RADIONYA ANAK UNJ

Keep Inspiring, Kee Struggling, And Keep Being Low Profile.

Listening ERA FM UNJ Chat With DJ

ON AIR!

Morning Soul

Senin- Jumat. Jam 08.00 - 10.00 wib.

Read More

Kampus Kita

Senin- Jumat. Jam 10.00 - 12.00 wib.

Read More

Lunch Break

Senin- Jumat. Jam 12.00 - 14.30 wib.

Read More

Era Explore

Senin- Jumat. Jam 14.30 - 17.00 wib.

Read More

Request Kamu

Senin- Jumat. Jam 17.00 - 19.00 wib.

Read More

Chart

Latest Update Chart

Read More

Update

Sabtu, 30 November 2013

Roadshow Film: “Tenggelamnya Kapal Van der Wijck” Goes To Campus

Roadshow Film: “Tenggelamnya Kapal Van der Wijck” Goes To Campus

Roadshow film dan bedah buku "Tenggelamnya Kapal Van der Wijck
Senin, 11 November 2013 kemarin, Gedung Sertifikasi Guru lantai 9 UNJ didatangi oleh tim Soraya Intercine Films untuk mengadakan promosi film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Film ini menceritakan tentang kisah cinta yang dengan latar belakang tahun 1930-an antara adat dan budaya Minang dan Makassar. Selain itu dikaitkan dengan peristiwa tenggelamnya kapal Van der Wijck. Film ini dibintangi oleh Herjunot Ali, Pevita Pearce, dan Reza Rahardian. 
Film “Tenggelamnya Kapal Van der Wijck” ini diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Penulis Besar Haji Adbul Malik Karim atau yang lebih dikenal dengan HAMKA. Novel ini pertama kali ditulis oleh Hamka sebagai cerita bersambung dalam sebuah majalah yang dipimpinnya. Novel ini bercerita mengenai Zainuddin (Herjunot Ali) yang diasingkan dari Batipuh karena dianggap tidak memiliki pertalian darah karena meskipun ayahnya Minang, tapi ibunya berasal dari Bugis. Akibatnya Zainuddin merasa terasing dan ia kerap mencurahkan isi hatinya melalui surat kepada Hayati (Pevita Pearce). Setelah Zainuddin dan Hayati mulai jatuh cinta, tetapi Hayati harus menikah karena keluarganya telah sepakat untuk menerima pinangan dari Aziz (Reza Rahardian) yang notabene murni keturunan Minang dan berasal dari keluarga terpandang.

Run To Be A Broadcaster

Run To Be A Broadcaster

Run to be a Broadcaster
Banyak orang yang ingin terjun ke dunia broadcast tetapi tidak tahu bagaimana caranya. Oleh karena itu, Run to be a Broadcaster ingin mengajak mahasiswa UNJ yang ingin mengenal lebih dalam dunia broadcasting.
Run to be a broadcaster, adalah acara serba-serbi mengenai dunia broadcast yang diselenggarakan oleh 3 UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) UNJ yaitu, KMPF, Sigma TV, dan Era FM. Acara tersebut berlangsung pada Minggu, 10 November 2013 bertempat di Gedung Sertifikat Guru lantai 9 UNJ. Sekitar pukul 09.00 WIB acara dimulai dan dihadiri kurang lebih 100 orang peserta.
Bukan hanya membahas seputar dunia broadcast, acara ini juga menyuguhkan hiburan yang menyegarkan seperti, stand up comedy, live acoustic, nonton film bareng, dan yang terakhir adalah lomba untuk memperebutkan hadiah uang senilai Rp. 500.000,00. Untuk dapat membawa pulang hadiah uang senilai Rp. 500.000,00 seperti telah disebutkan di atas, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk kemudian menyelesaikan sebuah misi dari panitia, dalam lomba ini hanya ada satu kelompok yang berhak memenangkan hadiah itu.

