Rabu, 01 April 2015

Breakout Goes To You
107.8 ERA FM UNJRabu, April 01, 2015 0 komentar

Selasa, 24 Maret 2015 - Acara musik Net Tv Breakout Goes to Universitas Negeri Jakarta. Acara breakout itu sendiri adalah acara yang memutarkan kumpulan musik-musik terbaik dari dalam Negeri maupun Mancanegara yang akan menemani waktu santai kita. Acara ini dipandu oleh host yang tampan dan cantik, yakni Boy William dan Sheryl Sheinafia yang menyedot antusiasme para mahasiswa Universitas Negeri Jakarta.
Kegiatan yang di gelar di Halaman Ikip universitas Negeri Jakarta ini mendapapat respon yang sangat baik dari mahasiswa UNJ sendiri. Selain adanya 2 host keren yang menyedot perhatian mahasiswa ditambah lagi bintang tamu seperti Kuntoaji dan Rini Idol yang membuat suasana semakin pecah.

Keriuhan, sorak-sorai, dan antusiasme mahasiswa UNJ yg sangat bersemangat ini lah yang membuat breakout rindu ingin mmapir kembali dan untuk kedua kalinya melakukan syuting di kampus UNJ ini. Hal ini senada dengan apa yang disampaikan oleh Yudha Santoro Junior Produser breakout ketika ditanyai setelah selesai acara. Dia mengatakan bahwa kita mau datang ke UNJ lagi karena melihat respon yang pertama, UNJ yang paling keren diantara kampus lain yang ada di Jakarta. Mungkin nantu akan ada yan ketiga kalinya breakout mampir kesini. Kenapa? karena kesolidan dan kerjasama antar fakultas dan mahasiswanya yang bagus.
Tidak hanya kampus yang ada disekitar Jakarta, Breakout pun sudah sampai ke Universitas Padjajaran Bandung, dan kampus pertama yang didatangi breakout goes to you ini adalah Institusi Musik Indonesia yang berdomisili di Jakarta Timur.

Breakout Goes to you ini bertujuan untuk mengenalkan breakout kepada audiensnya, karena di presenteri oleh dua anak muda maka sasaran utama dari acara breakout ini sendiri adalah anak-anak muda. Mulai dari masih syuting di studii, di kafe-kafe, sampai akhirnya sekarang ke sekolah, kampus, atau komunitas. Hal ini dikarenakan masyarakat Indonesia yang biasanya setiap 3 Bulan pasti sudah mulai bosan dengan acara yang itu-itu aja, maka jadilah breakout goes to you ini.

Di akhir acara, para host dan bintang tamu menyanyikan lagu uptown punk yang di populerkan oleh Bruno Mars dan diiringi oleh tarian dari Unit Kesenian Mahasiswa UNJ. Bagi kamu yang ketinggalan tidak sempat menyaksikan keseruan breakout di UNJ ini tunggu saja videonya di Youtube.


                                                                                                               Putri Elis Maulida

Selasa, 31 Maret 2015

Yuk Nonton Teater!
107.8 ERA FM UNJSelasa, Maret 31, 2015 0 komentar

               Pementasan teater sangat kurang diminati oleh masyarakat indonesia, dengan alasan harga tiket yang mahal dan pementasan yang rata-rata malam dilaksanakannya. Masyarakat malah lebih menarik minat pada film yang diputar di bioskop dan tidak bisa dipungkiri memang harga tiket film di bioskop terkesan lebih murah dibanding dengan harga tiket pada pementasan teater dan kita bisa melihat efek-efek dari kecanggihan teknologi yang ada pada film di bioskop, namun yang tidak masyarakat sadari ialah pementasan teater jauh lebih bagus dan layak ditonton dibandingkan dengan film di bioskop, mengapa?

            Kita akan membahas dulu apa itu drama atau sandiwara dan asal usulnya. Drama atau sandiwara ialah seni yang mengungkapkan pikiran atau perasaan orang dengan mempergunakan laku jasmani dan ucapan kata-kata. Di zaman sekarang, sandiwara memakai dekor dan lain sebagainya, namun semua itu hanya unsur tambahan. Dengan laku dan ucapan kata-kata saja, sandiwara masih bisa dijelmakan. Sandiwara sendiri ternyata sudah ada sejak manusia masih primitif, sebelum mereka berburu, orang primitif biasanya berkumpul mengelilingi api unggun dan membuat tarian-tarian yang menirukan binatang buruan mereka. Seperti kijang, banteng dan lainnya. Sedangkan orang yang lain menirukan gerakan seperti orang yang sedang berburu. Orang yang berada di sekeliling tempat itu ternyata gembira melihat hal itu, dan lama-lama muncul pikiran untung mengiringi gerakan tadi dengan bunyi-bunyian yang berirama, sehingga gerakan mereka mendekati tarian. Kemudian timbul pemikiran lagi untuk mengenakan kulit binatang dan kepala di pemeran binatang. Lengkap dengan tanduk, cula, dan cakar-cakarnya. Dengan begitu, lahirlah tata pakaian yang pertama dalam sandiwara.

