Minggu, 20 April 2014

UNJ berhasil membekuk LSPR
107.8 ERA FM UNJMinggu, April 20, 2014 0 komentar

Setelah kekalahannya melawan Universitas Budi Luhur (UBL) pada Jumat (11/4) kini tim futsal Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali bangkit. Tim futsal dengan kostum berwarna hijau mampu membekuk lawannya London School of Public Relations (LSPR) dengan skor 8-0 di lapangan futsal Universitas Pelita Harapan (UPH) pada Sabtu (12/4).

Dengan modal kebersamaan, kekompakan dan semangat juang yang tinggi para pemain berhasil menghujani gawang lawan sebanyak 1-0 di babak pertama. Dan di babak kedua tim futsal UNJ berhasil membuat tim futsal LSPR tercengang dengan taktik yang digunakan sehingga mampu mencetak gol sebanyak 8 kali tanpa perlawanan ke kandang LSPR.
Tim futsal asuhan Aryono Fajar Haryanto hingga Sabtu kemarin mampu mengumpulkan empat kemenangan dalam lima pertandingan pada Seri II di pertandingan Liga Mahasiswa (LIMA) Futsal Season 2013-2014 Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference.
Pada awalnya tim futsal UNJ sempat tidak bisa mengikuti pertandingan ini karena terhalang persyaratan, namun pihak penyelenggara memberikan kelonggaran waktu sehingga dapat mengikuti pertandingan ini. “Persiapan yang dilakukan hampir satu bulan, dengan latihan sesuai dengan program yang telah dibuat, selain itu kami juga mempersiapkan fisik, teknik, taktik, dan psikologis para pemain”. Ujar Aryono Fajar Hariyanto.

Setelah mengumpulkan banyak kemenangan hingga akhir pertandingan Seri II di Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference pada Liga Mahasiswa (LIMA) Futsal, tim futsal UNJ berharap dapat menjuarai tingkat Nasional. Semoga harapan dari tim futsal UNJ dapat terealisasikan dan tentunya akan mengharumkan nama Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam cabang olahraga futsal.

Ocky Sulistianingsih

Peresmian Gedung IDB
107.8 ERA FM UNJMinggu, April 20, 2014 0 komentar

Kalian tahu Building I dan II kan? Atau yang biasa kita sebut dengan IDB 1 dan IDB 2. Yup! Tahu tidak bahwa gedung IDB yang sudah biasa kita pakai untuk matkul MKU dan MKDK ini ternyata baru di resmikan kemarin Rabu, 16 April 2014 lho. Gedung IDB I ini diberi nama R.A. Kartini dan gedung IDB II diberi nama RD. Dewi Sartika.
Pada peresmian IDB ini, banyak dihadiri oleh tamu-tamu penting. Seperti Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof. Dr. Ir. Mohammad Nur, DEA yang di dampingi oleh Rektor kita. Pada saat tamu-tamu datang, disajikan penampilan dari jurusan seni tari di Halaman IKIP. Acara ini bertempat di Gedung IDB 2 lantai 2.

Sabtu, 19 April 2014

LIMA (Liga Mahasiswa)
107.8 ERA FM UNJSabtu, April 19, 2014 0 komentar

Futsal adalah cabang olahraga yang digemari oleh semua kalangan khususnya mahasiswa. Untuk itu Liga Mahasiswa (LIMA) mengadakan pertandingan futsal antar kampus untuk memunculkan bibit-bibit baru anak bangsa yang atletis, berpendidikan, dan peduli sosial. Artinya dalam mengikuti pertandingan Liga Mahasiswa (LIMA) ini sendiri masing-masing pemain harus memiliki IPK minimal 2,00 sehingga pemain dapat berprestasi di lapangan tanpa melupakan prestasinya di bangku kuliah.

Di tahun pertama Liga Mahasiswa (LIMA) hanya menangani empat cabang olahraga saja, yaitu basket, renang, golf, dan badminton. Karena melihat banyaknya penggemar futsal, maka futsal dijadikan cabang olahraga baru yang disertakan di tahun kedua diadakannya Liga Mahasiswa (LIMA) ini. Dan Liga Mahasiswa (LIMA) Futsal ini akan rutin dilaksanakan setiap tahunnya pada akhir Maret. “Kita telah berkomitmen dengan sponsor yaitu diselenggarakan pada akhir Maret setiap tahunnya”. Ujar Mas Sofyan selaku ketua pelaksana Liga Mahasiswa Futsal.
Liga Mahasiswa (LIMA) Futsal ini terbagi menjadi 2 Conference, yaitu Greater Jakarta Conference dan Nusantara Conference. Pertandingan yang berlangsung sejak tanggal 27 Maret 2014 di Universitas Pelita Harapan (UPH) ini dinamakan Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference yang nantinya akan menyisihkan empat besar dan akan ditanding kembali pada babak nasional dengan Nusantara Conference.

Di tahun berikutnya diharapkan Liga Mahasiswa (LIMA) Futsal ini mendapat banyak dukungan baik dari kampus maupun Dikti. “PR untuk kami di tahun berikutnya agar pihak kampus mendukung sehingga team, supporter, dan kampusnya bersinergi. Dan kami juga menginginkan pertandingan di tahun berikutnya dapat disiarkan di beberapa stasiun televisi”. Ujar Mas Sofyan.


Rabu, 16 April 2014

Festival Timur Tengah Universitas Indonesia 2014: “Fashion Show and Hijab Contest Arabian Style”
107.8 ERA FM UNJRabu, April 16, 2014 0 komentar

Berhijab memang sudah menjadi trend fashion di Indonesia. Untuk itu, Festival Timur Tengah Universitas Indonesia 2014 mengangkat tema Fashion Show and Hijab Contest Arabian Style sebagai salah satu rangkaian acaranya. Acara tersebut berlangsung di Gedung IX Fakultas Ilmu dan Budaya, Universitas Indonesia, hari Rabu, 16 April 2014.Fashion Show and Hijab Contest Arabian Style dimulai pukul 1 siang, dengan diawali sambutan dari pembawa acara.

