Selasa, 29 November 2016

Yang Asli Butuh Eksistensi #KATAUNJ12

    

    Makanan merupakan sarana penunjang dalam kehidupan manusia, sebab makanan berguna untuk memberikan energi dan asupan gizi. Masyarakat Indonesia dikenal dengan makanan pokoknya nasi. Sedangkan beberapa negara bagian di Eropa lebih sering memakan roti untuk makanan pokoknya, seperti negara Italia yang dikenal dengan spaghetti.   

    Di Indonesia kehadiran jenis makanan baru nampaknya diterima dengan tangan terbuka. Terlihat dengan ramainya pengunjung beberapa tempat yang menyediakan makanan luar negeri sebagai menu utamanya, seperti KFC, burger, dan spaghetti, pizza. Rasa makanan tersebut yang berbeda dengan makanan yang ada di Indonesia membuat konsumen selalu ingin menikmatinya. Walaupun harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang tidak sedikit. Beberapa orang beranggapan mengeluarkan uang dalam jumlah banyak tersebut tak masalah, asalkan mendapatkan apa yang diinginkan. Karena kita sebagai manusia pada kodratnya selalu ingin tahu. 

    Satu hal yang menjadi kerugian kita sebagai masyarakat Indonesia dengan hadirnya makanan dari luar negeri yang lebih membuat generasi muda tertarik menikmatinya dibandingkan dengan menikmati masakan tradisional adalah beberapa generasi muda tak mengenal ragam makanan tradisional daerah asalnya atau daerah yang ia tempati. Sangat disayangkan memang. Namun, begitulah kenyataannya saat ini. Kita tidak perlu menyalahkan negara luar yang ingin memperkenalkan ragam makanan mereka, tetapi disisi lain kita sebagai bangsa yang mempunyai banyak tradisi juga sangat perlu memperkenalkan  dan melestarikan ragam makanan tradisional yang kita miliki. Kalau toh generasi muda selera maknanya lebih tertarik pada jenis makanan luar negeri, ya sah-sah saja. Sebab selera seseorang tak bisa dipaksakan.

    Keberadaan generasi muda saat ini menjadi penentu masa yang akan datang. Jika generasi muda saat ini tak mencintai makanan tradisionalnya bagaimana mereka akan menyampaikan tentang makanan tradisional tersebut kepada generasi berikutnya. Dan jika hal demikian terjadi, maka sebuah kerugian besar akan menimpa generasi berikut tersebut, karena mereka hanya mengetahui sedikit saja tentang ragam makanan tradisional yang diwariskan nenek moyang mereka.

   Pada dasarnya banyak hal yang dapat dilakukan pihak-pihak terkait dalam memperkenalkan dan melestarikan ragam makanan tradisional masyarakat Indonesia, seperti mengadakan pertunjukan atau pameran makanan tradisional di provinsi masing-masing daerah. Mengadakan sebuah pameran makanan tradisional merupakan bentuk usaha dalam melestarikan makanan tradisional yang dimiliki, disisi lain berusaha menarik minat pengunjung.  Sebab, selain berkunjung mereka juga dapat mencicipi makanan tradisional daerah tersebut saat dipamerankan. Tak rugikan? Oleh sebab itu, kita perlu memikirkan bagaimana agar makanan tradisional masyarakat kita tetap terjaga kelestariannya sampai kapan pun tanpa batasan waktu.




Cynthia
Pendidikan Seni Rupa
Fakultas Bahas dan Seni
2015

0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Talk to us

Badan Penyelenggara Radio Siaran Educational Radio

Address:

Universitas Negeri JakartaGedung G Lantai 1 Ruang 1

Work Time:

Monday - Friday from 10am to 5pm

Phone:

0896-1006-1078