Senin, 30 Mei 2016

Talk & Workshop Toys Photography
107.8 ERA FM UNJSenin, Mei 30, 2016 0 komentar



Pada hari Jumat,27 May 2016 telah diselenggarakan secara langsung acara Toysland Photography diPoliteknik Negeri Jakarta. Acara tersebut dirancang oleh mahasiswa jurusan MICE2013 untuk pengambilan nilai UAS. Dalam event ini, terusung tema “Hunt Your Toys” yaitu memburu mainan. Tema ini pertama kali dibawakan oleh mahasiswa jurusan MICE dan tema yang sangat berbeda untuk tahun ini. Event ini merupakan hal yang pertama kali dibawakan dan hasilnya sangat diberi antusias oleh banyak peserta tutur Prasetyo Ardiansyah selaku project officer acara toysland kali ini. Karena pada setiap tahunnya jurusan MICE semester 6 akan mengadakan event sebagai project nilai, akan tetapi setiap tahunnya tema akan berbeda. Pada tahun ini MICE ingin menampilkan arti lain dari sebuah “toys”.

Toysland ini terdapat 3 rangkaian acara, pada tanggal 27 May itu adalah talkshow. Lalu tanggal 28-29 May terdapat Pameran Toysland yang berada di kawasan Mall, One Bell Park. Di dalam rangkaian ini juga toysland mengadakan seminar, pameran dan kompetisi yang berbasis untuk komunitas atau kolektor dari mainan. Dan acara toysland ini dapat dinikmati untuk berbagai umur. Dari anak kecil, remaja dan dewasa dapat menikmati pameran toysland ini. Target yang ditetapkan untuk seminar itu sudah ditentukan yaitu 100 orang akan tetapi untuk pameran kali ini, project officer Prasetyo Ardiansyah yakin menaruh 3.000 orang sebagai target untuk menikmati pameran toysland ini dan yang tak disangka dengan keyakinan penuh tersebut persiapan dari panitia hanya sekitar 2 bulan. Pada rangkaian awal terdapat talkshow dengan Fauzie Helmy penulis buku Toys Photography “DUNIA TANPA NYAWA” featuring Bowo Baghaskara “KUNGPOW” urban toys designer yang memberikan beberapa materi mengenai material yang terdapat dalam “toys”

            “Saya bangga dan senang mendapat kesempatan untuk bekerja sama dengan orang-orang hebat dalam waktu yang sempit tapi hasil yang besar” tutur project officer, Prasetyo Ardiansyah. Hebatnya lagi sponsor dan media partner dalam acara ini sangat banyak karena acara ini merupakan hal yang unik dan baru diadakan pertama kali oleh MICE2013.

“Acaranya keren banget, dateng kesini mau liat kepo sama acara mainan ini ternyata bagus jugaa jadi gak sabar liat toysland di one bel park” – Rini,pengunjung,mahasiswi ISIP

Aziizah Mu’minah

Jumat, 27 Mei 2016

Teknologi Sebagai Komoditas Manusia Modern #KATAUNJ5
107.8 ERA FM UNJJumat, Mei 27, 2016 0 komentar


           Tahun 2015 bisa disebut sebagai tahun pertarungan. Bagaimana tidak, tinggal menghitung hari Indonesia akan menghadapi program Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community.
            MEA merupakan suatu program negara membuka sistem pasar bebas. Adapun pembukaan pasar bebas dilakukan di negara-negara Asia dengan tujuan membuka secara luas lapangan pekerjaan dan memperbaiki sektor ekonomi Asia. Pemerintah dalam hal ini membuka sistem investasi secara terbuka di seluruh Indonesia.
            Salah satu faktor terpenting dibentuknya suatu sistem ekonomi tunggal yang kerap disebut sebagai MEA adalah untuk mempermudah satu negara menjual barang dan jasa ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara. Hal itu dengan semangat pembangunan ekonomi yang lebih baik, khususnya kemajuan ekonomi di negara-negara Asia.
            Berdasarkan hasil riset terbaru dari Organisasi Buruh Dunia (ILO), pembukaan pasar tenaga kerja mendatangkan manfaat yang besar. Pembentukan sistem ekonomi yaitu MEA selain dapat menciptakan jutaan lapangan kerja baru, skema ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan 600 juta orang yang hidup di Asia Tenggara.
            Pada 2015, ILO memerinci bahwa permintaan tenaga kerja profesional akan naik 41 persen atau sekira 14 juta. Sementara permintaan tenaga kerja kelas menengah akan naik 22 persen atau 38 juta, sementara tenaga kerja level rendah meningkat 24 persen atau 12 juta (BBC: 27/08/14).

Hal-Hal yang Harus Dipersiapkan
            Kehadiran MEA di Indonesia merupakan suatu keniscayaan. Bagaimanapun, mau tidak mau, siap tidak siap, masyarakat Tanah Air harus siap menghadapi MEA.

            Dalam hal ini peran pemerintah sangatlah penting untuk menciptakan kader-kader muda yang siap bertarung dan bersaing dengan negara lain di Asia, baik dalam sektor kemandirian ekonomi, pendidikan, kemampuan menguasai bahasa internasional (English language), dan penguasaan teknologi secara optimal, baik otomotif maupun informasi.