Kemudian, dilanjutkan dengan memperkenalkan juri-juri yang akan menilai para peserta Fashion Show and Hijab Contest Arabian Style, salah satu jurinya adalah seorang aktris yang tak asing lagi di layar kaca, yaitu Nuri Maulida. Lebih menariknya lagi, acara ini mengambil 12 pemenang dari 58 kontestan yang ada. “Jadi, semua peserta memiliki banyak kesempatan untuk menang.” Ujar Nuri Maulida saat memberi sambutan selaku juri.
Tidak hanya fashion show dan kontes hijab, acara ini juga menampilkan beauty class dari Wardah, selaku sponsorship. Ada juga hijab class dari salon hijab oleh mba Indadari, dan yang terakhir adalah talk show bersama hijapedia.

Setelah diumumkan ke-12 pemenang dari kategori hijab terbaik, kostum terbaik, juara favorit, kontestan ter-keep smile, kontestan ter-pede, dan juara umum fashion show contest, maka berakhirlah sudah acara Fashion Show and Hijab Contest Arabian Style yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Asia-Barat Universitas Indonesia ini.
(cr: fttui2014) Septia D. Ariani dan Mita Utami

Rabu, 09 April 2014

Mawapres UNJ
107.8 ERA FM UNJRabu, April 09, 2014 0 komentar

Banyak mahasiswa mengira bahwa mawapres (mahasiswa berprestasi) hanya diperuntukkan bagi mahasiswa dengan IP nyaris sempurna yang sering menghabiskan waktunya di perpustakaan. Hal ini bisa jadi benar, bisa juga berlainan. Yang pasti, semua mahasiswa berhak mengikuti ajang mawapres.

Seperti mawapres UNJ yang diadakan pada hari kamis lalu. Sepuluh kandidat yang terdiri dari 7 mahasiswa S1 dan 3 mahasiswa D3 terlihat lancar mempresentasikan karya tulis mereka di depan dewan juri dan penonton. Mereka bukan hanya baik dalam bidang akademik, namun juga memiliki perhatian terhadap lingkungan sekitar. Karena itulah aspek penting dalam ajang ini adalah: Apakah mahasiswa berprestasi terpilih bisa merepresentasikan kehidupan mahasiswa yang prestatif, menginspirasi sesama dan mau berkontribusi?
Kompetisi ini tidak berhenti pada tingkat universitas saja. Satu mahasiswa S1 dan satu mahasiswa D3 terpilih nantinya akan mengikuti seleksi mawapres tingkat nasional (Mapresnas). Mapresnas diikuti oleh mawapres dari universitas negeri dan swasta, dari sabang sampai merauke.
Tahun lalu, mawapres UNJ 2013 Rizky Fadly dari Fakultas Ekonomi angkatan 2010 berhasil lolos hingga 15 besar mapresnas dan meraih peringkat 7. "Harapan saya, semoga tahun ini mawapres UNJ bisa lolos 3 besar, memecahkan rekor." Ujar Fadly, yang tahun ini menjadi ketua panitia mawapres UNJ.
Nantinya, mahasiswa yang lolos seleksi dan menjadi mapresnas diharapkan untuk memperdalam karakter, kontribusi dan nilai hidup agar mapresnas ini dapat membawa nama Indonesia, merepresentasikan mahasiswa yang mampu menjadi agen perubahan dan pemecahan masalah.

Persyaratan untuk menjadi mahasiswa berprestasi UNJ tahun ini adalah:
1. Mahasiswa UNJ maksimal semester 8
2. Bukan warga negara asing
3. IPK minimal 3,00
4. Menyertakan Curriculum Vitae
5. Mampu berbahasa asing
6. Membuat karya tulis dengan topik yang telah ditentukan.

Karya tulis inilah yang nantinya akan dipresentasikan pada seleksi tahap akhir. Terdapat 15 topik yang dapat dipilih, diantaranya lingkungan hukum, penegakkan hukum, kesetaraan gender, hak asasi manusia, ketahanan pangan, entrepreneurship, teknologi, inovasi, dan lain-lain.

Seleksi tahap akhir berlangsung satu hari, mulai pukul delapan pagi hingga pukul lima sore. Selain presentasi, kandidat mawapres juga harus melakukan impromptu speech, yakni memilih satu topik secara acak dan menyiapkan pidato berbahasa Inggris dalam waktu dua menit dan diberikan waktu 7 menit 20 detik untuk menyampaikan pidatonya. Lalu, yang menjadi juara akan diumumkan pada akhir acara. Tahun ini, gelar mawapres UNJ diberikan kepada Hendry dari Fakultas Bahasa dan Seni.
"Mahasiswa berprestasi adalah sarana yang bisa digunakan mahasiswa untuk menginspirasi orang lain. Prestasi erat kaitannya dengan kualitas pendidikan yang baik. Ketika kita mampu, bagikanlah inspirasi kepada orang lain. Permasalahannya, kalian mau ga sih keluar dari zona nyaman kalian untuk ikut lomba kompetisi dan sebagainya? Kalo kalian mau, kalian bisa jadi orang yang menginspirasi. Agar bisa di undang untuk menjadi mahasiswa yang bisa cerita kalo unj itu bisa besar dan tidak berfikir unj sebagai second choice." ucap Fadli.

Putri Eka Yuliadre dan

Ukhti Nantika