Cahyani

Warisan Budaya Indonesiaku (Kata UNJ edisi IV)

Warisan Budaya Indonesiaku (Kata UNJ edisi IV)

            Indonesia adalah negeri yang kaya akan budaya, budaya Indonesia sudah lahir secara turun temurun dari masa sebelum penjajahan sampai saat ini. Wujud budaya Indonesia diantaranya yaitu ; rumah adat, tarian, lagu, musik, seni gambar, seni patung, seni lukis, pakaian adat, seni sastra, makanan, film, dan lain sebagainya. Kebudayaan nasional dalam pandangan Ki Hajar Dewantara adalah “puncak-puncak dari kebudayaan daerah”. Kutipan pernyataan ini merujuk pada paham kesatuan makin dimantapkan, sehingga ketunggalikaan makin lebih dirasakan daripada kebhinekaan.
Wujudnya berupa negara kesatuan, ekonomi nasional, hukum nasional, serta bahasa nasional. Definisi yang diberikan oleh Koentjaraningrat dapat dilihat dari peryataannya: “yang khas dan bermutu dari suku bangsa mana pun asalnya, asal bisa mengidentifikasikan diri dan menimbulkan rasa bangga, itulah kebudayaan nasional”. Pernyataan ini merujuk pada puncak-puncak kebudayaan daerah dan kebudayaan suku bangsa yang bisa menimbulkan rasa bangga bagi orang Indonesia jika ditampilkan untuk mewakili identitas bersama. Nunus Supriadi, “Kebudayaan Daerah dan Kebudayaan Nasional”
Kemudian, pernyataan yang tertera pada GBHN tersebut merupakan penjabaran dari UUD 1945 Pasal 32. Dewasa ini tokoh-tokoh kebudayaan Indonesia sedang mempersoalkan eksistensi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional terkait dihapuskannya tiga kalimat penjelasan pada pasal 32 dan munculnya ayat yang baru. Mereka mempersoalkan adanya kemungkinan perpecahan oleh kebudayaan daerah jika batasan mengenai kebudayaan nasional tidak dijelaskan secara gamblang.
Sebelum di amandemen, UUD 1945 menggunakan dua istilah untuk mengidentifikasi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional. Kebudayaan bangsa, ialah kebudayaan-kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagi puncak-puncak di daerah-daerah di seluruh Indonesia, sedangkan kebudayaan nasional sendiri dipahami sebagai kebudayaan bangsa yang sudah berada pada posisi yang memiliki makna bagi seluruh bangsa Indonesia. Dalam kebudayaan nasional terdapat unsur pemersatu dari Banga Indonesia yang sudah sadar dan mengalami persebaran secara nasional. Di dalamnya terdapat unsur kebudayaan bangsa dan unsur kebudayaan asing, serta unsur kreasi baru atau hasil invensi nasional.
Sebagai penerus bangsa, tugas kita untuk bangsa ini hanya satu, yaitu mencintai kebudayaan Indonesia. Warisan budaya ini jika tidak bisa dijaga dan dilestarikan dengan baik, akan berakibat fatal. Tentu kalian masih ingat bukan dengan kasus negara tetangga, Malaysia, yang mengakui kalau Batik, Tarian Reog Ponorogo, Angklung, Tari Pendet, Lagu Rasa Sayange, dan Tari Tor-Tor adalah warisan budayanya. Mendengar pernyataan tersebut, warga Indonesia kalap akan kemarahan dan mengukuhkan kalau itu adalah kebudayaan Indonesia.
Memang benar, semua itu adalah kebudayaan Indonesia, kebudayaan yang sejak dulu sudah ada. Batik merupakan kerajinan tangan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, salah satunya adalah Pekalongan. Reog Ponorogo adalah kesenian yang berasal dari Jawa Timur.  Angklung adalah alat musik dari Jawa Barat. Tari Pendet adalah tarian dari Bali. Lagu Rasa Sayange adalah sebuah lagu dari Maluku, dan Tari Tor-Tor adalah tarian yang berasal dari daerah Sumatera Utara.   
Sudah terbukti semua itu adalah milik Indonesia, namun mengapa Malaysia sampai berani mengakui semua kebudayaan itu menjadi miliknya? . Hal ini dimungkinkan karena Malaysia melihat warga Indonesia kurang membudayakan warisan budayanya, sehingga mereka berusaha mempelajari budaya Indonesia, mengajarkan kepada anak cucunya, mengembangkannya, dan mengakuinya. Apa semua itu murni kesalahan Malaysia?.
Coba kita lihat salah satu contoh kasus, seorang ibu dalam kelompok sosialitanya bercerita kepada teman-temannya bahwa anak perempuannya baru saja didaftarkan les menari balet, dengan bangganya ia menyuruh si anak menari balet di depan teman-teman ibunya. Suatu ketika, sang ibu datang ke pentas seni anaknya, melihat teman-teman anaknya menari jaipong, sang ibu berbisik ke anaknya “Andai kamu menari balet, pasti tidak membosankan seperti ini” . Dari contoh kasus tersebut, sudah bisa dilihat bahwa orang tua zaman sekarang mencekoki anaknya dengan kebudayaan barat, mendaftarkan anaknya untuk menari balet daripada mendaftarkan anaknya ke sanggar tari nusantara.
Warisan budaya Indonesia sangat berharga dan beragam, suatu bangsa dapat dikenali dengan cepat karena budayanya, akan menjadi seperti apa jika semua budaya Indonesia diakui oleh negara lain? Akankah Indonesia akan diberi label “negeri antah-berantah” lagi ?. Salahnya, warga Indonesia sangat marah ketika budayanya diambil negara lain, tetapi sang pemilik budaya tersebut tidak melestarikan budayanya.
Disinilah peran kita sebai anak muda, generasi bangsa Indonesia, lestarikanlah budaya Indonesia dengan terus menjaganya tetap eksis dan tidak tergusur oleh perkembangan zaman dan budaya barat yang masuk ke Indonesia. Buktikanlah ke seluruh dunia kalau Indonesia memang negara yang berbudaya dan mampu menjaga budayanya dengan baik sehingga tidak ada lagi kata “kecolongan” yang keluar dari Pemerintah Indonesia. Hidup budaya Indonesia !  