            Dalam peperangan antar suku juga menggunakan sandiwara seperti di atas. Bedanya, pemerannya memerankan musuh dan yang lain menjadi roh untuk membasmi musuh itu. Dalam hal ini, orang yang berperan menjadi roh menggunakan topeng untung menggambarkan dia adalah roh yang datang ke dunia. Dengan demikian lahirlah unsur topeng di dalam sandiwara.

            Orang primitif menganggap sandiwara berburu atau berperang tidak semata-mata hiburan belaka, melainkan sebagai upacara gaib yang mendatangkan kekuatan gaib pada sukunya. Terutama setelah dukun atau pawang mereka ikut campur untuk memberi "jalan cerita" yang lebih panjang dan berliku pada sandiwara merek. Bahkan mereka menambahkan rangkaian kata yang harus diucapkan oleh para pemain itu. Sehingga kemudian lahirlah unsur cerita dan dialog dalam sandiwara.

            Nah dari cerita diatas dapat disimpulkan bahwa pada zaman dahulu sudah terdapat pementasan teater atau drama, dan bahkan dulu pementasan itu bukan dianggap sebagai hiburan semata dan hal itu pun sama pada zaman sekarang, pementasan teater bukan hanya menghibur saja namun syarat makna pula. Tetapi mengapa masyarakat masih lebih tertarik pada film bioskop? Jawabannya mungkin kecanggihan teknologi yang belum ada dalam pementasan teater namun ada dalam pemutaran film. Dan mengapa pementasan teater lebih mahal dibandingkan dengan pemutaran film di bioskop? Karena teater itu mahal dengan proses. Dalam teater, kita bisa berproses paling sedikit 5 bulan untuk tampil mementaskan sebuah pementasan drama, dan dalam sebuah pementasan teater harus menyewa gedung pertunjukan pula, belum lagi artistik yang sedemikian rupa. Dalam hal artistik, teater koma memang sangat handal mengolah artistik, bahkan dalam panggung teater koma selalu memasukkan properti yang luar biasa maka dari itu harga tiket untuk menonton pertunjukkan teater koma dibilang mahal. Belum lagi musik dan alat musik yang dipergunakan. Pementasan teater tidak bisa dipisahkan dengan alunan musik untuk mempertegas suasana atau memainkan lagu pembuka dan lain sebagainya. Jadi, harga mungkin hanya untuk apresiasi saja bagi masyarakat untuk menghargai jerih payah para pegiat teater, terlebih lagi dalam sebuah pementasan teater jika aktor salah dalam adegan atau pun salah berdialog kita akan tetap melanjutkan dengan membuat improvisasi karena dalam pementasan tetaer tidak ada unsur cut seperti pada pemutaran film. Menurut saya, melihat pementasan teater akan lebih membuka dan meluaskan pandangan masyarakan sekitar tentang apa yang selama ini mereka lupakan. Lalu untuk pemutaran film sendiri, kadang ketika kita membaca sebuah novel dan itu diangkat ke layar lebar, sering kita kecewa karena banyak hal yang di dalam novel itu tidak di muat dalam film tersebut mungkin masalah durasi tapi menonton film akan mengurangi imajinasi kita dibandingkan membaca novel. Mungkin akan lebih baik jika masyarakat mengubah pandangan mereka tentang pementasan teater dan memiliki minat untuk melihat pementasan teater.