Radioventure 2013 “Heart to Heard” #2

Radioventure 2013 “Heart to Heard” #2

Dominique Sawii dalam workshop producer
Hari kedua seminar dan workshop Radioventure 2013 berlangsung di perpustakaan UI. Pada seminar itu mengangkat tema “How to be part of Radio Industry” yang dijelaskan oleh Octaviyanti Coster. Dalam industri radio tentu ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi jika benar-benar ingin bergabung. Setiap industri radio juga memiliki kualifikasi yang berbeda mulai dari struktur organisasi hingga musik yang diputar.
Setelah itu ada Workshop Producer dan Workshop Announcer yang diadakan di tempat berbeda. Dalam workshop Producer dengan tema “Captain of the Radio Show” menghadirkan pembicara Dominique Sawii. Dia menjelaskan bahwa dibalik kesuksesan penyiar dalam siaran ada seorang kapten yang bertugas mengatur segala hal untuk disiarkan. Untuk itulah sebagai produser, kita dituntut untuk kreatif dalam mengembangkan satu ide. Bukan hanya itu, produser juga memegang kendali penuh saat penyiar sedang siaran. Jika penyiar salah dalam menyampaikan informasi maka yang pertama kali disalahkan adalah kapten.
Andhari Agustien (Announcer of Prambors Radio) dan Radhini (Announcer of Trax FM)
Kemudian ada workshop Announcer yang menghadirkan Andhari Agustien (Announcer of Prambors Radio) dan Radhini (Announcer of Trax FM). Tema yang diangkat “The Untold Story Behind The Mic”. Andhari menceritakan awal karirnya pada tahun 2004 sebagai penyiar di Prambors Radio hingga saat ini. Ia membawakan program DJ kamu dan Single DJ di Prambors Radio. Ia juga merupakan seorang mc, voice over talent, dan founder of nyobasiaran.com pada tahun 2012. Topik yang diberikan Andhari kepada peserta adalah The difference to bring hard news & soft news, Interview remarkable/important people, Explore your talent, dan My stories of being announcer.

Radioventure 2013 “Heart to Heard” #1

Radioventure 2013 “Heart to Heard” #1

Arin Swandari sebagai pembicara sedang memberikan materi

Apa yang kalian tahu dari radio? Penyiar? Musik? Ya. Memang tidak salah jika kalian mengenal penyiar dan musik ketika mendengarkan radio. Padahal banyak sekali orang-orang yang bekerja dalam radio selain penyiar. Untuk itu RTCUI mengajak kalian untuk mengenal lebih dalam tentang radio. Dalam rangkaian acara Radioventure 2013 yang diadakan selama dua hari, 8-9 November 2013 mengajak kita sebagai peserta untuk mengikuti seminar dan workshop. Pada hari pertama di Auditorium Pusat Studi Jepang, 8 November 2013, seminar yang mengambil tema “Time Machine” dengan pembicara Etika Rosemarie mengajak kita kembali pada masa-masa radio dulu. Dulu radio menjadi media paling penting dalam menginformasikan berita. Fungsi radio masih sama hingga sekarang meskipun banyak media lain seperti televisi, media sosial, yang tidak kalah cepat menginformasikan berita. Namun, tetap saja radio punya pendengar setianya. Selain menyuguhkan lagu-lagu lawas maupun lagu terkini, radio tetap dinanti.
Setelah seminar, ada dua workshop yang diadakan pada jam bersamaan. Peserta bisa memilih, ingin mengikuti Workshop Reportase atau Music Director. Workshop dimulai pukul 13.00 WIB secara bersamaan. Dalam workshop reportase menghadirkan pembicara Arin Swandari yang secara langsung memberikan materi tentang reportase di radio. Dengan tema “Journey to the Center of Radio Journalism” mengajak peserta untuk mendalami jiwa reporter. Dijelaskan oleh Arin bahwa seorang reporter harus selalu tanggap terhadap keadaan. Reporter radio harus mampu menjadi mata dan telinga dari pendengar. Selain itu kecepatan dan keakuratan data seorang reporter juga dinilai. Jangan sampai kita salah menginformasikan sesuatu. Reporter tidak terlepas dari tulisan. Tulisan itulah yang bisa dibacakan penyiar untuk disampaikan kepada pendengar. Metode yang dipakai adalah KISS (Keep It Short and Simple).

Kamis, 21 November 2013

Reportase Bersama Mahdavi Penulis Buku "Ratu yang Bersujud"

Reportase Bersama Mahdavi Penulis Buku "Ratu yang Bersujud"

kiri: Nur (reporter), Mahdavi (penulis buku). Ulfa (reporter)