Erna Cahyani

Senin, 15 Desember 2014

BROADCASTING FESTIVAL 2014

BROADCASTING FESTIVAL 2014

 Sabtu, 13 Desember 2014 Kelas Penyiar Indonesia menyelenggarakan final Broadcasting Festival 2014 yang diadakan di FX Sudirman, Jakarta. Broadcasting Festival 2014 sendiri merupakan rangkaian lomba siaran & fun talkshow, sekaligus menjadi acara perayaan ulang tahun Kelas Penyiar Indonesia yang kedua. Acara ini terbuka untuk umum (open for public), yang terdiri atas fun talkshow murid berprestasi dan praktisi Radio (penyiar) dan TV, sebagai bentuk persembahan dan apresiasi terhadap murid berpotensi serta anak muda yang ingin merasakan pengalaman bersama Kelas Penyiar Indonesia.

Fun talkshow dalam gelaran Broadcasting Festival 2014 ini dimeriahkan oleh Steny Agustav dan Agnes Marlita dari DINERGY yang akan mengisi sesi talkshow dengan topik: Public Speaking for Better You & Social Media is You. Selain itu juga ada Shafira Umm & Temmy Rahadi dari Entertainment News NET yang bakal mengusung topik: Presenter Masa Kini & Citizen Journalist. Tak ketinggalan, penyiar kondang seperti Bayu Oktara dari Hard Rock FM dan Vecky dari Jak FM juga akan menjadi bintang tamu dengan topik: Radio is My Heart.

Kelas Penyiar Indonesia sendiri sudah berdiri pada 12 Desember 2012 adalah komunitas yang memberikan fasilitas untuk anak muda berpotensi, yang memiliki passion di bidang Broadcasting, untuk ikut dalam programprogram reguler salah satunya Free Broadcasting Class dengan konsep 'Free Class but FUN'.

Sudah lebih dari 5.000 anak-anak muda (students & viewers) yang berpotensi bergabung dalam sesi pengajaran yang fokus pada Public Speaking & Broadcasting (TV & Radio). Saat ini sudah 35 orang murid yang telah mewujudkan mimpi dalam bidang Broadcasting (TV maupun Radio).

