RADIONYA ANAK UNJ

Keep Inspiring, Kee Struggling, And Keep Being Low Profile.

Listening ERA FM UNJ Chat With DJ

ON AIR!

Morning Soul

Senin- Jumat. Jam 08.00 - 10.00 wib.

Read More

Kampus Kita

Senin- Jumat. Jam 10.00 - 12.00 wib.

Read More

Lunch Break

Senin- Jumat. Jam 12.00 - 14.30 wib.

Read More

Era Explore

Senin- Jumat. Jam 14.30 - 17.00 wib.

Read More

Request Kamu

Senin- Jumat. Jam 17.00 - 19.00 wib.

Read More

Chart

Latest Update Chart

Read More

Update

Rabu, 24 Mei 2017

Semarak ERANNIVERSARY Ke-13

Dalam rangka merayakan ulang tahun ERAFM UNJ yang ke-13, dibuatlah acara ERANNIVERSARY ERAFM UNJ pada tanggal 20 Mei 2017 di Plaza Universitas Negeri Jakarta. Acara ini diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi antara crew ERAFM UNJ dan juga Unit Gedung G.

Acara yang berlangsung dari pukul 4 sore ini cukup menarik. Mulai dari games yang diadakan dan juga acara tukar kado. Tak lupa juga acara potong tumpeng sebagai simbolisasi dan dilanjutkan dengan makan bersama para famu undangan.

Acara ini diselenggarakan setiap tahun sebagai ajang syukuran atas bertambahnya umur serta esksistensi ERAFM UNJ sebagai radio komunitas. Diharapkan ERAFM dapat menjadi radio komunitas yang lebih sukses lagi dan dicintai oleh edufriend.

Selasa, 23 Mei 2017

PART/U/Y

Pementasan PART/U/Y yang merupakan kepanjangan dari Parade Utuy berlangsung pada 18-19 Mei 2017 yang diselenggarakan oleh Teater Zat bertempat di Aula Gedung S, Kampus A Universitas Negeri Jakarta. Teater Zat mempersembahkan pementasan PART/U/Y dalam rangka memperingati hari kelahiran sang sastrawan bernama Utuy Tatang Sontani. Dimana ketiga cerpen karya Utuy Tatang Sontani yang beraliran realisme diadaptasi ke dalam naskah drama realis oleh Teater Zat. Ketiga naskah tersebut diantaranya: 1) SUBANG DAN LUKISAN yang disutradarai oleh Ahmad Muzaki, 2) KELUARGA WANGSA yang disutradarai oleh Ahmad Zaelani, 3) SAYANG ADA ORANG LAIN yang disutradarai oleh Indun Nur Azizah. Serta pimpinan produksi pada pementasan PART/U/Y adalah Windy Ekananda Putri.

Pementasan kali ini semakin menunjukkan keseriusan Teater Zat dalam menggali potensi menjadi teater realis. Setelah sebelumnya berhasil dalam pertunjukkan Ben Go Tun dengan tema yang sama yaitu realis, kini Teater Zat hadir dalam konsep kemasan baru yaitu parade tiga pementasan sekaligus. Pementasan pertama dan kedua dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Mei 2017 dengan pementasan SUBANG DAN LUKISAN pada pukul 15.30 WIB dan KELUARGA WANGSA pada pukul 19.30 WIB. Serta pementasan ketiga pada hari Jumat, 19 Mei 2017 dengan pementasan SAYANG ADA ORANG LAIN pada pukul 19.00 WIB.

Pemilihan tokoh Utuy Tatang Sontani sebagai sumber utama dari naskah cerita yang dipentaskan oleh Teater Zat tidak terlepas dari beberapa anggota Teater Zat yang menjadikan karya Utuy Tatang Sontani sebagai arah kiblat dari Teater Zat yang memang beraliran realis. Konsep yang berbeda dari sebelumnya, menjadikan hal ini sebuah tantangan tersendiri bagi Teater Zat. Salah satuya dalam pembuatan properti yang lumayan memutar otak karena dituntut untuk berpikir bagaimana caranya membuat properti tiga pementasan sekaligus yang realis atau sama dengan kehidupan nyata sehari-hari. Seperti setting rumah dengan properti yang menggambarkan keadaan di dalam rumah yang akan digunakan oleh pemeran dalam menghidupkan jalannya cerita, contohnya terdapat meja makan yang digunakan tokoh untuk melakukan adegan makan sehingga adegan tersebut tidak di buat-buat karena dilakukan saat pementasan berlangsung.