Despian Nur Hidayat

Sabtu, 28 Maret 2015

Talkshow Industri Fair 2015
107.8 ERA FM UNJSabtu, Maret 28, 2015 0 komentar

       Indonesia secara geografis merupakan sebuah negara kepulauan dengan dua pertiga luas lautan lebih besar daripada daratan. Hal ini bisa terlihat dengan adanya garis pantai di hampir setiap pulau di Indonesia (± 81.000 km) yang menjadikan Indonesia menempati urutan kedua setelah Kanada sebagai negara yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia. Kekuatan inilah yang merupakan potensi besar untuk memajukan perekonomian Indonesia.
     Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemerintah, Universitas Al-Azhar Indonesia mengadakan Industri Fair 2015, yang di dalamnya terdapat  Talkshow Nasional yang bertemakan tentang “Maritime Industry as The Power of Indonesia's Economic Development” Pada tanggal 28 Maret 2015.
Bapak Kolonel Isbandi sedang menyampaikan materi tentang peranan penting TNI Angkatan Laut
         Salah satu pembicara di dalam acara ini yaitu Bapak Kolonel Isbandi mengatakan bahwa sebagai TNI Angkatan Laut mempunyai 3 peranan penting yaitu peran militer, pilisionil, dan diplomasi. Sangat disayangkan juga bahwa SDA yang ada di dalam laut Indonesia masih banyak yang belum dimanfaatkan. Ini tugas kita semua sebagai calon pemimpin bangsa untuk memanfaatkan SDA laut yang sangat beragam dengan bijaksana.
     Selain itu ada juga Bapak Yugi, WKU Bidang Kelautan Kamar Dagang Industri. Beliau menyatakan bahwa ternyata modal sangat penting untuk mengembangkan potensi perikanan dan kelautan. Tapi yg utama itu adalah usaha dan kegigihan tiap  individu. Dan potensi tersebut bisa juga dengan membangun 1000 sentra perikanan di tiap daerah agar masyarakat dapat memperoleh hasil laut dengan mudah dan terjangkau.
Bapak Yugi, WKU Bidang Kelautan Kamar Dagang Industri
        Acara ini sangat memotivasi para generasi muda agar mampu memanfaatkan dan mengolah hasil alam baik laut maupun darat dengan bijaksana agar perekonomian Indonesia menjadi Jaya kembali dan tidak terjadi krisis pangan dan kemiskinan dan permasalahan lainnya.




Faradila Juniarti

Italian Movie Festival “Fun Your Friday with Italian Movie”
107.8 ERA FM UNJSabtu, Maret 28, 2015 0 komentar

       Salah satu bentuk apresiasi pembelajaran di luar kelas di suguhkan oleh mahasiswa/i Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta dengan mengadakan Italian Movie Festival ini edufriend, tema acara tersebut adalah Fun Your Friday with Italian Movie karena acara ini diselenggarakan pada hari Jumat 27 Maret 2015 di Gd. Sertifikasi Guru lt 9 Kampus A UNJ.
        Acara ini memberikan tontonan yang menarik dari film-film pendek Italia yang di dapatkan langsung dari Kedutaan Besar Italia, ada 3 Film yang di putarkan. Yang pertama ada film pendek yang berjudul Vicolo Cieco un Corto di Fabio yang menceritakan tentang realita nyata kehidupan orang Italia pinggiran yang dapat memotivasi kita loh.
           Nah yang kedua ada film pendek yang berjudul L’Amore yang menceritakan tentang kehidupan sebuah keluarga yang sangat mengharukan. Dan yang terakhir ada film yang berjudul lo Non Ho Paura.
           Di Italian Movie Festival ini bagi peserta yang beruntung juga dibagikan sebuah doorprize dari penyelenggara acara. Dan juga bagi yang mengikuti acara ini di akhir acara mendapatkan spaghetti secara gratis loh, nyesel deh kamu yang gak datang ke acara ini. Karena selain menonton film, kita juga mendapatkan pembelajaran nilai moral dari film tersebut, jadi belajar itu ga harus di dalam kelas aja dan juga kita bisa mempelajari Bahasa Italia sedikit demi sedikit. Semoga acara Italian Movie Festival ini dapat berlangsung setiap tahunnya.

Faradila Juniarti



Rabu, 25 Maret 2015

One Blood One Life
107.8 ERA FM UNJRabu, Maret 25, 2015 0 komentar

Bertempat di gedung rektorat kampus A Universitas Negeri Jakarta, KSR PMI Unit UNJ kembali melakukan salah satu program kerja mereka dari divisi Pengabdian Masyarakat, yaitu donor darah. Acara yang dilakukan pada hari Jumat (20/03/15) pukul 11.30 siang ini memiliki target 75-100 kantong darah.
Suasana saat donor darah
Dari hasil survey dari 10 orang di Indonesia 6 orang membutuhkan darah, dan dalam 1 tahun Indonesia membutuhkan 1 juta kantong darah. Oleh karena itu, KSR PMI Unit UNJ mengadakan aksi donor darah ini yang juga bekerja sama dengan PMI Unit Jakarta.
Untuk mendonor darah ada beberapa syarat yaitu sehat jasmani, berat badan minimal 45kg, memiliki HB atau hemoglobinnya 13,5 dan tensi darah yang normal hal ini akan di cek oleh petugas, tidak sedang mengkonsumsi obat dan bagi perempuan tidak sedang dalam haid.


Saat menunggu donor darah
Bagi pendonor apabila terdeteksi darahnya positif menjangkit virus-virus tertentu sehingga tidak bisa mendonorkan darahnya seperti HIV/AIDS dan hepatitis akan dilakukan penindakan oleh PMI dan akan dikirim ke panti rehabilitasi.
Dan buat edufriend yang kemarin belum bisa ikut donor darah jangan khawatir nih, soalnya bulan Juni 2015 nanti KSR PMI Unit UNJ bakalan mengadakan lagi acara donor darah. So edufriend harus menyiapkan diri buat yang mau donor darah di bulan Juni nanti bisa dengan menjaga pola makan dan istirahat yang cukup.

Dhoni Kalistyawan