Sari Kumala Siregar

Minggu, 14 Desember 2014

Crowning Night Duta UNJ 2014

Crowning Night Duta UNJ 2014

Jumat, 12 Desember 2014 UPT Humas UNJ kembali menyelenggarakan acara Crowning Night Duta UNJ untuk ketiga kalinya di Gedung Sertifikasi Guru Lantai 9 Universitas Negeri Jakarta. Dari total kurang lebih 100 peserta mahasiswa UNJ yang mengikuti serangkaian tahap seleksi, terpilihlah 12 peserta finalis yang akan memperebutkan gelar Duta UNJ 2014. 
1. Garry Indra R.P - Fakultas Ilmu Pendidikan
2. Monica Dewi - Fakultas Ekonomi
3. Hervin Hidayat - Fakultas Teknik
4. Tri Mia A - Fakultas Ekonomi
5. Maria Aprilian - Fakultas Bahasa & Seni
6. Dimas Teguh - Fakultas Teknik
7. Kevin Matheus - Fakultas Ekonomi
8. Geraldora Chyntia. B - Fakultas Ilmu Sosial
9. Rofiq Hambali - Fakultas Matematika & IPA
10. Pishella Suryaputri - Fakultas Ilmu Pendidikan
11. Nana Rukmana - Fakultas Teknik
12. Ukhti Nantika - Fakultas Bahasa & Seni

Acara Crowning Night Duta UNJ 2014 tahun ini mengusung tema “Ecopsychology”, yaitu kesehatan jiwa yang yang berkaitan dengan kesehatan alam disekitar kita. Acara ini dibuka oleh Pembantu Rektor IV, Drs. Achmad Ridwan, M.Si yang dalam sambutannya beliau menyampaikan harapannya agar para finalis Duta UNJ 2014 dapat menjadi representatif Universitas Negeri Jakarta yang baru, setelah adanya beberapa sambutan acara ini di lanjutkan dengan penampilan dari ke 12 finalis Duta UNJ 2014.
Dari serangkaian acara pada malam itu yang paling menjadi sorotan para penonton adalah sesi Tanya jawab yang merupakan proses pengambilan nilai terakhir dari para juri terhadap ke 12 finalis. Pada sesi ini ke 12 finalis diberikan waktu 1 menit Untuk menjawab pertanyaan yang telah disediakan.
acara Crowning Night Duta UNJ ini ditutup dengan pengumuman para pemenang Duta UNJ 2014, untuk juara 1 diraih oleh Hervin Hidayat Putra Alkaff (Fakultas Teknik) dan Ukhti Nantika (Fakultas Bahasa dan Seni) . Juara 2 diraih oleh Dimas Teguh (Fakultas Teknik) dan Tri Mia A (Fakultas Ekonomi). Juara 3 oleh Garry Indra R.P (Fakultas Ilmu Pendidikan) dan Pishella Suryaputri (Fakultas Ilmu Pendidikan). Dan juara terfavorite jatuh kepada Rofiq Hambali (Fakultas Matematika & IPA) dan Maria Aprilian (Fakultas Bahasa & Seni).

acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan dari Kunto Aji yang membawakan 3 buah lagu yang salah satu diantaranya adalah single terbarunya “sudah terlalu lama sendiri” .

Sari Kumala Siregar

Selasa, 09 Desember 2014

Talent Show Duta UNJ 2014

Talent Show Duta UNJ 2014


Mumpung masih muda, berkreasi sebanyak-banyaknya! Yup, setuju ya edufriend kalo kita harus terus mengembangkan kemampuan kita, apapun passion-nya. Misalnya, dua belas finalis Duta UNJ 2014 yang hari kamis lalu menunjukkan bakat-bakat mereka di acara Talent Show Duta UNJ 2014.

Sabtu, 06 Desember 2014

Jakarta Urban Market

Jakarta Urban Market



Fashion and Food bazaar, yup! Itulah Jakarta Urban Market. Siapa yang tidak suka fashion? terlebih lagi jika dikombinasi dengan bazar makanan, itulah yang coba dihadirkan oleh Jakarta Urban Market. Acara yang diselenggarakan di Exhibition Hall 5th floor Mall Grand Indonesia dari tanggal 28-30 November 2014 ini merupakan tempat bagi para pengusaha muda yang bergelut dalam bidang fashion dan juga makanan. Tidak hanya itu, di Jakarta Urban Market kita juga bisa ikut eating competition dan photo competition.

Our Blog

Our Team

HRD
DEPARTMENT
BROADCAST
DEPARTMENT
PUBLIC RELATIONS
DEPARTMENT
LOGITECH
DEPARTMENT

Contact

Talk to us

Badan Penyelenggara Radio Siaran Educational Radio

Address:

Universitas Negeri JakartaGedung G Lantai 1 Ruang 1

Work Time:

Monday - Friday from 10am to 5pm

Phone:

0896-1006-1078