Selain hal tersebut, dalam pementasan ini pun terdapat double job dalam proses produksinya. Seperti terdapat tim produksi di pementasan pertama lalu di pementasan kedua menjadi tokoh. Ini merupakan sebuah tantangan lain yang dihadapi oleh Teater Zat dalam pementasan ini. Karena anak teater memang harus dibiasakan seperti ini, bukan hanya bisa  bermain di atas panggung saja namun harus bisa melakukan suatu produksi sehingga setiap anggota dituntut untuk bisa di semua bidang.

Antusiasme penonton dalam pementasan ini pun terlihat saat banyaknya penonton yang mengantri untuk menunggu pintu Aula S terbuka serta apresiasi yang diberikan oleh penonton saat pertunjukkan berlansung. Atmosfer ini terasa dikarenakan pementasan yang dibawakan oleh Teater Zat terasa begitu nyata dan membaur dengan penonton begitu saja. Dinamika emosi yang terjalin antar tokoh dengan semua pendukung mulai dari musik, penghayatan peran, lighting, setting, dan beberapa elemen lainnya berkolaborasi menjadi satu keutuhan yang membius penonton sampai akhir pertunjukkan.



Vidya Siti Wulandari

Senin, 22 Mei 2017

Electro Festival UNJ


Pada bulan Mei minggu ke 2 dan ke 3 2017 telah diadakan sebuah acara bernama “Electro Festival” yaitu sebuah acara yang di buat oleh Pendidikan Teknik Elektronika, Teknik Elektronika, Pendidikan Teknik Elektro, dan Pendidikan Teknik Informatika.

Elektro Festival atau disingkat “EFest” ini adalah acara tahunan yang peserta perlombaannya berasal dari mahasiswa rumpun Teknik Elektro. Perlombaan yang  diadakan yaitu Pro Evolution Soccer, Bulu Tangkis, Futsal, Volli, Spicy Challenge, Akustik dan Fotografi. Tempat pelombaan diadakan di IDB untuk Spicy Challenge dan Pro Evolution Soccer, Lapangan Silma untuk bulu tangkis dan futsal, Halaman Gedung Elektro untuk akustik, dan Lapangan Kampus B UNJ untuk voli.

Untuk respon mahasiswa terhadap acara ini cukup bagus, terlihat dari banyaknya pendaftar yang ikut serta dalam tiap perlombaan yang diadakan dan acara ini diselenggarakan sebagai sarana hiburan untuk mahasiswa rumpun elektro. Untuk acara penutup yaitu dengan dilaksanakannya lomba akustik sekaligus pembagian hadiah tiap – tiap cabang perlombaan. Untuk tahun ini juara diraih oleh Teknik Elektronika dengan nilai kemenangan paling banyak diantara yang lainnya.




Bai

Minggu, 21 Mei 2017

Mahasiswa Berprestasi

Menjadi mahasiswa yang berprestasi tentunya menjadi dambaan bagi semua mahasiswa di Indonesia bahkan di seluruh dunia ya? Selain kita dapat mengharumkan nama universitas dan membanggakan nama orangtua, kita juga dapat membuat rekam jejak hidup kita lebih menarik di mata orang lain maupun kelak di perusahaan tempat kita akan bekerja, sehingga dapat memotivasi orang lain juga. Menjadi mahasiswa berprestasi merupakan suatu penganugrahan tertinggi bagi seorang mahasiswa, untuk itu pastilah akan membuat mahasiswa bersemangat untuk meraih prestasi karena butuh tekad dan perjuangan yang besar untuk meraihnya.

Di Universitas Negeri Jakarta pun banyak sekali mahasiswa yang berprestasi dari berbagai bidang.  Univeristas Negeri Jakarta pun telah memfasilitasi dengan berbagai program bagi mahasiswa yang memiliki prestasi dibidang akademik maupun non akademik.

Tidak sedikit mahasiswa yang ingin berprestasi karena kagum oleh deretan sosok-sosok yang menjadi pembicara diacara seminar atau kegiatan pelatihan yang didakan oleh fakulutas di Universitas Negeri Jakarta. Namun, ada juga yang mengagumi orang-orang sukses lainnya. Didalam hati kecil mereka mungkin berkata “Wah kapan ya bisa kaya gitu?” atau “Saya harus menjadi seperti dia tahun depan”. Dari sinilah awal tekad mahasiswa ingin berprestasi di kampusnya.

Memang, menjadi mahsiswa berprestasi tidaklah semudah membalikan telapak tangan, tapi justru itulah letak tantangannya yang membuatnya terus semangat. Karena itu, posisi menjadi pemenang diantara yang lain adalah suatu kebanggaan bagi diri sendiri tentunya.