            Salah satu hal yang terpenting dalam menghadapi MEA di Indonesia yaitu sumber daya manusia (SDM) di negeri ini harus mampu menguasai teknologi otomotif maupun teknologi informasi. Kemajuan teknologi, khususnya teknologi informasi, sudah dirasakan manfaatnya. Dalam hal ini Jepang dan China menguasai dan mampu menciptakan alat-alat elektronik seperti handphone(Android), dan mesin-mesin lainnya.
            China dan Jepang telah berhasil menciptakan alat-alat elektronik yang dijadikan sebagai komoditas oleh negara-negara lain, khususnya Indonesia. Dalam hal ini bangsa Indonesia hanyalah menjadi konsumen yang mengikuti pasar, bukan menciptakan pasar, ini bisa kita lihat dari masa ke masa.
            Meskipun pada dasarnya Indonesia bukanlah negara maju melainkan hanya negara berkembang, seharusnya di saat Indonesia masuk satu komunitas, yaitu MEA. Indonesia semestinya harus menjadi negara maju, sama halnya seperti China, Jepang, dan negara-negara Eropa. Pemerintah dalam hal ini harus menyiapkan SDM yang mampu bersaing dengan negara-negara lain di Asia.
            Pertama, dengan cara memperbaiki mutu dan kualitas pendidikan di negeri ini, baik di tingkat dasar, menengah, atas, maupun perguruan tinggi. Kedua, harus diperbanyak lembaga-lembaga pelatihan seperti komputer dan teknologi lain.
            Ketiga, perbanyak lembaga-lembaga kursus bahasa asing, khususnya bahasa internasional, agar bangsa kita memiliki kualitas untuk menempuh pendidikan di luar negeri.
            Keempat, pemerintah harus menanamkan semangat nasionalisme kepada masyarakat Indonesia agar bangsa ini memiliki sense off belonging pada produk-produk Indonesia dan menjadikan tradisi dan budaya Indonesia sebagai kebanggaan yang diwariskan oleh para pahlawan bangsa.
            Kelima, masyarakat Indonesia harus memiliki skill dan kreativitas dalam merespon MEA yang sebentar lagi akan diterapkan di negeri ini.

            Kelima, faktor inilah yang harus dimiliki oleh bangsa Indonesia. Diakui atau tidak, Indonesia merupakan negara yang sangat kaya, baik dalam bidang budaya, agama, bahasa, sumber daya alam (SDA) maupun lain sebagainya.
            Rakyat Indonesia harus bisa memanfaatkan keberagaman dan kekayaan di negeri ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri, terutama dalam bidang budaya. Lalu hal yang harus dilakukan oleh rakyat Indonesia adalah menuntut ilmu setinggi mungkin untuk membangun negeri dan bersaing dengan negara lain.
  

 LINDA ASTUTI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN IPA
PENDIDIKAN KIMIA

2015

Donor Darah Menyenangkan 2016
107.8 ERA FM UNJJumat, Mei 27, 2016 0 komentar


          Donor darah merupakan sebuha kegiatan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke hipertensi dan tidak kalah pentingnya dengan mendonorkan darah dapat membuat tubuh lebih sehat dan bugar kerena dapat mengurangi kelebihan zat besi di dalam tubuh yang berbahaya bagi kesehatan. Rabu, 26 Mei 2016 bertempat di Gd. Sertifikasi Guru Lt. 1 Universitas Negeri Jakarta telah dipadati oleh banyak mahasiswa yang mayoritasnya merupakan mahasiswa fakultas ekonomi, yang ingin turut berpartisipasi untuk mendonorkan darah mereka sebagai sebuah bentuk kepedulian bagi orang-orang yang membeutuhkan.
          Acara donor darah ini merupakan acara rutin tahunan yang dilaksanakan oleh BEMP EA FE UNJ. Namun yang membedakan acara tahun ini dengan donor darah tahun sebelumnya yaitu kegiatan donor darah yang dikemas dengan menyenangkan guna mengurangi rasa takut yang biasanya dialami oleh beberapa orang sebelum melaksanakan pengambilan darah.
          Target yang diinginkan dengan acara donor darah ini yaitu dapat berbagi dengan orang yang membutuhkan darah dan untuk memenuhi target 100 kantong darah yang diusulkan oleh PMI. pihak panitia membuka stand donor darah sejak pukul 10.00-13.00 WIB. Antusiasme pendonor dimulai lebih awal sebelum pihak PMI Kota Malang datang pukul 09.30 WIB. 

Sari Kumala Siregar

Kamis, 26 Mei 2016

Seminar Nasional Mesin dan Teknologi Kejuruan (SNMTK)
107.8 ERA FM UNJKamis, Mei 26, 2016 0 komentar

          Rabu, 25 Mei 2016 dalam rangka Dies Natalies ke-52 UNJ Program Studi Pendidikan Teknik Mesin mengadakan acara Seminar Nasional Mesin dan Teknologi Kejuruan (SNMTK) yang dilakukan di Aula Maftuhah Yusuf  Gedung Dewi Sartika UNJ dengan bertemakan Sumber Daya Manusia dan Teknologi Energi Terbarukan di Indonesia. Acara ini bertujuan untuk membantu mahasiswa untuk memudahkan membuat skripsi dan melakukan penelitian seputar mesin. Topik seminar yang dibahas ini juga banyak seperti Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Material, Manufaktur, Energi Terbarukan, Fire and Safety, Manajemen Industri, dan Mekatronika.

         Seminar ini di mulai dari jam 08.00 dengan pembukaan dari Sambutan Kepala Prodi Pendidikan Teknik Mesin, Dekan, dan Dosen dari berbagai universitas di Indonesia yang diiringi musik dari Progam Studi itu sendiri. Setelah itu dilanjutkan dengan presentasi dari berbagai dosen universitas di Indonesia. Sehabis dari presentasi peserta mulai memasuki beberapa ruangan yang berbeda di Gedung Kartini lantai 3 sesuai topic seminar yang dibahas untuk menambah wawasan sesuai yang diminati.

Hanif Oktadio