 06/11/2013. Buku ini menceritakan tentang seorang feminisme yang bernama Charlotte Melati Neumuller yang kemudian menjadi seorang mualaf. Di dalam dunia feminis itu sebenarnya banyak propaganda yang menyudutkan umat Islam terutama pada tatanan umat Islam yang merendakan kaum perempuan. Selain itu muncul pandangan bahwa melegalkan kekerasan terhadap kaum perempuan sebagai pelopor poligami. Dalam buku itu Mahdavi mengupas tuntas tentang berbagi prespektif tentang tatanan Islam yang sesungguhnya yang bukan berasal dari berbagai propaganda. Kajian utama buku ini berasal dari Al-Quran dan Hadist.
   Tujuan dari membuat buku ini adalah untuk membuat prespektif kepada dunia luas bahwa tatanan Islam sangat memberikan penghormatan tertinggi kepada perempuan dalam islam. Islam tidak mengenal kata feminisme. Bahkan antara laki-laki dengan perempuan tidak untuk bersaing tetapi untuk menjadi penolong bagi yang lain dan saling melengkapi.
   Sasaran utama dari buku ini menurut penulis sebenarnya universal bisa siapa saja yang membaca karena penulis menulis buku ini secara sederhana dari hati. Buku ini bisa dibawa oleh kaum muslim bahkan kaum non-muslim sekalipun. Dan untuk kaum muslim penulis ingin meyampaikan Islam untuk memahami dan tidak memandang sebelah mata terhadap tatanan Islam.
   Di sini Mahdavi menceritkan bahwa orang yang bersujud atau ratu yang bersujud akan dimuliakan oleh Allah karena dia memerdekakan orang yang bersujud. Dalam buku “Ratu yang Bersujud”  ini ada 3 karakter yaitu :

Menulis Itu Menyenangkan

Menulis Itu Menyenangkan

Seminar Bedah Buku di Aula Daksinapati
Apa kalian merasa kesulitan untuk menuliskan sesuatu? Mungkin ada anggapan menulis itu menyusahkan, apalagi menulis sesuai kerangka yang baik dan benar. Terkadang hal sepele kita lupakan dalam menulis. Belum lagi jika kita sedang tidak ingin menulis, susah sekali untuk mengeluarkan ide dalam bentuk tulis. Ternyata itu semua itu bisa diatasi. Itulah yang ingin disampaikan dalam acara Seminar Bedah Buku Nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Bahasa & Sastra Indonesia Universitas Negeri Jakarta di Aula Daksinapati Rabu, 6 November 2013. Dengan tema “Menggali Intelektualitas dari Lembaran Ilmu”, acara bedah buku ini menghadirkan para penulis seperti Mahdavi, Bambang Joko Susilo, dan Saiful Falah. Di acara ini juga para mahasiswa khususnya mahasiswa  Jurusan Bahasa & Sastra Indonesia dapat mengapresiasi karya para penulis tersebut melalui bedah buku berdasarkan sudut pandang mereka masing-masing. Sebenarnya ini adalah acara rutin yang diselenggarakan oleh mahasiswa Jurusan Bahasa & Sastra Indonesia.
Peserta seminar dalam senimar bedah buku bersama Mahdavi
Jadi, latar belakang terselenggaranya acara ini adalah untuk tugas mata kuliah menulis. Dari awalnya untuk pemenuhan tugas belaka justru menjadi kegiatan yang bermanfaat, tidak hanya bagi mahasiswa Jurusan Bahasa & Sastra Indonesia tapi juga untuk mahasiswa jurusan lain. Karena, acara bedah buku ini terbuka bagi para mahasiswa dari jurusan lain. Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, para peserta bedah buku ini juga mendapatkan sertifikat. Semoga acara ini dapat berlangsung terus ya edufriend, see you next year guys!

Nurachmawati

Minggu, 17 November 2013

FEATURE of JAM 2103 - SMAN 42 Jakarta

FEATURE of JAM 2103 - SMAN 42 Jakarta

SMAN 42 Jakarta proudly present legacy 2013 “FEATURE of JAM 2013”. 
Event Japan Festival yang akan diadakan Sabtu 23 November 2013 dengan tema “Nanairo”. FEATUREof JAM menyajikan beberapa cabang perlombaan diantaranya shiritori (sambung kata), doujin (gambar manga dengan tema bebas), fanfiction, band, cos-street/ costum street dimana kamu bisa cosplay tanpa harus daftar, gratis dan dapat hadiah, lalu ada karaoke, dan terakhir ada lomba makan ramen,takoyaki, dan kakigori!!

Our Blog

Our Team

HRD
DEPARTMENT
BROADCAST
DEPARTMENT
PUBLIC RELATIONS
DEPARTMENT
LOGITECH
DEPARTMENT

Contact

Talk to us

Badan Penyelenggara Radio Siaran Educational Radio

Address:

Universitas Negeri JakartaGedung G Lantai 1 Ruang 1

Work Time:

Monday - Friday from 10am to 5pm

Phone:

0896-1006-1078