Buat kamu-kamu yang bertanya, gimana sih caranya menjadi mahasiswa berprestasi, dan apa sih enaknya menjadi mahasiswa berprestasi? Yuk kita lihat jawaban dari mahasiswa-mahasiswa berprestasi di Universitas Negeri Jakarta.
Ahmad Gabriel – Fakultas Ilmu Pendidikan 2014
(Finalis Mahasiswa Berprestasi Universitas Negeri Jakarta 2017)
“Dengan Ingat tujuan utama kuliah, jadikan akademik sebagai prioritas, manajemen waktu yang baik, lawan prokrastinasi dan berdoa sambil meminta restu orangtua sehingga sekarang saya bisa menjadi mentor dan motivasi orang terdekat, saya jadi tau bahwa selalu ada langit diatas langit dan kebahagiaan buat tersendiri dan membanggakan orangtua”

Ivan Rizky Pratama – Fakultas Bahasa dan Seni 2015
(Duta UNJ 2017, Finalist Next Young Promising Designer 2017 & Peserta Jakarta fashion and Food Festival)
“Jangan pernah diam, lakukan sesuatu sesuai apa yang kita suka, jadikan prestasi orang lain sebagai motivasi, jangan terlalu lama betah di zona nyaman, lakukan hal baru dengan begitu kita akan punya penghargaan, bisa tau kemampuan kita sejauh apa dan jadi punya bekal dimasa depan”

Ummasa – Fakultas Ekonomi 2014
( Finalis Mahasiswa Berprestasi Universitas Negeri Jakarta 2017)

“Ketika kalian sudah memasukan “Menjadi Mahasiswa Berprestasi” menjadi Dream List kalian, maka kalian harus mulai mencoba langkah demi langkah memulainya seperti mengikut berbagai macam lomba. Sehingga impian kalian bisa tercapai dan mencoret salah satu Dream List dan membanggakan Orangtua.”


Marin Dwi Pamungkas
Pendidikan Tata Niaga 2014

Menolak Hoax, Tingkatkan Kualitas Diri

Maraknya berita dan informasi tidak jelas atau yang sering kita kenal berita hoax, membuat kita berpikir bahwa sebagai masyarakat harus lebih cerdas dalam menyaring kembali berita dan segala informasi yang muncul.  Terlebih, di dunia maya kini sedang dilanda berita dan informasi yang berisi fitnah, hoax, dan hujatan yang hampir tidak ada habisnya.

Menurut kementerian Komunikasi dan Informatika RI, pada akhir 2016 terdapat 800 situs yang diduga menjadi penyebar hoax, berita palsu dan ujaran kebencian. Berita tersebut tersebar bagaikan virus melalui berbagai media, Facebook, grup-grup Whatsapp dan media lainnya. Jempol tangan tanpa henti mengamini setiap berita yang datang tanpa verifikasi dan kemudian membantu menyebarkannya. Kenyataannya, hal tersebut dapat merusak citra seseorang bahkan merusak suatu persahabatan dan persaudaraan yang ada di lingkungan kita.

Aksi menebar kabar hoax adalah suatu keburukan, bukan mendapat pahala malah mendapat dosa. Artinya seseorang yang menebarkan kabar hoax, sengaja menanamkan keburukan dalam dirinya dan orang lain hanya untuk meningkatkan popularitas tanpa adanya kreativitas di dalam akal dan pikirannya. Hal itulah yang membuat seseorang tidak memiliki rasa empati kepada sesama. Dunia maya sejatinya digunakan untuk hal-hal yang positif, tempat informasi, tempat semua orang berkreativitas menuangkan isi pikiran yang biasanya tak nampak di dunia nyata.

Kita sebagai masyarakat khususnya pemuda-pemudi harus menjadi generasi yang memiliki jiwa empati, kreatif, dan inovatif bukan menjadi generasi pembohong yang memberikan keresahan bagi masyarakat.

Di zaman digital seperti ini, persaingan semakin sengit, kita sebagai masyarakat perlu meningkatkan kualitas diri, menjaga sikap, menjaga kata-kata di medsos agar tak melukai sesama. Jangan cepat merasa puas jika kita pernah menebar kebaikan, manfaatkan jejaring sosial untuk bersinergi meningkatkan kreativitas dan produktivitas yang positif. Teruslah menebar informasi yang bermanfaat, jangan menyerah hanya karena hujatan dan cacian. Sesungguhnya setan pun tidak pernah menyerah dalam menggoda iman dan hati manusia hingga hari kiamat.


Muhammad Farhan

Matematika 2015

Our Blog

Our Team

HRD
DEPARTMENT
BROADCAST
DEPARTMENT
PUBLIC RELATIONS
DEPARTMENT
LOGITECH
DEPARTMENT

Contact

Talk to us

Badan Penyelenggara Radio Siaran Educational Radio

Address:

Universitas Negeri JakartaGedung G Lantai 1 Ruang 1

Work Time:

Monday - Friday from 10am to 5pm

Phone:

0896-1006-1078